Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Tak Ada Ruang Kompromi, Tokoh Adat Rajabasa Nyatakan Sikap Final Tolak PLTP

Melda by Melda
Juni 14, 2026
in Daerah, Lampung Selatan
Tak Ada Ruang Kompromi, Tokoh Adat Rajabasa Nyatakan Sikap Final Tolak PLTP

INSIDE POLITIK- Gerakan Masyarakat Peduli Gunung Rajabasa (GMPGR) bersama Forum Segekhi Suku secara tegas menyatakan sikap menolak keras rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Rajabasa, Lampung Selatan. Komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam dan ruang hidup masyarakat adat ini disepakati dalam pertemuan di Lamban Balak Pengikhan Pukuk Sabuay Nimbau, Sabtu (13/6/2026) malam.

Sikap tegas masyarakat adat ini mencuat pasca-adanya pertemuan dialog antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dengan PT Supreme Energy Rajabasa (PT SERB) di ruang kerja bupati pada Rabu (3/6/2026) lalu. Meski Bupati Lampung Selatan menyatakan akan melakukan kajian terlebih dahulu, para tokoh adat Forum Segekhi Suku menegaskan bahwa posisi masyarakat sejak awal sudah final dan konsisten menolak eksploitasi di kawasan tersebut.

BACA JUGA

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Curas dan Penusukan di Rajabasa

Penguatan Da’i Wasathiyah Digelar di Tanggamus, Bupati Tekankan Dakwah yang Menyejukkan

Tokoh adat dari Forum Segekhi Suku, Beta Rahmi Adok Pengikhan Pukuk Sabuay Nimbau, menyatakan bahwa tidak ada ruang kompromi terkait rencana proyek geopolitik ini. Menurutnya, mempertahankan kelestarian Gunung Rajabasa adalah bentuk perjuangan moral yang mutlak.

“Kami menolak dengan keras rencana tersebut. Sejak awal, kami sudah menyatakan sikap untuk tidak setuju dengan kegiatan itu. Tidak ada tawaran (kompromi), khususnya bagi forum kami. Kami akan berjuang, ini adalah jihad kita untuk mempertahankan alam agar gunung tetap lestari,” ujar Pengikhan Pukuk Sabuay Nimbau dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Senada dengan hal tersebut, Penasihat Forum Segekhi Suku, Shopadli YS, menyerukan pentingnya persatuan di tengah masyarakat dalam menjaga ruang hidup. Ia menekankan bahwa perjuangan ini didasari oleh keyakinan moral dan spiritual yang kuat.

“Kita harus bersatu untuk menjaga alam. Perjuangan ini adalah bentuk kebenaran. Keberatan kita didasari oleh niat baik, dan kebenaran akan menang melawan kezaliman, walaupun harus ada pengorbanan. Mudah-mudahan ini menjadi ladang amal kita semua,” kata Shopadli.

Landasan Spiritual dan Hukum Adat

Secara teologis, gerakan ini memandang gunung sebagai elemen sakral penyeimbang bumi. Hal ini sejalan dengan tuntunan Al-Qur’an, di antaranya Surah An-Nahl ayat 15 dan Surah An-Naba’ ayat 6-7, yang menegaskan fungsi gunung sebagai pasak bumi agar tanah yang dipijak manusia tidak guncang. Merusak struktur gunung dinilai sama saja dengan mengancam keseimbangan ekosistem dan melanggar amanah penciptaan.

Selain aspek spiritual, penolakan ini juga memiliki landasan hukum yang kuat dalam tatanan hukum negara. Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 35/PUU-X/2012 terkait judicial review UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, negara secara resmi mengakui bahwa “Hutan adat adalah hutan yang berada di dalam wilayah masyarakat hukum adat.” Putusan ini menegaskan hak eksklusif masyarakat adat atas ruang hidup dan wilayah kelola tradisional mereka.

