Jumat, September 11, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, September 11, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

LBH Bandar Lampung: Hentikan Kriminalisasi 8 Petani Anak Tuha, Negara Tidak Boleh Tunduk pada Kepentingan Korporasi

Melda by Melda
Oktober 7, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
LBH Bandar Lampung: Hentikan Kriminalisasi 8 Petani Anak Tuha, Negara Tidak Boleh Tunduk pada Kepentingan Korporasi

INSIDE POLITIK– Ratusan petani dari Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, memadati halaman Polres Lampung Tengah pada Senin, 6 Oktober 2025, untuk mendampingi delapan rekan mereka yang dipanggil dan diperiksa polisi. Kehadiran mereka bukan hanya bentuk solidaritas, tetapi juga simbol perlawanan terhadap praktik kriminalisasi yang kerap menimpa masyarakat tani di tengah konflik agraria yang belum terselesaikan.

Para petani hadir dengan pakaian sederhana, wajah penuh semangat, dan suara lantang menuntut keadilan. Mereka membawa spanduk, poster, dan atribut yang menegaskan bahwa tanah yang mereka garap adalah sumber kehidupan yang tidak boleh diambil secara sewenang-wenang oleh pihak manapun, termasuk korporasi besar yang diduga bersekutu dengan penguasa lokal. Kehadiran mereka juga menjadi pengingat bahwa pertanian bukan sekadar pekerjaan, melainkan fondasi kehidupan dan ketahanan pangan masyarakat.

BACA JUGA

Kewenangan Jaksa Makin Luas dalam KUHAP Baru, Kajari Lampung Tengah Ingatkan Soal Akuntabilitas

Proyek Trotoar Sultan Agung Rp21,7 Miliar Disorot, DPRD Temukan Perbedaan Spesifikasi Material

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) – LBH Bandar Lampung mengecam keras langkah kepolisian yang memanggil delapan petani tersebut. Menurut LBH, tindakan ini menunjukkan keberpihakan aparat terhadap kepentingan perusahaan, bukan rakyat kecil yang memperjuangkan hak atas tanah mereka. Delapan petani Anak Tuha bukanlah pelaku kriminal, melainkan korban dari sistem agraria yang timpang dan negara yang kurang hadir untuk melindungi warganya.

Konflik agraria di Anak Tuha telah berlangsung bertahun-tahun. Lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat perlahan diambil alih oleh korporasi besar, meninggalkan petani dalam ketidakpastian hidup. Tanah yang dulu menjadi sumber pangan kini dikuasai perusahaan perkebunan besar yang memiliki kekuatan politik dan ekonomi, sementara petani yang menggarap lahan justru kerap dituduh melakukan pelanggaran hukum. Petani yang menanam dianggap menyerobot, yang bertahan disebut melawan hukum, dan yang bersuara dikriminalisasi. Kondisi ini memperlihatkan kegagalan negara dalam melaksanakan reforma agraria sejati dan melindungi hak-hak rakyat kecil.

LBH Bandar Lampung menegaskan bahwa negara seharusnya hadir sebagai pelindung rakyat, bukan penindas. Aparat penegak hukum seharusnya memfasilitasi penyelesaian konflik agraria melalui jalur hukum yang adil, bukan memihak korporasi dan menakut-nakuti rakyat. Kejadian ini menjadi bukti bahwa hukum sering lebih berpihak pada modal ketimbang melindungi rakyat yang berjuang mempertahankan hak hidupnya.

Ratusan petani yang hadir tidak hanya memberikan dukungan moral kepada delapan petani yang diperiksa, tetapi juga menyuarakan pesan penting: tanah adalah hak hidup, bukan sekadar aset ekonomi. Kehadiran mereka menegaskan bahwa rakyat tidak akan diam menghadapi ketidakadilan dan akan terus memperjuangkan hak-haknya. Mereka mengingatkan bahwa pertanian adalah penopang kehidupan, dan kriminalisasi terhadap petani berarti merusak masa depan bangsa.

LBH Bandar Lampung juga menyampaikan sejumlah tuntutan konkret. Pertama, menghentikan seluruh proses hukum terhadap delapan petani Anak Tuha dan memastikan mereka bebas dari kriminalisasi. Kedua, mengembalikan fungsi kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukan sebagai alat untuk kepentingan korporasi. Ketiga, mendorong pemerintah daerah dan pusat untuk segera menyelesaikan konflik agraria melalui jalur reforma agraria sejati dengan melibatkan rakyat dalam setiap tahap penyelesaian.

