INSIDE POLITIK– Pemerintah Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2026 pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula balai desa dan dihadiri jajaran pemerintah desa, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta unsur terkait lainnya, menandai komitmen Desa Canggu dalam membangun desa secara partisipatif dan berkelanjutan.
Musrenbangdes dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Kalianda, Muhammad Nur, mewakili Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., yang berhalangan hadir. Dalam kesempatan itu, Sekcam didampingi Kasi Ekobang Sohari dan disambut hangat oleh Kepala Desa Canggu, Syaiful, bersama pendamping kecamatan Ridwan Kusuma, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, LPM, serta berbagai tokoh masyarakat dan pemuda.
Dalam sambutannya, Camat Kalianda melalui Sekcam Muhammad Nur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musrenbangdes secara partisipatif. Ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan desa tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus mencerminkan aspirasi masyarakat dan kebutuhan nyata di lapangan.
“Musrenbangdes adalah langkah strategis untuk menentukan arah pembangunan desa. Harapannya seluruh program yang diusulkan bisa mencerminkan aspirasi masyarakat, dijalankan secara transparan, dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga,” ujar Sekcam Muhammad Nur, menyampaikan pesan Camat Ruris Apdani.
Sementara itu, Kepala Desa Canggu, Syaiful, menekankan pentingnya sinergi antar lembaga desa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang maju dan mandiri. Ia menyebutkan bahwa Musrenbangdes Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum bagi Desa Canggu untuk merumuskan program pembangunan yang konkret dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui Musrenbangdes ini, kita bisa merancang program pembangunan yang dibutuhkan, mulai dari infrastruktur jalan, pengembangan sarana pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Semua ini dilakukan untuk mendukung visi ‘Desa Canggu Maju, Mandiri, dan Sejahtera,’” ujar Syaiful.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT), seperti KUPT PU Munadi, KUPT Pertanian, KUPT Perpajakan Supratno, KUPT Perikanan, KUPT Puskesmas Kalianda, Bidan Desa, serta TP PKK Desa Canggu. Hadirnya berbagai pihak ini memperkuat kolaborasi antar sektor dalam perencanaan pembangunan desa.
Dalam sesi pemaparan, KUPT PU Munadi memaparkan realisasi pembangunan infrastruktur, termasuk pemasangan 118 unit Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) dan 20 titik Sistem Pengelolaan Limbah Domestik (SPALD) berupa tangki septik dan peresapan di Desa Canggu. Program tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Lampung Selatan dan mendapat apresiasi positif dari warga desa.
Salah satu warga menyatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada KUPT PU Munadi dan tim atas realisasi SPAM dan SPAL di desa kami. Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.”
KUPT Perpajakan Supratno juga memberikan laporan mengenai capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Desa Canggu, yang telah mencapai 54 persen. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk pajak kendaraan bermotor, sebagai bagian dari program Pemerintah Provinsi Lampung.
Musrenbangdes Desa Canggu Tahun Anggaran 2026 menghasilkan sejumlah usulan prioritas pembangunan. Selain peningkatan infrastruktur jalan desa dan sarana pertanian, program pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi fokus utama. Hal ini meliputi pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, dan pembinaan kelompok tani agar produktivitas desa meningkat dan mampu bersaing di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan komitmen warga dan aparat desa untuk mendukung pembangunan partisipatif. Semua elemen masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan, sehingga setiap keputusan yang diambil memiliki landasan aspirasi warga dan keberlanjutan jangka panjang.
Dengan terlaksananya Musrenbangdes ini, Desa Canggu menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan bisa menghadirkan program pembangunan yang konkret dan bermanfaat bagi seluruh warga.***




















