Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, April 18, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pro dan Kontra Kebijakan Daerah, Publik Desak Evaluasi Menyeluruh

Melda by Melda
Januari 26, 2026
in Daerah, Lampung Timur
Pro dan Kontra Kebijakan Daerah, Publik Desak Evaluasi Menyeluruh

INSIDE POLITIK- Konflik berkepanjangan antara gajah liar Sumatera dan warga desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) mulai ditangani secara serius. Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan solusi terpadu melalui pembangunan pagar permanen di kawasan TNWK, disertai keterlibatan aktif TNI untuk meredam konflik gajah versus warga yang kerap memicu kerugian hingga korban jiwa.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik penanganan konflik satwa liar dan manusia yang telah berlangsung puluhan tahun di wilayah Lampung Timur.

BACA JUGA

Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal

Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital

Pagar Permanen Dibangun Sepanjang Batas TNWK

Pemerintah merencanakan pembangunan pagar pembatas permanen sepanjang sekitar 60 hingga 70 kilometer di sepanjang batas kawasan Taman Nasional Way Kambas. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 dan saat ini telah memasuki tahap survei lapangan.

Pembangunan pagar Way Kambas akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, keselamatan satwa, serta efektivitas perlindungan bagi warga desa penyangga. Pemerintah menilai pagar permanen menjadi solusi jangka panjang untuk menekan konflik gajah liar yang kerap masuk ke permukiman dan lahan pertanian warga.

TNI Diterjunkan Sambil Menunggu Pagar Rampung

Sambil menunggu pembangunan pagar selesai, TNI turun tangan membantu pengamanan wilayah desa penyangga TNWK. Personel TNI dikerahkan untuk membantu warga mengantisipasi masuknya kawanan gajah ke permukiman serta menjaga keamanan lingkungan.

Panglima Kodam XX/21 Raden Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas perbantuan kepada pemerintah daerah dalam menangani konflik gajah versus warga.

“Personel dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Labuhan Ratu membantu masyarakat menghalau gajah liar sekaligus menjaga keamanan desa penyangga Taman Nasional Way Kambas,” ujar Kristomei.

Menurutnya, kehadiran prajurit di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan kawasan konservasi.

Konflik Gajah dan Warga Sudah Berlangsung Lama

Konflik antara gajah liar Sumatera dan warga desa penyangga TNWK telah berlangsung selama puluhan tahun. Kawanan gajah kerap memasuki area permukiman dan lahan pertanian, menyebabkan kerusakan tanaman, fasilitas umum, hingga kerugian ekonomi bagi warga.

Dalam beberapa kasus, konflik ini bahkan berujung pada korban jiwa. Tragedi terbaru yang menewaskan Kepala Desa Braja Asri, Darusmas, akibat serangan gajah liar saat berupaya melindungi wilayahnya, menjadi pengingat bahwa penanganan konflik ini tidak bisa lagi ditunda.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan konflik gajah versus warga di kawasan Way Kambas. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan pengamanan dan pendekatan kemanusiaan.

“Selain pembangunan pagar, keterlibatan TNI diperlukan untuk menjaga kondusivitas wilayah dan meminimalkan ancaman gajah liar ke permukiman warga,” kata Ela.

Ia berharap langkah terpadu antara pemerintah, TNI, dan pengelola kawasan konservasi dapat menciptakan rasa aman sekaligus menjaga kelestarian satwa liar.

Solusi Jangka Panjang untuk Manusia dan Satwa

Pemerintah menilai pembangunan pagar Way Kambas sebagai solusi jangka panjang agar gajah tetap berada di habitat alaminya, sementara warga desa penyangga dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dihantui rasa cemas.

Dengan kombinasi pembangunan infrastruktur dan keterlibatan TNI di lapangan, konflik gajah versus warga diharapkan dapat ditekan secara signifikan dan tidak lagi memakan korban.***

Source: OSCAR SIHOTANG
Tags: gajah liar Sumaterakonflik gajah vs wargapagar Way KambasTNI LampungWay Kambas
Previous Post

Pejabat Pemkot Bungkam, Janji Bersih Eva Dwiana Dipertanyakan

Next Post

Imigrasi Kalianda Catat Kinerja Positif, Wabup Syaiful Beri Apresiasi

Related Posts

Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal
Daerah

Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal

April 17, 2026
Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital

April 17, 2026
Disdikbud Lampung Rotasi 51 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan
Bandar Lampung

Disdikbud Lampung Rotasi 51 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan

April 17, 2026
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan KPPU, Dorong Iklim Usaha Sehat
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan KPPU, Dorong Iklim Usaha Sehat

April 17, 2026
Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien
Bandar Lampung

Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien

April 17, 2026
Gubernur Lampung Dorong Perempuan Pengusaha Perkuat Hilirisasi Ekonomi
Bandar Lampung

Gubernur Lampung Dorong Perempuan Pengusaha Perkuat Hilirisasi Ekonomi

April 17, 2026
Next Post
Imigrasi Kalianda Catat Kinerja Positif, Wabup Syaiful Beri Apresiasi

Imigrasi Kalianda Catat Kinerja Positif, Wabup Syaiful Beri Apresiasi

BPN Pringsewu Gelar Pemeriksaan Tanah di Dua Desa, Libatkan Warga dan Aparat Desa

BPN Pringsewu Gelar Pemeriksaan Tanah di Dua Desa, Libatkan Warga dan Aparat Desa

Antara Pencitraan dan Kerja Nyata

Antara Pencitraan dan Kerja Nyata

Jangan Akali Regulasi, LSM PRO RAKYAT Minta Pemprov Patuhi UU soal Batas Wilayah

Jangan Akali Regulasi, LSM PRO RAKYAT Minta Pemprov Patuhi UU soal Batas Wilayah

Tak Mau Singkong Murah Terus, Pringsewu Bangun Ekosistem Mocaf Terpadu

Tak Mau Singkong Murah Terus, Pringsewu Bangun Ekosistem Mocaf Terpadu

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Yang Belum Tuntas di Pilkada Lamtim (Bagian 1)

Gugatan Hasil Pilkada Mesuji Siap Disidangkan di MK

Januari 6, 2025
Wagub Jihan Nurlela Hadiri Pelantikan Pengurus Kerukunan Masyarakat Batak Lampung, Dorong Persatuan dan Budaya Lokal

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Pelantikan Pengurus Kerukunan Masyarakat Batak Lampung, Dorong Persatuan dan Budaya Lokal

Mei 13, 2025
Penyair Muda Lampung Bongkar Misteri Dunia Pendidikan: “Sekolah di Istana Para Dewi”, Kritik Tajam atas Korupsi Moral dan Sistem

Penyair Muda Lampung Bongkar Misteri Dunia Pendidikan: “Sekolah di Istana Para Dewi”, Kritik Tajam atas Korupsi Moral dan Sistem

Oktober 13, 2025
Dua Tahun Kursi Dubes RI untuk AS Kosong, Presiden RI “Memohon” Isi Pos Diplomatik Strategis

Dua Tahun Kursi Dubes RI untuk AS Kosong, Presiden RI “Memohon” Isi Pos Diplomatik Strategis

Juli 7, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Mostbet reputasiyasına zərər verən hallar: Sosial media və mənfi rəylərin rolu
  • Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal
  • Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital
  • Disdikbud Lampung Rotasi 51 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In