Selasa, September 1, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, September 1, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Suherman Tampung Keluhan Warga Banyumas-Pagelaran Utara, Jalan Rusak hingga BPJS Jadi Sorotan

Melda by Melda
September 1, 2026
in Daerah, Pringsewu
Suherman Tampung Keluhan Warga Banyumas-Pagelaran Utara, Jalan Rusak hingga BPJS Jadi Sorotan

INSIDE POLITIK— Seratusan warga dari Kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara menyampaikan berbagai keluhan saat mengikuti reses anggota DPRD Pringsewu, Suherman, di Pekon Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Minggu (30/8/2026).

Reses yang juga dihadiri Suherman selaku Ketua DPRD Pringsewu itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

BACA JUGA

Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla

SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja

Setidaknya ada tiga persoalan utama yang mencuat dalam kegiatan tersebut, yakni kondisi jalan rusak, akses jembatan dan jalan alternatif, serta layanan BPJS subsidi pemerintah yang disebut banyak mengalami pemutusan.

Jalan Fajarmulya-Fajarbaru Rusak, Warga Minta Dilanjutkan

Warga Pagelaran Utara meminta pemerintah melanjutkan pembangunan jalan hotmix dari Pekon Fajarmulya menuju Pekon Fajarbaru sepanjang sekitar 16 kilometer.

Jalan tersebut dinilai sudah mengalami kerusakan cukup parah sehingga menyulitkan masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga berharap pembangunan yang sebelumnya telah diawali melalui program jalan inpres dapat kembali dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan mendapatkan penanganan.

Suherman menyatakan akan memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat ditindaklanjuti pemerintah.

“Semoga harapan warga bisa segera terwujud,” ungkapnya.

Warga Banjarejo Ingin Akses Bendungan Way Sekampung Dibuka

Persoalan lain datang dari warga Pekon Banjarejo. Mereka meminta akses menuju Kecamatan Pagelaran melalui kawasan Bendungan Way Sekampung dapat dibuka.

Menurut warga, jika akses tersebut bisa digunakan, perjalanan menuju Pagelaran hanya membutuhkan jarak beberapa kilometer dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Namun karena akses belum dapat dilalui masyarakat, warga harus mengambil jalur memutar melalui Pringsewu atau Kecamatan Banyumas sebelum menuju Pagelaran.

Akibatnya, jarak perjalanan menjadi jauh dan waktu tempuh bisa mencapai 30 hingga 45 menit.

Warga berharap pengelola Bendungan Way Sekampung dapat mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sekitar dan membuka akses tersebut dengan tetap memperhatikan aturan serta aspek keamanan bendungan.

Suherman mengatakan aspirasi tersebut akan diperjuangkan.

Ia berharap pengelola Bendungan Way Sekampung dapat melihat kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan lebih jauh karena keterbatasan akses.

Puluhan Tahun Terpisah Sungai, Warga Minta Jembatan

Masih dari warga Banjarejo, persoalan akses juga terjadi di wilayah perbatasan dengan Pekon Bumiarum.

Selama puluhan tahun, kedua wilayah tersebut dipisahkan aliran sungai atau Way Sekampung yang cukup lebar dan dalam.

Untuk menuju Pekon Bumiarum, masyarakat selama ini harus menggunakan rakit dengan biaya sekitar Rp5.000 per orang sekali jalan.

Jika pulang-pergi, warga harus mengeluarkan biaya sekitar Rp10.000.

Kondisi tersebut semakin terasa bagi pelajar dan masyarakat yang setiap hari harus beraktivitas keluar-masuk kedua wilayah.

Warga sebenarnya pernah berharap pembangunan jembatan dapat direalisasikan. Bahkan, beberapa warga disebut telah siap menghibahkan sebagian lahannya untuk mendukung pembangunan.

Namun rencana tersebut hingga kini belum terealisasi.

Beberapa tahun lalu, pemerintah bahkan sempat merencanakan pembangunan jembatan di lokasi tersebut. Besi bekas material jembatan juga sempat ditumpuk di pinggir sungai. Namun pembangunan akhirnya tidak berlanjut.

Akibatnya, masyarakat masih harus mengandalkan rakit atau mengambil jalur alternatif melalui jalan onderlag yang rusak di kawasan perkebunan warga.

Jalur tersebut mengarah ke Pekon Sinar Baru Timur, Dusun Sinar Gunung, kemudian menuju Bumiarum melalui jembatan gantung.

Suherman mengatakan persoalan pembangunan jembatan tersebut juga akan diperjuangkan.

Ia berharap program pemerintah pusat yang berkaitan dengan pembangunan ribuan jembatan dapat turut menyentuh kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pringsewu, khususnya Pekon Banjarejo.

“Harapan kami program pembangunan jembatan pemerintah pusat bisa diarahkan ke Pringsewu, khususnya di Pekon Banjarejo,” ujarnya.

BPJS Subsidi Pemerintah Jadi Keluhan Serius

Selain persoalan infrastruktur, masalah BPJS juga menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Suherman mengungkapkan adanya pemutusan kepesertaan BPJS subsidi pemerintah yang berdampak pada warga ketika hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, DPRD sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk BPJS masyarakat. Namun anggaran tersebut kemudian dialihkan untuk kebutuhan infrastruktur.

Dampaknya, masyarakat yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta BPJS subsidi pemerintah mengalami kesulitan ketika hendak berobat.

Suherman menyebut terdapat sekitar 64 ribu kartu BPJS masyarakat Pringsewu yang telah diputus oleh pemerintah kabupaten.

Ia menilai kebijakan tersebut seharusnya didahului proses verifikasi dan validasi data secara menyeluruh.

