Senin, September 14, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Senin, September 14, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Muhammad Alfariezie Buka Donasi untuk Novel Horor “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” – Sequel Mencekam dari “Rumah Terbengkalai”

Melda by Melda
Oktober 13, 2025
in Daerah, Tanggamus
Muhammad Alfariezie Buka Donasi untuk Novel Horor “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” – Sequel Mencekam dari “Rumah Terbengkalai”

INSIDE POLITIK- Penulis muda asal Bandar Lampung, Muhammad Alfariezie, kembali menjadi sorotan di dunia sastra tanah air. Setelah sukses dengan novel perdananya berjudul “Rumah Darah” yang mendapat sambutan positif dari kalangan pembaca dan kritikus, kini ia tengah menggarap proyek baru yang tak kalah menyeramkan dan sarat makna: manuskrip novel horor berjudul “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul.”

Berbeda dari karya sebelumnya, Alfariezie kali ini tidak hanya mengangkat kisah misteri dan teror, tetapi juga menghadirkan kritik sosial yang tajam tentang keserakahan manusia, dosa masa lalu, dan kutukan yang menolak untuk dilupakan. Ia mengumumkan tengah membuka peluang kerja sama dengan penerbit independen dan mencari donatur untuk membantu penyelesaian naskah dan penerbitan novel tersebut.

BACA JUGA

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Edukasi Pelajar Lewat Program Sobat Bersinar

Gotong Royong Perbaiki Jembatan Bumiarum, 3 Polisi dan 2 Kepala Pekon Raih Penghargaan

“Ini bukan sekadar cerita tentang hantu,” ungkap Alfariezie dalam wawancara singkat. “Novel ini adalah cermin dari kerakusan manusia yang menolak bertobat, bahkan setelah kematian datang menjemput. Hantu-hantu dalam cerita ini adalah bayangan dari dosa yang belum terhapus.”

Kisah dalam “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” merupakan lanjutan dari semesta novel horor sebelumnya, “Rumah Terbengkalai,” yang dikenal penuh misteri dan simbolisme. Tokoh utamanya, Sahrudin, digambarkan sebagai sosok yang terjebak antara rasa bersalah dan kehancuran moral di tengah bayang-bayang masa lalunya.

Rumah besar yang dulu menjadi simbol kemewahan kini berubah menjadi tempat terkutuk. Dindingnya dilapisi debu dan lumut, taman dipenuhi alang-alang, dan suara misterius sering terdengar pada malam hari. “Sudah tidak ada lagi alasan bagi orang tua Sahrudin untuk menjual rumah peninggalannya itu,” tulis Alfariezie dalam salah satu potongan naskahnya yang beredar di media sosial.

Kematian tragis anak mereka dan penjaga kompleks bernama Aden menjadi misteri yang belum terpecahkan. Ayah Sahrudin bahkan pernah berencana merobohkan rumah itu, namun upayanya dihalangi warga setempat dan pihak pengembang yang justru menutup-nutupi kejadian sebenarnya. Sejak saat itu, rumah tersebut menjadi simbol kutukan dan penyesalan — berdiri megah, tapi sunyi dan penuh arwah penasaran.

Tragedi semakin mencekam ketika ibu Sahrudin menemukan sebuah artikel berita daring yang mengungkapkan bahwa anaknya terlibat dalam proyek pembangunan di Dusun Keramat — proyek yang menyebabkan kematian sejumlah warga. Dalam salah satu dialog penuh emosi, sang ayah hanya bisa berdoa dengan suara bergetar, “Ya Allah, ampunilah dosa anak saya jika berita ini benar.” Kalimat itu menjadi titik balik cerita, menggambarkan kehancuran batin seorang ayah yang dihantui rasa bersalah dan kenyataan pahit.

Seiring berjalannya waktu, rumah keluarga Sahrudin semakin rusak dan tak terurus. Kolam renang yang dulunya jernih kini hanya berisi debu dan bangkai serangga, pagar rumah berkarat, dan angin malam membawa bisikan menyeramkan yang membuat warga sekitar enggan melintas di depannya.

Seorang satpam komplek bahkan mengungkapkan pengalaman mengerikan yang ia alami. “Mending pos dijarah maling daripada dengar suara anak kecil ketawa di rumah kosong itu,” ujarnya. Kisah-kisah seperti ini menambah nuansa realistis dalam naskah Alfariezie, membuat pembaca merasakan ketegangan dan misteri yang terus membayangi setiap halaman.

Melalui “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul,” Alfariezie ingin menghidupkan kembali genre horor lokal yang berakar pada kisah rakyat dan realitas sosial. Ia menekankan bahwa horor bukan hanya tentang rasa takut, tetapi juga tentang refleksi moral. “Novel ini adalah doa dan peringatan,” ujarnya. “Tentang bagaimana keserakahan manusia bisa menimbulkan kutukan yang diwariskan lintas generasi. Kadang tempat tertentu bisa menyimpan dendam, dan manusia bisa terkubur oleh perbuatannya sendiri.”

Alfariezie mengaku saat ini ia masih dalam tahap penyuntingan akhir naskah dan membutuhkan dukungan finansial untuk proses penerbitan. Ia membuka peluang bagi para donatur, kolektor sastra, dan penerbit independen yang tertarik untuk menjadi bagian dari proyek ini. “Setiap dukungan berarti,” katanya. “Saya ingin membawa cerita ini ke tangan pembaca, agar mereka bisa melihat bahwa di balik setiap ketakutan, ada kenyataan yang jauh lebih gelap.”

