Jumat, September 11, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, September 11, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Sidang Panas PT LEB: Kuasa Hukum Bongkar Bahaya “Role Model Aneh” Versi Kejaksaan untuk Regulasi Migas Nasional

Melda by Melda
Desember 5, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
Sidang Pra Peradilan PT LEB Memanas, Kejati Lampung Enggan Klarifikasi Meski Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan

INSIDE POLITIK— Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Kamis (4/12), mendadak penuh sorotan publik setelah agenda praperadilan PT Lampung Energi Berjaya (LEB) memasuki fase penyampaian kesimpulan. Sidang yang dipimpin Hakim Tunggal Muhammad Hibrian berlangsung ringkas namun sarat tensi, dengan putusan dijadwalkan pada Senin, 8 Desember 2025.

Namun bukan agenda sidang yang menjadi pusat perhatian, melainkan pernyataan keras Kuasa Hukum PT LEB, Riki Martim. Ia melontarkan kritik pedas terhadap Kejaksaan Tinggi Lampung yang sebelumnya menyebut bahwa penyidikan kasus LEB akan dijadikan “role model” pengelolaan Participating Interest (PI) 10%.

BACA JUGA

Belajar Tak Melulu di Kelas, Pramuka SMK Ma’arif 1 Metro Tampil di Kampus

Lapas Kalianda Gandeng BPBD Lampung Selatan, Perkuat Mitigasi Risiko Bencana

Menurut Riki, klaim tersebut bukan hanya keliru secara kewenangan, tetapi juga sangat berbahaya karena berpotensi mengacaukan sistem tata kelola migas nasional yang selama ini sudah berjalan sesuai koridor hukum.

“Penegak hukum tugasnya menegakkan aturan, bukan membuat tafsir atau model baru yang bertentangan dengan UU Migas, PP 35/2004, Permen ESDM 37/2016, UU PT, dan PP 54/2017,” tegas Riki di hadapan majelis. Ia menyebut bahwa jika Kejaksaan menciptakan “role model” baru tanpa dasar hukum, hal itu otomatis keluar dari kewenangan dan dapat merusak ekosistem migas di Indonesia.

PI 10 Persen Sudah Diatur Tegas, Bukan Ruang Interpretasi

Riki menjelaskan panjang lebar bahwa PI 10% merupakan skema resmi negara yang regulasinya sudah tertata lengkap. Mulai dari UU Migas 22/2001, PP 35/2004 tentang kegiatan hulu migas, Permen ESDM 37/2016 tentang ketentuan PI, hingga Pedoman SKK Migas 57/2018 — semuanya memuat mekanisme yang seragam dan tidak pernah berubah sejak PI diberlakukan.

Proses PI di seluruh Indonesia dilakukan melalui pola yang sama:

BUMD membentuk anak perusahaan khusus
Kerja sama dilakukan secara business to business dengan kontraktor migas
Pendapatan PI diperlakukan sebagai pendapatan usaha, bukan dana publik
Penggunaan anggaran diatur dalam RKAP dan disahkan melalui RUPS
Seluruh laporan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen

Menurut Riki, model pengelolaan ini telah diterapkan oleh 11 BUMD PI yang sudah lama berjalan dan semuanya lolos audit berlapis. Tidak pernah ditemukan pelanggaran hukum terkait skema PI itu sendiri.

“Tidak ada satu pun instansi audit, baik BPK, BPKP, KAP, Irjen Kemendagri, hingga KPK, yang menyatakan bahwa model PI adalah perbuatan melawan hukum,” ucapnya.

Kejaksaan Dianggap Salah Paham dan Berpotensi Menimbulkan Kriminalisasi Massal

Yang memicu kekhawatiran lebih besar adalah konstruksi pemikiran Kejaksaan yang menilai pendapatan PI sebagai “modal kerja yang tidak boleh digunakan”. Riki menegaskan, konsep itu sama sekali tidak dikenal dalam regulasi migas manapun.

