Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Juni 3, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

Melda by Melda
Maret 12, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

INSIDE POLITIK- Kunjungan lapangan tim akuakultur global Hatch Blue ke sejumlah kawasan tambak di Indonesia menyoroti besarnya potensi sekaligus tantangan dalam industri budidaya udang nasional. Dari Lombok hingga Lampung, sektor ini dinilai memiliki peluang besar berkembang di pasar global, namun tetap menghadapi risiko penyakit, lingkungan, dan dinamika pasar internasional.

Direktur PT Sakti Biru Indonesia, Suseno Reffandi, mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kondisi industri udang di lapangan.

BACA JUGA

Menu Sama, Korban Berbeda: Misteri Keracunan MBG di SMA Negeri 6 Bandar Lampung

Abdullah Sani Desak Wali Kota Bandar Lampung Batalkan Hibah SMA Siger 2

“Melihat langsung kondisi di lapangan memberi gambaran nyata bagaimana dinamika budidaya udang di Indonesia,” ujar Suseno saat diwawancarai di Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026).

Potensi Besar Budidaya Udang Indonesia

Menurut Suseno, budidaya udang Indonesia memiliki sejumlah keunggulan alami yang mendukung pertumbuhan industri akuakultur. Iklim tropis yang stabil serta pengalaman panjang para petambak menjadi modal kuat bagi sektor ini untuk terus berkembang.

Dalam kunjungan bersama tim Hatch Blue, berbagai lokasi tambak menunjukkan aktivitas produksi yang aktif dengan dukungan sumber daya alam yang relatif baik.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam industri udang. Dari sisi lingkungan dan pengalaman petambak, kita sebenarnya memiliki fondasi yang kuat,” kata Suseno.

Risiko Produksi Masih Menjadi Tantangan

Meski memiliki peluang besar, industri budidaya udang Indonesia tetap menghadapi sejumlah tantangan teknis. Salah satu yang paling sering memengaruhi produktivitas tambak adalah penyakit udang.

Beberapa penyakit yang masih menjadi perhatian dalam budidaya udang antara lain:

White Feces Disease (WFD)
Enterocytozoon hepatopenaei (EHP)
Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)

“Penyakit seperti WFD, EHP, dan AHPND masih menjadi perhatian utama dalam manajemen tambak,” jelas Suseno.

Selain penyakit, pengelolaan kualitas air juga menjadi faktor penting. Di sejumlah kawasan dengan kepadatan tambak tinggi, penggunaan sumber air bersama membuat stabilitas kualitas air menjadi tantangan tersendiri bagi para petambak.

Dinamika Pasar Global Berpengaruh

Industri budidaya udang Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar internasional. Perubahan kebijakan perdagangan di negara tujuan ekspor dapat berdampak langsung terhadap harga dan permintaan udang.

“Perubahan kebijakan global bisa sangat cepat mempengaruhi akses pasar dan daya saing produk udang Indonesia,” ujar Suseno.

Hal ini membuat pelaku industri harus terus beradaptasi dengan perubahan pasar agar tetap kompetitif di tingkat global.

Teknologi Tambak Terus Dikembangkan

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, PT Sakti Biru Indonesia mulai menerapkan berbagai inovasi teknologi dalam pengelolaan tambak udang.

Salah satunya adalah penggunaan teknologi pengujian penyakit berbasis PCR untuk mendeteksi patogen pada udang. Selain itu, perusahaan juga mulai mengembangkan teknologi digital PCR (dPCR) untuk meningkatkan akurasi analisis kesehatan udang.

Teknologi ini memungkinkan deteksi penyakit dilakukan lebih cepat sehingga pengelolaan tambak dapat dilakukan secara lebih efektif.

Selain itu, perusahaan juga tengah mengembangkan sistem sensor untuk memantau kondisi tambak secara real-time.

“Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, tetapi ke depan diharapkan dapat membantu petambak memahami kondisi tambak lebih dini,” kata Suseno.