Sebagai penulis muda yang tumbuh dari lingkungan sastra independen di Lampung, Alfariezie dikenal dengan gaya penulisan simbolik dan atmosfer yang sinematik. Karyanya sering menggabungkan unsur mistik pedesaan, kritik sosial, dan tragedi manusia yang kompleks.

Dengan proyek “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul,” ia berharap dapat memperluas jangkauan sastra horor lokal ke kancah nasional, bahkan internasional. “Saya percaya horor adalah cara paling jujur untuk bicara tentang manusia,” tuturnya menutup wawancara.

Bagi pihak yang ingin berkontribusi, Alfariezie berencana mengumumkan kanal donasi resmi dan kerja sama penerbitan melalui media sosial pribadinya dalam waktu dekat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: donasi penulisDusun Keramat Desa Sumber Munculkarya lokalMuhammad Alfariezienovel horor Indonesiapenulis muda Lampungsastra horor
Previous Post

Penyair Muda Lampung Bongkar Misteri Dunia Pendidikan: “Sekolah di Istana Para Dewi”, Kritik Tajam atas Korupsi Moral dan Sistem

Next Post

Lampung Perkuat Kemitraan Petani dan Industri Tapioka Hadapi Tekanan Harga Global

Related Posts

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Edukasi Pelajar Lewat Program Sobat Bersinar
Daerah

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Edukasi Pelajar Lewat Program Sobat Bersinar

September 14, 2026
Gotong Royong Perbaiki Jembatan Bumiarum, 3 Polisi dan 2 Kepala Pekon Raih Penghargaan
Daerah

Gotong Royong Perbaiki Jembatan Bumiarum, 3 Polisi dan 2 Kepala Pekon Raih Penghargaan

September 14, 2026
Puluhan Seniman dari Berbagai Negara Bakal Hadir di LAPAH X – International Performing Arts Festival 2026
Bandar Lampung

Puluhan Seniman dari Berbagai Negara Bakal Hadir di LAPAH X – International Performing Arts Festival 2026

September 14, 2026
Modus Join Modal Proyek Irigasi, Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Uang Rp350 Juta
Daerah

Modus Join Modal Proyek Irigasi, Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Uang Rp350 Juta

September 14, 2026
Soroti Peredaran Handphone dan Judi Online, Kakanwil Ditjenpas Lampung Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar
Daerah

Soroti Peredaran Handphone dan Judi Online, Kakanwil Ditjenpas Lampung Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

September 13, 2026
Benda Misterius Ditemukan di Area 30 Hektare Bandar Lampung, Diduga Berasal dari Era Neolitikum
Bandar Lampung

Benda Misterius Ditemukan di Area 30 Hektare Bandar Lampung, Diduga Berasal dari Era Neolitikum

September 13, 2026
Next Post
Lampung Perkuat Kemitraan Petani dan Industri Tapioka Hadapi Tekanan Harga Global

Lampung Perkuat Kemitraan Petani dan Industri Tapioka Hadapi Tekanan Harga Global

Tim Voli Putri Lampung Tembus Final Pornas Korpri 2025 Usai Kalahkan Kaltim

Tim Voli Putri Lampung Tembus Final Pornas Korpri 2025 Usai Kalahkan Kaltim

Cangget Turun Mandei di Lampung Timur, Simbol Pelestarian Adat dan Penguatan Identitas Daerah

Cangget Turun Mandei di Lampung Timur, Simbol Pelestarian Adat dan Penguatan Identitas Daerah

Pemprov Lampung Perluas Akses Keuangan Daerah, Dorong Visi Indonesia Emas 2045

Pemprov Lampung Perluas Akses Keuangan Daerah, Dorong Visi Indonesia Emas 2045

Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri XVIII 2027 Usai Raih 14 Medali di Palembang

Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri XVIII 2027 Usai Raih 14 Medali di Palembang

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Dari Barak ke Pantai Klara, Peserta PPTM 11 Jalani Latihan Fisik dan Mental Intensif

Dari Barak ke Pantai Klara, Peserta PPTM 11 Jalani Latihan Fisik dan Mental Intensif

Mei 5, 2026
Jokowi Bantah Dirinya Dianggap Menjegal Anies di Pilkada Jakarta dan Jabar

LUAR BIASA!Bukan Presiden lagi, Jokowi Dikawal 191 Aparat Saat Kunjungan ke Banjarnegara

Januari 13, 2025
Pemkab Tanggamus Hadir di Tengah Musibah, Kadis Sosial Tinjau Lokasi Kebakaran di Kota Agung

Pemkab Tanggamus Hadir di Tengah Musibah, Kadis Sosial Tinjau Lokasi Kebakaran di Kota Agung

Juli 14, 2025
Penahanan Arinal Djunaidi Disambut Dukungan, Kejati Lampung Dipenuhi Karangan Bunga

Penahanan Arinal Djunaidi Disambut Dukungan, Kejati Lampung Dipenuhi Karangan Bunga

Mei 1, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Lampung Selatan Edukasi Pelajar Lewat Program Sobat Bersinar
  • Gotong Royong Perbaiki Jembatan Bumiarum, 3 Polisi dan 2 Kepala Pekon Raih Penghargaan
  • Puluhan Seniman dari Berbagai Negara Bakal Hadir di LAPAH X – International Performing Arts Festival 2026
  • Modus Join Modal Proyek Irigasi, Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Uang Rp350 Juta
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In