Melalui rilis ini, GMPGR Forum Segekhi Suku berharap Pemkab Lampung Selatan dapat bersikap bijaksana dengan mendengarkan aspirasi murni dari warga dan para tokoh adat. Langkah penolakan ini diambil semata-mata demi memastikan keberlangsungan lingkungan hidup dan ruang waris bagi generasi mendatang.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: ForumSegekhiSukuGMPGRGunungRajabasaLampungSelatanPLTPRajabasaTolakPLTP
Previous Post

Saat Mahasiswa Protes Harga BBM, Anggota DPR Gerindra Sebut Faktor Geopolitik Jadi Penyebab

Next Post

Kerugian Korban Rp8,8 Juta Dipulihkan, Kasus Penipuan Berakhir Damai di Lampung Selatan

Related Posts

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Curas dan Penusukan di Rajabasa
Daerah

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Curas dan Penusukan di Rajabasa

Juli 30, 2026
Penguatan Da’i Wasathiyah Digelar di Tanggamus, Bupati Tekankan Dakwah yang Menyejukkan
Daerah

Penguatan Da’i Wasathiyah Digelar di Tanggamus, Bupati Tekankan Dakwah yang Menyejukkan

Juli 30, 2026
Geger Temu Karya Karang Taruna Lampung 2026, Wahrul Fauzi Salip Petahana di Puncak Survei
Daerah

Geger Temu Karya Karang Taruna Lampung 2026, Wahrul Fauzi Salip Petahana di Puncak Survei

Juli 30, 2026
Universitas Aisyah Pringsewu Lepas 656 Mahasiswa KKN Akhlakul Karimah Berdampak
Daerah

Universitas Aisyah Pringsewu Lepas 656 Mahasiswa KKN Akhlakul Karimah Berdampak

Juli 30, 2026
Gubernur Mirza Dukung Pelatihan Bahasa Jerman, Targetkan 15.000 Pekerja Terampil per Tahun
Bandar Lampung

Gubernur Mirza Dukung Pelatihan Bahasa Jerman, Targetkan 15.000 Pekerja Terampil per Tahun

Juli 30, 2026
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Perkuat Sinergi
Daerah

KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Perkuat Sinergi

Juli 30, 2026
Next Post
Kerugian Korban Rp8,8 Juta Dipulihkan, Kasus Penipuan Berakhir Damai di Lampung Selatan

Kerugian Korban Rp8,8 Juta Dipulihkan, Kasus Penipuan Berakhir Damai di Lampung Selatan

Kalapas Beni Nurrahman Pimpin Panen Sawi Bersama Warga Binaan Lapas Kalianda

Kalapas Beni Nurrahman Pimpin Panen Sawi Bersama Warga Binaan Lapas Kalianda

Saudari Kembar Eva Dwiana Disorot, Dugaan Pelanggaran Yayasan Pendidikan Jadi Perhatian Publik

Saudari Kembar Eva Dwiana Disorot, Dugaan Pelanggaran Yayasan Pendidikan Jadi Perhatian Publik

Perbandingan Kebijakan Pendidikan, Dedi Mulyadi Jadi Sorotan Publik

Perbandingan Kebijakan Pendidikan, Dedi Mulyadi Jadi Sorotan Publik

Konflik Kepentingan Jadi Sorotan, Nama Eva Dwiana Kembali Ramai Diperbincangkan

Konflik Kepentingan Jadi Sorotan, Nama Eva Dwiana Kembali Ramai Diperbincangkan

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

PKB Wacanakan Usung Sandiaga-Acep di Pilgub Jabar

Gelar Muktamar Tandingan, Lukman Edy Klaim Dapat Mandat dari Ratusan DPC PKB

Agustus 28, 2024
Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

KPU Bandar Lampung Konsultasi ke KPU Lampung Pasca Pemecatan Fery Triatmojo oleh DKPP

September 3, 2024
FKIP Unila Gandeng Pemkab Tanggamus, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pendidikan Bahasa Lampung

FKIP Unila Gandeng Pemkab Tanggamus, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pendidikan Bahasa Lampung

Maret 17, 2025
Hermawan Eriadi: Saya Datang ke Lampung sebagai Profesional, Bukan Karena Politik

Hermawan Eriadi: Saya Datang ke Lampung sebagai Profesional, Bukan Karena Politik

Juni 12, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Curas dan Penusukan di Rajabasa
  • Penguatan Da’i Wasathiyah Digelar di Tanggamus, Bupati Tekankan Dakwah yang Menyejukkan
  • Geger Temu Karya Karang Taruna Lampung 2026, Wahrul Fauzi Salip Petahana di Puncak Survei
  • Universitas Aisyah Pringsewu Lepas 656 Mahasiswa KKN Akhlakul Karimah Berdampak

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In