“Kalau mau memutus kartu BPJS mestinya lakukan validasi data. Jangan sampai warga yang benar-benar tidak mampu justru ikut terputus,” katanya.

Menurut Suherman, persoalan tersebut telah beberapa kali disampaikan. Namun ia mengaku masih mempertanyakan mekanisme validasi data yang digunakan.

“Saya memang diharapkan tanda tangan fakta integritas, tapi saya belum mau karena belum jelas validasi datanya. Tetapi tanpa persetujuan saya tetap dilakukan pemutusan,” ujarnya.

Warga Mengaku Kesulitan Saat Berobat

Suherman juga menyoroti warga yang baru mengetahui kartu BPJS mereka sudah tidak aktif ketika hendak mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan.

Bahkan, ada warga yang datang ke rumah sakit untuk menjalani terapi rutin, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata kepesertaan BPJS sudah tidak aktif.

Kondisi tersebut membuat masyarakat harus kembali mengurus kepesertaan mereka.

Suherman mengaku cukup banyak menerima keluhan masyarakat terkait persoalan tersebut.

“Saya sampai kewalahan menghadapi masyarakat yang mengadu,” kata Ketua DPRD Pringsewu itu.

Ia menilai persoalan BPJS tidak bisa hanya dilihat dari sisi anggaran. Pemerintah perlu memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan perlindungan kesehatan tetap mendapatkan akses pelayanan.

Ia juga menyoroti janji pengaktifan kembali kepesertaan menggunakan KTP Pringsewu.

Menurutnya, masyarakat masih mengalami kendala saat hendak berobat, baik di puskesmas maupun rumah sakit.

“Janjinya akan diurus sampai empat atau lima hari, ternyata sampai sebulan juga tidak diurus. Ini sangat disayangkan,” katanya.

Suherman Janji Kawal Aspirasi Warga

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Suherman menegaskan bahwa reses merupakan momentum bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung persoalan masyarakat.

Ia mengatakan aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan diteruskan dan diperjuangkan melalui lembaga DPRD.

Mulai dari perbaikan jalan, pembukaan akses Bendungan Way Sekampung, pembangunan jembatan hingga persoalan BPJS, seluruhnya akan menjadi bahan pembahasan dan koordinasi dengan pihak terkait.

Bagi masyarakat, reses bukan sekadar pertemuan formal. Forum tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari secara langsung kepada wakil rakyat.

Kini, masyarakat Banyumas dan Pagelaran Utara berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan reses, tetapi benar-benar mendapat tindak lanjut dan solusi konkret.

Source: WAHYU WIDODO
Tags: Banyumas PringsewuBendungan Way SekampungBerita Lampungberita pringsewuBPJS KesehatanBPJS PringsewuDPRD Pringsewuinfrastruktur PringsewuJalan Rusak PringsewuJalan Usaha TaniJembatan Way SekampungKabupaten PringsewulampungPagelaran UtaraPekon BanjarejoPekon BumiarumPringsewuReses DPRD PringsewuSuherman
Previous Post

Gubernur dan Pangdam Cek Way Kambas Pascakarhutla, Kondisi Gajah Sumatra Bikin Lega

Next Post

SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja

Related Posts

Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla
Lampung

Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla

September 1, 2026
SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja
Daerah

SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja

September 1, 2026
Gubernur dan Pangdam Cek Way Kambas Pascakarhutla, Kondisi Gajah Sumatra Bikin Lega
Daerah

Gubernur dan Pangdam Cek Way Kambas Pascakarhutla, Kondisi Gajah Sumatra Bikin Lega

September 1, 2026
Way Kambas Berbenah, Pagar Besi untuk Cegah Konflik Gajah-Masyarakat Capai 75 Persen
Daerah

Way Kambas Berbenah, Pagar Besi untuk Cegah Konflik Gajah-Masyarakat Capai 75 Persen

September 1, 2026
Asliman Puja Kesuma: Pendidikan Bukan Sekadar Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia Berkarakter
Daerah

Asliman Puja Kesuma: Pendidikan Bukan Sekadar Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia Berkarakter

Agustus 31, 2026
Inspektorat Lampung Selatan Siap Proses Dugaan Jual Beli Buku di Sekolah, Warga Diminta Melapor
Daerah

Inspektorat Lampung Selatan Siap Proses Dugaan Jual Beli Buku di Sekolah, Warga Diminta Melapor

Agustus 31, 2026
Next Post
SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja

SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja

Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla

Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Gubernur Lampung Tandatangani Kerja Sama Satelit Canggih dengan Perusahaan Luar Angkasa Tiongkok

Gubernur Lampung Tandatangani Kerja Sama Satelit Canggih dengan Perusahaan Luar Angkasa Tiongkok

Mei 30, 2025
Mulai Besok, Pemprov Lampung Gagas Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Kota Baru

Pemprov Lampung Minta Penyelenggara Pemilu Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Oktober 30, 2024
Personel Polres Pesawaran Siaga Penuh Amankan PSU, Pastikan Pemilu Ulang Berjalan Kondusif

Personel Polres Pesawaran Siaga Penuh Amankan PSU, Pastikan Pemilu Ulang Berjalan Kondusif

Mei 24, 2025
Bahlil Rayu Jokowi Gabung di Golkar

SAH!Bahlil Ketum Golkar

Agustus 21, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla
  • SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja
  • Suherman Tampung Keluhan Warga Banyumas-Pagelaran Utara, Jalan Rusak hingga BPJS Jadi Sorotan
  • Gubernur dan Pangdam Cek Way Kambas Pascakarhutla, Kondisi Gajah Sumatra Bikin Lega

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In