Dengan kombinasi potensi sumber daya alam, pengalaman petambak, serta dukungan inovasi teknologi, industri budidaya udang Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang di masa depan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: akuakultur Indonesiabudidaya udang IndonesiaHatch Blueindustri udang nasionaltambak udang Lampungteknologi budidaya udang
Previous Post

Pakan Berbasis Serangga Jadi Solusi Baru Industri Udang Nasional

Next Post

Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Related Posts

Menu Sama, Korban Berbeda: Misteri Keracunan MBG di SMA Negeri 6 Bandar Lampung
Bandar Lampung

Menu Sama, Korban Berbeda: Misteri Keracunan MBG di SMA Negeri 6 Bandar Lampung

Juni 3, 2026
Abdullah Sani Desak Wali Kota Bandar Lampung Batalkan Hibah SMA Siger 2
Bandar Lampung

Abdullah Sani Desak Wali Kota Bandar Lampung Batalkan Hibah SMA Siger 2

Juni 3, 2026
Gubernur Lampung Luncurkan Diskon Pajak Kendaraan 2026, Tunggakan Cukup Bayar Sebagian
Bandar Lampung

Gubernur Lampung Luncurkan Diskon Pajak Kendaraan 2026, Tunggakan Cukup Bayar Sebagian

Juni 2, 2026
Konflik Pesisir Lampung Memanas, Akademisi Unila Soroti Lemahnya Dialog Antarpihak
Daerah

Konflik Pesisir Lampung Memanas, Akademisi Unila Soroti Lemahnya Dialog Antarpihak

Juni 2, 2026
Abdullah Sani Laporkan Yayasan Siger Prakarsa Bunda ke Kejati Lampung, Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara Disorot
Bandar Lampung

Abdullah Sani Laporkan Yayasan Siger Prakarsa Bunda ke Kejati Lampung, Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara Disorot

Juni 2, 2026
19 Hari Operasi, 95 Bandit Jalanan Dibekuk Polda Lampung dari 75 Laporan Polisi
Bandar Lampung

19 Hari Operasi, 95 Bandit Jalanan Dibekuk Polda Lampung dari 75 Laporan Polisi

Juni 2, 2026
Next Post
Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Pariwisata Desa Jadi Motor Ekonomi dalam RKPD 2027 Lampung Selatan

Pariwisata Desa Jadi Motor Ekonomi dalam RKPD 2027 Lampung Selatan

Kota Kalianda Dinilai Perlu Dibangkitkan Kembali di Era Kepemimpinan Radityo Egi

Kota Kalianda Dinilai Perlu Dibangkitkan Kembali di Era Kepemimpinan Radityo Egi

Pengamanan Lapas Kalianda Diperkuat Selama Ramadan 1447 H

Pengamanan Lapas Kalianda Diperkuat Selama Ramadan 1447 H

Panji Padang Ratu: Jangan Ada Ruang bagi Predator Anak di Lampung Selatan

Panji Padang Ratu: Jangan Ada Ruang bagi Predator Anak di Lampung Selatan

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

SPAM Tanggamus TA 2022 Dilaporkan ke Jampidsus, LSM PRO RAKYAT: Banyak Tak Berfungsi

SPAM Tanggamus TA 2022 Dilaporkan ke Jampidsus, LSM PRO RAKYAT: Banyak Tak Berfungsi

Februari 11, 2026
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Bandar Lampung Pastikan Politik Uang di Pilwakot Bandar Lampung Nihil

November 13, 2024
Politik Infrastruktur dan Janji Pembangunan

Politik Infrastruktur dan Janji Pembangunan

Februari 26, 2026
Menteri Nusron “Geruduk” Sulsel! Bongkar Masalah Pertanahan Mengendap dan Minta Kepala Daerah Bergerak Cepat

Menteri Nusron “Geruduk” Sulsel! Bongkar Masalah Pertanahan Mengendap dan Minta Kepala Daerah Bergerak Cepat

November 16, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Menu Sama, Korban Berbeda: Misteri Keracunan MBG di SMA Negeri 6 Bandar Lampung
  • Abdullah Sani Desak Wali Kota Bandar Lampung Batalkan Hibah SMA Siger 2
  • Gubernur Lampung Luncurkan Diskon Pajak Kendaraan 2026, Tunggakan Cukup Bayar Sebagian
  • Konflik Pesisir Lampung Memanas, Akademisi Unila Soroti Lemahnya Dialog Antarpihak

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In