Kasus Anak Tuha hanyalah salah satu dari banyak tragedi agraria di Indonesia. Selama korporasi diberi ruang untuk menguasai tanah secara sepihak dengan intimidasi dan tekanan, demokrasi akan tetap pincang, dan rakyat kecil akan terus menjadi korban. LBH menegaskan bahwa kriminalisasi terhadap petani adalah kriminalisasi terhadap masa depan bangsa. Petani adalah penjaga kehidupan, penghasil pangan, dan penopang kedaulatan bangsa, bukan musuh negara.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Hak Asasi PetaniKonflik Agraria Anak TuhaKriminalisasi PetaniLBH Bandar LampungPetani Indonesiareforma agrariaSengketa Tanah Lampung Tengah
Previous Post

Tim Futsal Pemprov Lampung Hancurkan Setjen KPU 10–0 di Bapor Korpri 2025, Pesta Gol di Palembang

Next Post

Sat Lantas Polres Tanggamus Gerak Cepat Bersihkan Pohon Tumbang di Batu Kramat, Arus Lalin Kembali Normal

Related Posts

Kewenangan Jaksa Makin Luas dalam KUHAP Baru, Kajari Lampung Tengah Ingatkan Soal Akuntabilitas
Daerah

Kewenangan Jaksa Makin Luas dalam KUHAP Baru, Kajari Lampung Tengah Ingatkan Soal Akuntabilitas

September 11, 2026
Proyek Trotoar Sultan Agung Rp21,7 Miliar Disorot, DPRD Temukan Perbedaan Spesifikasi Material
Bandar Lampung

Proyek Trotoar Sultan Agung Rp21,7 Miliar Disorot, DPRD Temukan Perbedaan Spesifikasi Material

September 11, 2026
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pringsewu Siapkan Mocaf sebagai Produk Unggulan Daerah
Daerah

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pringsewu Siapkan Mocaf sebagai Produk Unggulan Daerah

September 11, 2026
Lapas Kalianda Raih Penghargaan Damkar Lampung Selatan atas Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran
Daerah

Lapas Kalianda Raih Penghargaan Damkar Lampung Selatan atas Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran

September 10, 2026
Pemkab Pringsewu Gandeng Kantah, Integrasi NIB-NOP hingga Reforma Agraria Masuk Kesepakatan
Daerah

Pemkab Pringsewu Gandeng Kantah, Integrasi NIB-NOP hingga Reforma Agraria Masuk Kesepakatan

September 10, 2026
Demi Kesehatan Siswa, Damkar Lamsel Bersihkan Abu Vulkanik di SMPN 1 Katibung
Daerah

Demi Kesehatan Siswa, Damkar Lamsel Bersihkan Abu Vulkanik di SMPN 1 Katibung

September 10, 2026
Next Post
Sat Lantas Polres Tanggamus Gerak Cepat Bersihkan Pohon Tumbang di Batu Kramat, Arus Lalin Kembali Normal

Sat Lantas Polres Tanggamus Gerak Cepat Bersihkan Pohon Tumbang di Batu Kramat, Arus Lalin Kembali Normal

Ketua DPD PA GMNI Lampung Dorong Sahabat Marinda 54 Terus Bergerak untuk Kepentingan Rakyat

Ketua DPD PA GMNI Lampung Dorong Sahabat Marinda 54 Terus Bergerak untuk Kepentingan Rakyat

Malam Mencekam di Pasar Dekon Kotabumi: Puing Ex. Cinema Runtuh, 15 Lapak Pedagang Porak-Poranda!

Malam Mencekam di Pasar Dekon Kotabumi: Puing Ex. Cinema Runtuh, 15 Lapak Pedagang Porak-Poranda!

Ferry Ambil Langkah Tegas! 5 Akun TikTok Ditarik ke Ranah Hukum, Diduga Sebar Fitnah dan Data Pribadi

Ferry Ambil Langkah Tegas! 5 Akun TikTok Ditarik ke Ranah Hukum, Diduga Sebar Fitnah dan Data Pribadi

Tim Monev PBB Kecamatan Banyumas Turun ke Pekon Nusawungu, Capaian Pajak Capai 72 Persen

Tim Monev PBB Kecamatan Banyumas Turun ke Pekon Nusawungu, Capaian Pajak Capai 72 Persen

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Pasangan Zaiful Bokhari-Wahyudi Konsultasi ke KPU Lamtim, Bakal Jadi Lawan Ela?

Halangi Kampanye, Sejumlah OTK Hadang Rombong Cabup Indramayu

November 3, 2024
Soal Aksi Demo Pegawai Kemendiktisaintek, Satryo: Kita Mutasi Besar-besaran

Banyak Masalah di Kemendiktisaintek, Mendiktisaintek Satryo Bungkam

Januari 23, 2025
Langgar Partai, Belasan Kader PDIP Lampura Dukung Ardian

Belum Tentukan Kandidat di Pilkada DKI, Hasto Sebut Ada yang Coba Atur Langkah PDIP

Agustus 15, 2024
Tangkal Cyberbullying Butuh Kolaborasi: Bupati Pringsewu Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama

Tangkal Cyberbullying Butuh Kolaborasi: Bupati Pringsewu Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama

Mei 12, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Kewenangan Jaksa Makin Luas dalam KUHAP Baru, Kajari Lampung Tengah Ingatkan Soal Akuntabilitas
  • Proyek Trotoar Sultan Agung Rp21,7 Miliar Disorot, DPRD Temukan Perbedaan Spesifikasi Material
  • HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pringsewu Siapkan Mocaf sebagai Produk Unggulan Daerah
  • Lapas Kalianda Raih Penghargaan Damkar Lampung Selatan atas Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In