Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, Oktober 30, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengapa Politik Identitas Masih Ampuh di Daerah 

Melda by Melda
Januari 10, 2026
in Pemerintahan
Mengapa Politik Identitas Masih Ampuh di Daerah 

INSIDE POLITIK– Politik identitas kembali menunjukkan daya tahannya dalam berbagai kontestasi politik daerah di Indonesia. Dari pemilihan kepala daerah hingga dinamika kebijakan lokal, isu agama, etnis, dan kedaerahan masih kerap menjadi alat mobilisasi yang efektif. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mendasar: mengapa politik identitas masih ampuh di daerah, meski demokrasi telah berjalan lebih dari dua dekade?

Apa yang dimaksud dengan politik identitas merujuk pada strategi politik yang menekankan kesamaan atau perbedaan identitas sosial—seperti agama, suku, ras, atau budaya—untuk membangun dukungan politik. Dalam konteks Indonesia, politik identitas sering muncul dalam bentuk narasi “kami” versus “mereka”, yang disederhanakan agar mudah diterima oleh pemilih akar rumput.

BACA JUGA

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi

Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka

Siapa aktor di balik praktik ini umumnya adalah elite politik lokal, tim sukses, hingga tokoh informal yang memiliki pengaruh sosial. Mereka memanfaatkan kedekatan emosional dan kultural dengan pemilih untuk menguatkan loyalitas. Di banyak daerah, figur kandidat tidak hanya dinilai dari program, tetapi dari kesamaan latar belakang identitas dengan pemilihnya.

Di mana politik identitas paling terasa biasanya di daerah dengan homogenitas tinggi atau sejarah konflik sosial yang belum sepenuhnya pulih. Wilayah dengan ketimpangan ekonomi dan akses informasi terbatas juga menjadi lahan subur. Minimnya literasi politik membuat narasi identitas lebih mudah diterima dibandingkan adu gagasan berbasis kebijakan.

Kapan strategi ini digunakan umumnya menjelang masa pemilu atau pilkada, saat kompetisi politik mengeras. Pada fase ini, sentimen identitas sering diproduksi ulang melalui media sosial, mimbar keagamaan, hingga percakapan sehari-hari. Momentum politik menjadi katalis yang mempercepat penyebaran pesan-pesan tersebut.

Mengapa politik identitas tetap efektif tidak bisa dilepaskan dari faktor struktural dan kultural. Secara struktural, desentralisasi pascareformasi memberi ruang besar bagi elite lokal untuk memainkan isu kedaerahan. Secara kultural, identitas masih menjadi sumber rasa aman dan solidaritas di tengah ketidakpastian ekonomi dan sosial. Ketika negara dianggap jauh, identitas lokal menjadi jangkar kepercayaan.

Bagaimana dampaknya terhadap demokrasi lokal menjadi persoalan serius. Di satu sisi, politik identitas dapat meningkatkan partisipasi politik karena pemilih merasa terwakili. Namun di sisi lain, ia berpotensi memecah belah masyarakat, mengikis rasionalitas pemilih, dan menurunkan kualitas kebijakan publik. Kontestasi berubah dari adu program menjadi adu sentimen.

Dari sisi hukum, politik identitas berada di wilayah abu-abu. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum melarang kampanye yang menghasut, memfitnah, atau mengadu domba berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan. Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 280 ayat (1) huruf c. Pelanggaran terhadap pasal tersebut dapat dikenai sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 521.

Selain itu, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juga mengatur larangan ujaran kebencian melalui Pasal 156 dan 156a, yang kerap dijadikan dasar penindakan jika politik identitas berubah menjadi provokasi. Namun, penegakan hukum sering terkendala pembuktian dan tekanan politik di tingkat lokal.

Kritik terhadap efektivitas penegakan hukum ini datang dari pengamat pemilu dan masyarakat sipil. Mereka menilai aparat cenderung reaktif dan baru bertindak setelah konflik meluas. Padahal, pencegahan melalui pendidikan politik dan pengawasan dini dinilai lebih efektif.

Ke depan, tantangan terbesar adalah bagaimana menggeser politik identitas menuju politik representasi yang sehat. Partai politik dan penyelenggara pemilu dituntut menghadirkan narasi kebijakan yang konkret dan mudah dipahami. Media juga memiliki peran penting untuk tidak sekadar mengutip pernyataan provokatif, tetapi memberi konteks dan verifikasi.

Politik identitas mungkin tidak akan hilang sepenuhnya dari demokrasi Indonesia. Namun, tanpa upaya serius untuk membatasi dampak negatifnya, demokrasi lokal berisiko terjebak dalam siklus konflik yang berulang. Pertanyaannya bukan lagi apakah politik identitas akan terus digunakan, melainkan bagaimana negara dan masyarakat mengelolanya agar tidak merusak fondasi kebhinekaan.***

 

Source: tendri
Tags: demokrasi lokalhukum pemilupilkadapolitik identitas
Previous Post

DPD PDI Perjuangan Sumut Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Rampas Kedaulatan Rakyat

Next Post

Politik Bansos Jelang Pemilu

Related Posts

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi
Pemerintahan

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi

Oktober 19, 2026
Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka
Pemerintahan

Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka

Oktober 9, 2026
Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?
Pemerintahan

Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?

September 23, 2026
152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan
Daerah

152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan

September 2, 2026
RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

September 2, 2026
Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945
Pemerintahan

Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945

Agustus 20, 2026
Next Post
Politik Bansos Jelang Pemilu

Politik Bansos Jelang Pemilu

Antologi ‘Kota Kelabu’ Diluncurkan dan Pembacaan Puisi ‘Kenduri Sumatera’

Antologi ‘Kota Kelabu’ Diluncurkan dan Pembacaan Puisi ‘Kenduri Sumatera’

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pendekatan Seni Budaya Kodam XXI/Radin Inten Pererat TNI dan Masyarakat

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pendekatan Seni Budaya Kodam XXI/Radin Inten Pererat TNI dan Masyarakat

Dinasti Politik dan Masa Depan Demokrasi Lokal

Dinasti Politik dan Masa Depan Demokrasi Lokal

Mengapa Kritik

Mengapa Kritik

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Polda Lampung Petakan TPS Pilkada di Lampung yang Masuk Kategori Rawan

Diduga Tak Netral, Pj Gubernur Sulsel dan Pj Walikota Makassar Dilaporkan ke Bawaslu

Oktober 23, 2024
Hasto Dikenai Pasal Obstruction of Justice (OOJ), PDIP: Formalitas

Jadi Tersangka KPK, Segini Harta Kekayaan Hasto Kristiyanto

Januari 3, 2025
CATAT!Musa Ahmad Mau Bangun Rumah Sakit di Kalirejo

CATAT!Musa Ahmad Mau Bangun Rumah Sakit di Kalirejo

September 29, 2024
FKIP Unila Gandeng Pemkab Tanggamus, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pendidikan Bahasa Lampung

FKIP Unila Gandeng Pemkab Tanggamus, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pendidikan Bahasa Lampung

Maret 17, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru
  • PWI Pringsewu Siapkan Agenda Besar, HPN dan Porwanas 2027 Jadi Fokus Pembahasan
  • Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Ini Alasan di Baliknya
  • Teater Berbahasa Lampung hingga Tari Nyambai, Bulan Bagha Sekubal Unila Curi Perhatian
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In