Jika logika Kejaksaan dipaksakan, dampaknya bisa sangat luas dan membahayakan:

Semua BUMD PI di Indonesia dapat terancam kriminalisasi
BUMD PI di Riau, Jatim, Jabar, Kaltim, Sumsel, dan daerah lain terancam turut terseret
Lebih dari 70 daerah yang sedang mempersiapkan PI 10% otomatis terhenti
Investor migas kehilangan kepastian hukum dan bisa menarik diri
Pemerintah daerah menjadi takut mengembangkan bisnis migas

Kekhawatiran yang sama sebenarnya sudah disampaikan oleh Sekjen ADPMET, Dr. Andang Bachtiar, yang menilai kesalahan persepsi aparat penegak hukum bisa menciptakan iklim ketakutan, sehingga daerah ogah terlibat dalam sektor migas karena takut dikriminalisasi.

“Kalau Ini Role Model, Berarti Ini Bukan Role Model… Ini Disaster Model!”

Riki menegaskan bahwa model penyidikan yang dipakai Kejaksaan justru merupakan ancaman terhadap kepastian hukum nasional. Ia bahkan menyebutnya sebagai “disaster model” karena berpotensi menjerumuskan puluhan BUMD sekaligus.

Ia menegaskan kembali bahwa standar PI 10% telah baku secara nasional: pendapatan PI adalah pendapatan usaha perusahaan daerah, digunakan sesuai RKAP, ditetapkan dividen melalui RUPS, dan disalurkan sebagai PAD ke daerah.

Tidak ada satu regulasi pun yang menyebut bahwa pendapatan PI adalah uang negara langsung atau dana publik yang tidak boleh digunakan.

“Kalau versi Kejaksaan yang benar, maka Permen ESDM 37/2016 tidak bisa dijalankan. SKK Migas, Kementerian ESDM, Kemenkeu, BUMD PI — semuanya dianggap salah. Masa kita mau menyimpulkan semua pihak itu tidak paham aturan?” kata Riki.

Role Model yang Benar Justru Menghentikan Penyidikan PT LEB

Dalam penutup argumentasinya, Riki menyebut bahwa role model sesungguhnya adalah ketika BUMD menjalankan PI 10% sesuai aturan yang sudah berlaku nasional: diaudit dengan benar, menghasilkan dividen, dan memberi PAD besar kepada daerah tanpa ada satu rupiah pun yang hilang.

“Kalau itu malah dikriminalkan, berarti yang sedang diuji bukan PT LEB. Yang diuji adalah logika hukum kita sendiri,” ujarnya.

Kini, publik menunggu sidang putusan pada 8 Desember 2025. Apakah sistem regulasi migas nasional akan dijaga tetap pada jalur yang benar? Ataukah tafsir baru Kejaksaan menjadi preseden yang mengguncang seluruh ekosistem industri migas?

Semua mata kini tertuju pada ruang sidang Tanjung Karang.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BUMD migasKejati LampungPengadilan Negeri Tanjung KarangPI 10 persenpraperadilan PT LEBPT LEBRiki Martimrole model migasSKK Migas
Previous Post

Gubernur Lampung Resmi Luncurkan Gerakan Sadar Zakat, Rakorda Baznas 2025 Jadi Momentum Besar Perubahan

Next Post

Sidang Pra Peradilan PT LEB Mengguncang Lampung: Benarkah Kerugian Negara Belum Bisa Dibuktikan?

