Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, Oktober 16, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung

Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla

Melda by Melda
September 1, 2026
in Lampung, Pringsewu
Kemarau Makin Panas, Mabes TNI Ingatkan Pringsewu Waspada Karhutla

INSIDE POLITIK — Musim kemarau 2026 mulai bikin warga harus ekstra waspada. Cuaca panas dan kondisi lahan yang lebih mudah terbakar membuat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diantisipasi sejak dini.

Melihat kondisi tersebut, Mabes TNI turun langsung memberikan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu. Kegiatan berlangsung di Balai Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Selasa (1/9/2026).

BACA JUGA

Dr. Budiono Ingin Alumni Jadi Kekuatan Unila, Bukan Hanya Dicari Saat Dibutuhkan

Belajar Lebih Dekat, Siswa SDN 1 Sukaratu Kenali UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Kalianda

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lengah menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Tim penyuluh karhutla dari Mabes TNI dipimpin Kolonel CPM Tri Handoko, bersama Kolonel Ahadiat dan Letkol Laut (PM) Jusak Pardede.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala BPBD Pringsewu Arif Nugroho, anggota DPRD Pringsewu Anton Subagiyo SH, jajaran Forkopimcam Gadingrejo, para kepala pekon, penyuluh pertanian serta tokoh masyarakat.

Tri Handoko dalam penyampaiannya menekankan pentingnya pencegahan karhutla, terutama ketika kondisi cuaca sedang panas seperti saat ini.

Menurutnya, pencegahan bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat. Masyarakat juga punya peran penting karena kebakaran bisa dicegah jika semua pihak bergerak bersama.

“Penanganan karhutla di Pringsewu diharapkan tidak terjadi. Karena itu kita perlu bekerja sama, bahu-membahu dan bergotong royong untuk menjaga agar karhutla tidak terjadi,” ujar Tri Handoko.

Dua Hotspot Terdeteksi, Warga Diminta Jangan Lengah

Tri Handoko menyebut berdasarkan data satelit, saat ini terdapat dua titik panas atau hotspot yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Meski jumlahnya masih terbatas, kondisi tersebut menurutnya tetap harus menjadi perhatian. Apalagi cuaca panas dan musim kemarau bisa membuat api lebih cepat menyebar apabila tidak segera ditangani.

“Memang secara data satelit wilayah Kabupaten Pringsewu hanya dua titik hotspot. Namun demikian, kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” katanya.

Ia mendorong sosialisasi pencegahan karhutla dilakukan secara konsisten dan tidak berhenti pada kegiatan formal.

Menurutnya, edukasi dapat dilakukan melalui berbagai ruang yang dekat dengan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan hingga media sosial.

“Caranya dengan tidak bosan-bosannya memberikan sosialisasi ke tengah masyarakat, baik di tempat pengajian maupun melalui media sosial,” pesannya.

Warga Soroti Respons Damkar

Sesi tanya jawab kemudian menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Salah satu sorotan datang dari Narsiman yang mewakili BHP Pekon Gading Timur. Ia mempertanyakan lambannya penanganan ketika masyarakat membutuhkan bantuan pemadam kebakaran.

Selain persoalan waktu respons, ia juga menyoroti kondisi peralatan pemadam yang dinilai belum maksimal.

Menurutnya, kekuatan pendorong air pada mobil pemadam masih kurang sehingga semburan air tidak terlalu kuat.

Keluhan serupa disampaikan Kepala Pekon Bulurejo Suherman dan Kepala Pekon Blitar Suprayitno.

Keduanya menilai mobil pemadam kebakaran perlu memiliki waktu respons yang lebih cepat ketika terjadi kebakaran.

Mereka juga mengusulkan agar kendaraan pemadam kebakaran disiapkan di setiap kecamatan. Usulan tersebut dinilai penting mengingat kawasan permukiman semakin padat dan kebutuhan penanganan kebakaran bisa terjadi kapan saja.

DPRD Minta Anggaran Damkar Jadi Prioritas

Anggota DPRD Pringsewu dari Fraksi Partai Golkar, Anton Subagiyo, ikut menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menjadikan fasilitas pelayanan pemadam kebakaran sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan anggaran.

Terlebih, musim kemarau 2026 diperkirakan masih berlangsung hingga Desember. Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran perlu diperkuat.

Anton mendorong agar kebutuhan sarana dan prasarana Damkar dapat diakomodasi dalam APBD Perubahan 2026 maupun APBD murni 2027.

“Sehingga mampu menjawab persoalan di lapangan, khususnya dalam menghadapi karhutla,” ujarnya.

Ia menegaskan, kendaraan pemadam kebakaran bukan sekadar fasilitas pendukung. Keberadaannya berkaitan langsung dengan pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat.

Anton menyebut sarana pemadam kebakaran masuk dalam pemenuhan pelayanan dasar, khususnya urusan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Karena itu, menurutnya, kendaraan serta peralatan Damkar harus memiliki kualifikasi dan kemampuan yang memadai agar dapat bekerja maksimal ketika dibutuhkan.

