Minggu, April 19, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Minggu, April 19, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Pakan Berbasis Serangga Jadi Solusi Baru Industri Udang Nasional

Melda by Melda
Maret 12, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Pakan Berbasis Serangga Jadi Solusi Baru Industri Udang Nasional

INSIDE POLITIK- Industri budidaya udang Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar global, terutama dengan dukungan inovasi teknologi dan praktik budidaya berkelanjutan. Salah satu terobosan yang mulai dilirik adalah penggunaan pakan berbasis serangga sebagai sumber protein alternatif untuk meningkatkan ketahanan dan produktivitas udang.

Hal tersebut disampaikan Direktur PT Sakti Biru Indonesia, Suseno Reffandi, saat berbincang dengan media di Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026). Ia menilai potensi budidaya udang nasional sangat besar karena didukung oleh iklim tropis, pengalaman petambak, serta kapasitas produksi yang terus berkembang.

BACA JUGA

“Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik

Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

Potensi Besar Akuakultur Indonesia

Menurut Suseno, Indonesia memiliki keunggulan geografis dan pengalaman panjang dalam sektor akuakultur, khususnya budidaya udang. Dalam kunjungan lapangan bersama tim internasional dari Hatch Blue ke sejumlah daerah tambak di Indonesia, potensi tersebut terlihat jelas.

“Indonesia punya potensi luar biasa. Dari Lombok hingga Lampung, kita melihat langsung bagaimana tambak udang berkembang dengan dukungan lingkungan yang sangat baik serta pengalaman panjang para petambak,” ujar Suseno.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri udang global jika dikelola dengan teknologi dan manajemen yang tepat.

 Tantangan Penyakit dan Kualitas Air

Meski memiliki potensi besar, sektor budidaya udang juga menghadapi sejumlah tantangan teknis yang dapat memengaruhi produktivitas tambak.

Beberapa penyakit yang masih menjadi perhatian dalam budidaya udang antara lain:

White Feces Disease (WFD)
Enterocytozoon hepatopenaei (EHP)
Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)

“Penyakit ini bisa berdampak serius terhadap produksi jika tidak ditangani dengan manajemen tambak yang baik,” kata Suseno.

Selain penyakit, pengelolaan kualitas air juga menjadi faktor krusial dalam keberhasilan budidaya udang, terutama di kawasan dengan kepadatan tambak tinggi.

“Jika sumber air digunakan bersama oleh banyak tambak, menjaga stabilitas kualitas air menjadi tantangan tersendiri bagi petambak,” jelasnya.

Pakan Serangga Jadi Solusi Berkelanjutan

Dalam upaya meningkatkan efisiensi budidaya udang, inovasi pakan berbasis serangga mulai dikembangkan sebagai alternatif sumber protein.

Melalui fasilitas Biocycle, larva Black Soldier Fly atau BSF diproduksi dari limbah organik lokal untuk menghasilkan tepung protein yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan udang.

“Uji coba awal menunjukkan tepung serangga memiliki potensi sebagai bahan pakan fungsional yang dapat membantu meningkatkan ketahanan udang, terutama pada fase budidaya yang penuh tekanan,” ujar Suseno.

Selain menjadi bahan pakan, sisa produksi budidaya serangga juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi sektor pertanian.

Penguatan Kapasitas Petambak

Untuk meningkatkan profesionalitas sektor budidaya udang, PT Sakti Biru Indonesia juga mengembangkan program pelatihan melalui Sakti Academy.

Program ini memberikan pelatihan kepada teknisi tambak dan petambak mengenai kesehatan udang, biosecurity, hingga penerapan standar operasional budidaya.

“Pendekatan ini penting agar praktik budidaya semakin profesional dan risiko produksi dapat ditekan,” kata Suseno.

Ia menambahkan, masa depan industri budidaya udang Indonesia sangat bergantung pada kolaborasi antara inovasi teknologi, peningkatan kapasitas petambak, serta dukungan masyarakat dan sektor swasta.***

Source: MELDA
Tags: akuakultur IndonesiaBlack Soldier Flybudidaya udang Indonesiaindustri udang nasionalpakan serangga udangtambak udang Lampung
Previous Post

Alumni Lintas Generasi SMANSA Gelar Aksi Berbagi Takjil Ramadan

Next Post

Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

Related Posts

“Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik
Bandar Lampung

“Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik

April 19, 2026
Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
Daerah

Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

April 19, 2026
Dari 13 Nama hingga Uji DNA, Kakek Korban Akhirnya Terungkap sebagai Pelaku
Daerah

Dari 13 Nama hingga Uji DNA, Kakek Korban Akhirnya Terungkap sebagai Pelaku

April 19, 2026
Gubernur Dorong Desa Mandiri, 1.500 UMKM Meriahkan Festival di Sribhawono
Bandar Lampung

Gubernur Dorong Desa Mandiri, 1.500 UMKM Meriahkan Festival di Sribhawono

April 19, 2026
Sidang PN Tanjungkarang: Nama Heri Wardoyo Tak Muncul dalam Dugaan Rekayasa PI
Bandar Lampung

Sidang PN Tanjungkarang: Nama Heri Wardoyo Tak Muncul dalam Dugaan Rekayasa PI

April 19, 2026
Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal
Daerah

Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal

April 17, 2026
Next Post
Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Pariwisata Desa Jadi Motor Ekonomi dalam RKPD 2027 Lampung Selatan

Pariwisata Desa Jadi Motor Ekonomi dalam RKPD 2027 Lampung Selatan

Kota Kalianda Dinilai Perlu Dibangkitkan Kembali di Era Kepemimpinan Radityo Egi

Kota Kalianda Dinilai Perlu Dibangkitkan Kembali di Era Kepemimpinan Radityo Egi

Pengamanan Lapas Kalianda Diperkuat Selama Ramadan 1447 H

Pengamanan Lapas Kalianda Diperkuat Selama Ramadan 1447 H

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Manuver Aprozi Alam Jelang Musda Golkar, dari Konsolidasi AMPG Hingga Temui Alzier

Manuver Aprozi Alam Jelang Musda Golkar, dari Konsolidasi AMPG Hingga Temui Alzier

Januari 30, 2025
Bahlil Hargai Keputusan Airin Maju Pilgub Banten dari PDIP

Airin Janji Tambah Gedung Sekolah di Banten

September 16, 2024
GAWAT!Dasco Isyaratkan RUU Pilkada Bakal Disahkan oleh DPR Periode 2024-2029

Dasco: Pembatalan Parliamentary Threshold Ganggu Fungsi DPR

Januari 15, 2025
Presiden Prabowo Lantik Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2025-2030

Presiden Prabowo Lantik Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2025-2030

Februari 20, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • “Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik
  • Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
  • Dari 13 Nama hingga Uji DNA, Kakek Korban Akhirnya Terungkap sebagai Pelaku
  • Gubernur Dorong Desa Mandiri, 1.500 UMKM Meriahkan Festival di Sribhawono

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In