Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

Melda by Melda
Maret 12, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Tim Global Hatch Blue Tinjau Tambak Udang dari Lombok hingga Lampung

INSIDE POLITIK- Kunjungan lapangan tim akuakultur global Hatch Blue ke sejumlah kawasan tambak di Indonesia menyoroti besarnya potensi sekaligus tantangan dalam industri budidaya udang nasional. Dari Lombok hingga Lampung, sektor ini dinilai memiliki peluang besar berkembang di pasar global, namun tetap menghadapi risiko penyakit, lingkungan, dan dinamika pasar internasional.

Direktur PT Sakti Biru Indonesia, Suseno Reffandi, mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kondisi industri udang di lapangan.

BACA JUGA

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 35 Karyawan Tempat Hiburan Southbank Dites Urine

Dua Profesor Tersalip, Dr. Budiono Jadi Kandidat Terkuat Rektor Unila?

“Melihat langsung kondisi di lapangan memberi gambaran nyata bagaimana dinamika budidaya udang di Indonesia,” ujar Suseno saat diwawancarai di Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026).

Potensi Besar Budidaya Udang Indonesia

Menurut Suseno, budidaya udang Indonesia memiliki sejumlah keunggulan alami yang mendukung pertumbuhan industri akuakultur. Iklim tropis yang stabil serta pengalaman panjang para petambak menjadi modal kuat bagi sektor ini untuk terus berkembang.

Dalam kunjungan bersama tim Hatch Blue, berbagai lokasi tambak menunjukkan aktivitas produksi yang aktif dengan dukungan sumber daya alam yang relatif baik.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam industri udang. Dari sisi lingkungan dan pengalaman petambak, kita sebenarnya memiliki fondasi yang kuat,” kata Suseno.

Risiko Produksi Masih Menjadi Tantangan

Meski memiliki peluang besar, industri budidaya udang Indonesia tetap menghadapi sejumlah tantangan teknis. Salah satu yang paling sering memengaruhi produktivitas tambak adalah penyakit udang.

Beberapa penyakit yang masih menjadi perhatian dalam budidaya udang antara lain:

White Feces Disease (WFD)
Enterocytozoon hepatopenaei (EHP)
Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)

“Penyakit seperti WFD, EHP, dan AHPND masih menjadi perhatian utama dalam manajemen tambak,” jelas Suseno.

Selain penyakit, pengelolaan kualitas air juga menjadi faktor penting. Di sejumlah kawasan dengan kepadatan tambak tinggi, penggunaan sumber air bersama membuat stabilitas kualitas air menjadi tantangan tersendiri bagi para petambak.

Dinamika Pasar Global Berpengaruh

Industri budidaya udang Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar internasional. Perubahan kebijakan perdagangan di negara tujuan ekspor dapat berdampak langsung terhadap harga dan permintaan udang.

“Perubahan kebijakan global bisa sangat cepat mempengaruhi akses pasar dan daya saing produk udang Indonesia,” ujar Suseno.

Hal ini membuat pelaku industri harus terus beradaptasi dengan perubahan pasar agar tetap kompetitif di tingkat global.

Teknologi Tambak Terus Dikembangkan

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, PT Sakti Biru Indonesia mulai menerapkan berbagai inovasi teknologi dalam pengelolaan tambak udang.

Salah satunya adalah penggunaan teknologi pengujian penyakit berbasis PCR untuk mendeteksi patogen pada udang. Selain itu, perusahaan juga mulai mengembangkan teknologi digital PCR (dPCR) untuk meningkatkan akurasi analisis kesehatan udang.

Teknologi ini memungkinkan deteksi penyakit dilakukan lebih cepat sehingga pengelolaan tambak dapat dilakukan secara lebih efektif.

Selain itu, perusahaan juga tengah mengembangkan sistem sensor untuk memantau kondisi tambak secara real-time.

“Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, tetapi ke depan diharapkan dapat membantu petambak memahami kondisi tambak lebih dini,” kata Suseno.

Dengan kombinasi potensi sumber daya alam, pengalaman petambak, serta dukungan inovasi teknologi, industri budidaya udang Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang di masa depan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: akuakultur Indonesiabudidaya udang IndonesiaHatch Blueindustri udang nasionaltambak udang Lampungteknologi budidaya udang
Previous Post

Pakan Berbasis Serangga Jadi Solusi Baru Industri Udang Nasional

Next Post

Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Related Posts

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 35 Karyawan Tempat Hiburan Southbank Dites Urine
Bandar Lampung

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 35 Karyawan Tempat Hiburan Southbank Dites Urine

Oktober 31, 2026
Dua Profesor Tersalip, Dr. Budiono Jadi Kandidat Terkuat Rektor Unila?
Bandar Lampung

Dua Profesor Tersalip, Dr. Budiono Jadi Kandidat Terkuat Rektor Unila?

Oktober 31, 2026
Hasto–PKS Mulai Bergerak soal Ijazah Gibran, GEMA PUAN Dorong Pemilu Ulang 2027
Bandar Lampung

Hasto–PKS Mulai Bergerak soal Ijazah Gibran, GEMA PUAN Dorong Pemilu Ulang 2027

Oktober 31, 2026
Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru
Daerah

Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru

Oktober 30, 2026
PWI Pringsewu Siapkan Agenda Besar, HPN dan Porwanas 2027 Jadi Fokus Pembahasan
Daerah

PWI Pringsewu Siapkan Agenda Besar, HPN dan Porwanas 2027 Jadi Fokus Pembahasan

Oktober 30, 2026
Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Ini Alasan di Baliknya
Bandar Lampung

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Ini Alasan di Baliknya

Oktober 30, 2026
Next Post
Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Model Budidaya Udang Berbasis Pelatihan dan Kemitraan Dikembangkan SBI

Pariwisata Desa Jadi Motor Ekonomi dalam RKPD 2027 Lampung Selatan

Pariwisata Desa Jadi Motor Ekonomi dalam RKPD 2027 Lampung Selatan

Kota Kalianda Dinilai Perlu Dibangkitkan Kembali di Era Kepemimpinan Radityo Egi

Kota Kalianda Dinilai Perlu Dibangkitkan Kembali di Era Kepemimpinan Radityo Egi

Pengamanan Lapas Kalianda Diperkuat Selama Ramadan 1447 H

Pengamanan Lapas Kalianda Diperkuat Selama Ramadan 1447 H

Panji Padang Ratu: Jangan Ada Ruang bagi Predator Anak di Lampung Selatan

Panji Padang Ratu: Jangan Ada Ruang bagi Predator Anak di Lampung Selatan

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Digitalisasi Desa Pekurun Selatan Dimulai Lewat Inisiatif KKN ITERA

Digitalisasi Desa Pekurun Selatan Dimulai Lewat Inisiatif KKN ITERA

Februari 13, 2026
Mulai Besok, Pemprov Lampung Gagas Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Kota Baru

Jaga Pesisir Pantai dari Sampah, Pj Gubernur Lampung Lakukan Aksi Bersih Pesisir

September 14, 2024
Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Oktober 28, 2026
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Bandar Lampung Perintahkan Panwascam Kemiling Usut Kampanye Reihana di Masjid

September 13, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 35 Karyawan Tempat Hiburan Southbank Dites Urine
  • Dua Profesor Tersalip, Dr. Budiono Jadi Kandidat Terkuat Rektor Unila?
  • Hasto–PKS Mulai Bergerak soal Ijazah Gibran, GEMA PUAN Dorong Pemilu Ulang 2027
  • Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In