“Mobil Damkar merupakan pemenuhan pelayanan dasar, khususnya dalam urusan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Jadi harus punya kualifikasi terbaik,” tegas Anton.

Dengan kondisi cuaca yang masih panas, sosialisasi pencegahan karhutla menjadi semakin penting. Selain memperkuat kesiapan pemerintah dan aparat, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga lingkungan serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Pasalnya, mencegah kebakaran sejak awal jauh lebih efektif dibandingkan harus berjibaku memadamkan api ketika sudah meluas.

Source: WAHYU WIDODO
Tags: Berita Lampungberita pringsewuBPBD PringsewuDamkar Pringsewugadingrejohotspot PringsewuKabupaten PringsewuKarhutlakebakaran hutan dan lahanlampungMabes TNImusim kemaraupemadam kebakaranpencegahan KarhutlaPringsewu
Previous Post

SMK Taruna Bumi Metro Bukan Sekadar Sekolah, 70 Persen Pembelajaran Fokus Praktik Siapkan Siswa ke Dunia Kerja

Next Post

Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel!

Related Posts

Dr. Budiono Ingin Alumni Jadi Kekuatan Unila, Bukan Hanya Dicari Saat Dibutuhkan
Bandar Lampung

Dr. Budiono Ingin Alumni Jadi Kekuatan Unila, Bukan Hanya Dicari Saat Dibutuhkan

Oktober 16, 2026
Belajar Lebih Dekat, Siswa SDN 1 Sukaratu Kenali UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Kalianda
Daerah

Belajar Lebih Dekat, Siswa SDN 1 Sukaratu Kenali UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Kalianda

Oktober 16, 2026
Pro Rakyat Soroti Dugaan Jual Beli Buku di SMPN 2 Kalianda, Minta Tim Khusus Dibentuk
Daerah

Pro Rakyat Soroti Dugaan Jual Beli Buku di SMPN 2 Kalianda, Minta Tim Khusus Dibentuk

Oktober 16, 2026
Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Bupati Tanggamus Soroti Perundungan dan Kekerasan
Daerah

Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Bupati Tanggamus Soroti Perundungan dan Kekerasan

Oktober 16, 2026
Bukan Sekadar Sosialisasi, BNNK Lampung Selatan Bekali Pelajar Pengetahuan Anti Narkotika
Daerah

Bukan Sekadar Sosialisasi, BNNK Lampung Selatan Bekali Pelajar Pengetahuan Anti Narkotika

Oktober 16, 2026
Laporan Dugaan Intimidasi Wartawan Nelson Disorot, PRO RAKYAT Minta Kepastian Hukum
Bandar Lampung

Laporan Dugaan Intimidasi Wartawan Nelson Disorot, PRO RAKYAT Minta Kepastian Hukum

Oktober 16, 2026
Next Post
Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel!

Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel!

Bantuan Beras Tahap II Disalurkan, 55.048 Warga Pringsewu Dapat Alokasi 30 Kg

Bantuan Beras Tahap II Disalurkan, 55.048 Warga Pringsewu Dapat Alokasi 30 Kg

Chat Grup Wali Murid Muncul, Klarifikasi SMPN 2 Kalianda soal Buku Rp70 Ribu Dipertanyakan

Chat Grup Wali Murid Muncul, Klarifikasi SMPN 2 Kalianda soal Buku Rp70 Ribu Dipertanyakan

Way Kambas Ubah Cara Hadapi Gajah: Lebah Jadi Penjaga, Mahot Belajar ke Thailand

Way Kambas Ubah Cara Hadapi Gajah: Lebah Jadi Penjaga, Mahot Belajar ke Thailand

Buku Rp70 Ribu Jadi Polemik di SMPN 2 Kalianda, Kadisdik: Kami Klarifikasi Ulang

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Langgar Partai, Belasan Kader PDIP Lampura Dukung Ardian

Langgar Partai, Belasan Kader PDIP Lampura Dukung Ardian

Agustus 30, 2024
Pria 57 Tahun di Ambarawa Ditemukan Meninggal, Polisi Dalami Latar Belakang Peristiwa

Pria 57 Tahun di Ambarawa Ditemukan Meninggal, Polisi Dalami Latar Belakang Peristiwa

September 15, 2026
Bupati Egi Sambut Drifter Nasional di Gala Dinner IDS Sumatra 2026

Bupati Egi Sambut Drifter Nasional di Gala Dinner IDS Sumatra 2026

Mei 23, 2026
Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

Soal Penolakan Pendaftaran Pasangan Dawam-Ketut, Ini Penjelasan KPU Lampung

September 8, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Dr. Budiono Ingin Alumni Jadi Kekuatan Unila, Bukan Hanya Dicari Saat Dibutuhkan
  • Belajar Lebih Dekat, Siswa SDN 1 Sukaratu Kenali UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Kalianda
  • Pro Rakyat Soroti Dugaan Jual Beli Buku di SMPN 2 Kalianda, Minta Tim Khusus Dibentuk
  • Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Bupati Tanggamus Soroti Perundungan dan Kekerasan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In