Related Posts

Belajar Tak Melulu di Kelas, Pramuka SMK Ma’arif 1 Metro Tampil di Kampus
Daerah

Belajar Tak Melulu di Kelas, Pramuka SMK Ma’arif 1 Metro Tampil di Kampus

September 11, 2026
Lapas Kalianda Gandeng BPBD Lampung Selatan, Perkuat Mitigasi Risiko Bencana
Daerah

Lapas Kalianda Gandeng BPBD Lampung Selatan, Perkuat Mitigasi Risiko Bencana

September 11, 2026
Bupati Riyanto Pamungkas Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Hilirisasi dan Konsolidasi
Daerah

Bupati Riyanto Pamungkas Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Hilirisasi dan Konsolidasi

September 11, 2026
Tanah Mengering, Pemkab Pringsewu dan Ratusan Jamaah Gelar Salat Istisqa
Daerah

Tanah Mengering, Pemkab Pringsewu dan Ratusan Jamaah Gelar Salat Istisqa

September 11, 2026
Kenali Hak dan Kewajiban, Lapas Kalianda Bekali WBP dengan Edukasi Hukum
Daerah

Kenali Hak dan Kewajiban, Lapas Kalianda Bekali WBP dengan Edukasi Hukum

September 11, 2026
Kabar Baik! Bantuan Pangan Beras 10 Kg per Bulan Berlanjut hingga Desember 2026
Daerah

Kabar Baik! Bantuan Pangan Beras 10 Kg per Bulan Berlanjut hingga Desember 2026

September 11, 2026
Next Post
Sidang Pra Peradilan PT LEB Memanas, Kejati Lampung Enggan Klarifikasi Meski Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan

Sidang Pra Peradilan PT LEB Mengguncang Lampung: Benarkah Kerugian Negara Belum Bisa Dibuktikan?

Drama Penangkapan Koruptor DPO di Hutan Lampung Tengah, Polisi Temukan Buron Sejak 2021

Drama Penangkapan Koruptor DPO di Hutan Lampung Tengah, Polisi Temukan Buron Sejak 2021

JPU Bacakan Dakwaan Mengejutkan dalam Sidang Perdana Tipikor Bimtek Aparatur Desa Pringsewu 2024, Kerugian Negara Tembus Rp1 Miliar

JPU Bacakan Dakwaan Mengejutkan dalam Sidang Perdana Tipikor Bimtek Aparatur Desa Pringsewu 2024, Kerugian Negara Tembus Rp1 Miliar

Sidang Pra Peradilan PT LEB Memanas, Kejati Lampung Enggan Klarifikasi Meski Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan

Drama Hukum PT LEB Makin Panas: Ratusan Miliar Masuk ke Lampung, tapi Kerugian Negara Masih Misterius

BTN Syariah Bandar Lampung Luncurkan Program SMART: Khitanan Massal, Edukasi Kesehatan, hingga Akad KPR Rp32 Miliar

BTN Syariah Bandar Lampung Luncurkan Program SMART: Khitanan Massal, Edukasi Kesehatan, hingga Akad KPR Rp32 Miliar

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Semangat Membara di SPMB SMAN 1 Kebun Tebu 2025/2026: 241 Siswa Baru Resmi Lolos Seleksi

Semangat Membara di SPMB SMAN 1 Kebun Tebu 2025/2026: 241 Siswa Baru Resmi Lolos Seleksi

Juni 26, 2025
Lampung Dorong Ekspansi Produk Kriya di Pameran Kerajinan Terbesar Tanah Air

Lampung Dorong Ekspansi Produk Kriya di Pameran Kerajinan Terbesar Tanah Air

Februari 4, 2026
Peringati 1 Muharam 1448 H, Nusron Wahid Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf

Peringati 1 Muharam 1448 H, Nusron Wahid Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf

Juni 20, 2026
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Terima 1500 Laporan Pelanggaran Pilkada, Ketidaknetralan Aparat Mendominasi

Desember 5, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Belajar Tak Melulu di Kelas, Pramuka SMK Ma’arif 1 Metro Tampil di Kampus
  • Lapas Kalianda Gandeng BPBD Lampung Selatan, Perkuat Mitigasi Risiko Bencana
  • Bupati Riyanto Pamungkas Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Hilirisasi dan Konsolidasi
  • Tanah Mengering, Pemkab Pringsewu dan Ratusan Jamaah Gelar Salat Istisqa
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In