Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Juni 3, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Puluhan Ribu Petani Serbu Jakarta di Hari Tani Nasional 2025: Bongkar Gagalnya Reforma Agraria Selama 65 Tahun

Melda by Melda
September 22, 2025
in Nasional
Puluhan Ribu Petani Serbu Jakarta di Hari Tani Nasional 2025: Bongkar Gagalnya Reforma Agraria Selama 65 Tahun

INSIDE POLITIK– Ribuan petani dari berbagai penjuru Indonesia bersiap menggelar aksi besar-besaran pada peringatan Hari Tani Nasional, Selasa 24 September 2025. Sekitar 25 ribu petani turun ke jalan, 12 ribu di antaranya memusatkan aksinya di Jakarta dan sisanya di berbagai daerah, membawa tuntutan serius: pemerintah harus segera menuntaskan 24 masalah struktural agraria yang sudah puluhan tahun menghantui rakyat kecil.

Gelombang massa tani ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan akumulasi kemarahan dan kekecewaan yang mendalam. Pasalnya, setelah 65 tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960 lahir, cita-cita reforma agraria sejati tak pernah benar-benar dijalankan. Pemerintah silih berganti, namun ketimpangan tanah justru makin lebar, sementara petani kian terjepit.

BACA JUGA

Purbaya Sadhewa, Menteri From Hero To Zero Rezim Gemoy Doyan Joget Saat Kampanye

Jaringan Seluler dan Internet di Sumatra Berpotensi Terganggu Selama 12 Jam

Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, dalam konferensi pers di Jakarta pada 21 September 2025, menyatakan bahwa aksi ini akan membawa sembilan tuntutan perbaikan konkret atas 24 krisis agraria. “Reforma agraria hanya menjadi jargon kosong. Faktanya, dari masa ke masa, negara gagal melaksanakan mandat UUPA 1960. Kami bersama 139 organisasi tani dan nelayan akan turun untuk menagih janji itu,” ujarnya tegas.

Di Jakarta, ribuan petani dari Jawa Barat dan Banten yang tergabung dalam berbagai serikat tani seperti Serikat Petani Pasundan (Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran), Serikat Petani Majalengka, Serikat Pekerja Tani Karawang, Paguyuban Petani Suryakencana Sukabumi, hingga Pergerakan Petani Banten, akan bergabung menuju Gedung DPR RI. Mereka tidak datang sendirian, melainkan bersama gerakan buruh, mahasiswa, hingga elemen masyarakat sipil lainnya.

Tidak hanya di ibu kota, aksi serentak juga akan berlangsung di Aceh Utara, Medan, Palembang, Jambi, Bandar Lampung, Semarang, Blitar, Jember, Makassar, Palu, Sikka, Kupang, hingga Manado. Semua membawa semangat yang sama: menolak ketidakadilan agraria dan menuntut redistribusi tanah yang nyata.

Abay Haetami, Ketua Pergerakan Petani Banten, mengungkapkan bahwa konflik di wilayahnya semakin marak. “Petani Banten kerap berhadapan dengan aparat militer yang atas nama ketahanan pangan merampas lahan rakyat. Pohon-pohon dan tanaman yang jadi sumber penghidupan dihancurkan, diganti dengan jagung yang bukan pilihan kami,” katanya. Ia juga menyinggung konflik di pesisir Ujung Kulon, di mana nelayan bahkan tak boleh berlindung di pulau ketika cuaca buruk, melainkan dituduh pencuri.

Suara generasi muda pun menggema. May Putri Evitasari dari Paguyuban Petani Aryo Blitar menegaskan bahwa dirinya ikut aksi sebagai bentuk solidaritas bagi perjuangan orang tuanya. “Kami kesulitan mengakses pendidikan layak, sementara tanah yang dulu menjadi sumber kehidupan sudah tak ada. Banyak generasi muda akhirnya terpaksa jadi TKW ke luar negeri. Ini bukan masa depan yang kami inginkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rangga Wijaya dari Serikat Pekerja Tani Karawang menyoroti hilangnya identitas Karawang sebagai lumbung padi nasional. “Kini tanah pertanian kami berubah jadi kawasan industri dan investasi. Petani tergusur, padahal lahan itu sumber kehidupan kami sejak lama,” tegasnya.

Situasi konflik agraria yang semakin keras juga disoroti Dhio Dhani Shineba, anggota Dewan Nasional KPA. Menurutnya, aparat keamanan kini semakin brutal menghadapi aksi petani. “Sudah 31 tahun KPA konsisten mengawal isu ini, tapi janji reforma agraria terus diingkari. Kami akan terus melawan demi hak petani,” ujarnya lantang.

KPA juga menyoroti kegagalan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang dibentuk era Jokowi. Alih-alih memberi solusi, lembaga ini justru dianggap hanya memboroskan anggaran tanpa menyelesaikan konflik. Data KPA menunjukkan selama 2015–2024 terjadi sedikitnya 3.234 konflik agraria, melibatkan lahan seluas 7,4 juta hektar, dan membuat 1,8 juta keluarga kehilangan tanah serta masa depan.

Ketimpangan tanah kian nyata. Satu persen kelompok elit di Indonesia menguasai 58 persen tanah dan sumber daya alam, sementara 99 persen penduduk harus berebut sisanya. Proyek-proyek investasi raksasa, seperti food estate, Proyek Strategis Nasional, kawasan ekonomi khusus, hingga militerisasi pangan, terus menggusur rakyat kecil dari kampung dan wilayah adat.

“Baik pemerintahan Jokowi maupun pemerintahan Prabowo saat ini sama-sama gagal menjalankan reforma agraria sesuai amanat UUPA 1960 dan Pasal 33 UUD 1945,” tegas Dewi Kartika.

Hari Tani Nasional 2025 ini menjadi penanda bahwa perjuangan belum selesai. Ribuan petani, nelayan, buruh tani, masyarakat adat, hingga generasi muda, bersatu menuntut hak atas tanah yang menjadi sumber kehidupan mereka. Jalan panjang reforma agraria masih gelap, namun suara rakyat kian nyaring menembus dinding kekuasaan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DemoJakartaHariTaniNasional2025KrisisAgrariaPetaniBergerakReformaAgraria
Previous Post

Sekolah Siger: Belajar di Sekolah Hantu, Tamat Jadi Alumni Gaib”

Next Post

“PT LEB: Duit 214 Miliar yang Hilang di Meja Kejati”

Related Posts

Purbaya Sadhewa, Menteri From Hero To Zero Rezim Gemoy Doyan Joget Saat Kampanye
Nasional

Purbaya Sadhewa, Menteri From Hero To Zero Rezim Gemoy Doyan Joget Saat Kampanye

Mei 25, 2026
Jaringan Seluler dan Internet di Sumatra Berpotensi Terganggu Selama 12 Jam
Nasional

Jaringan Seluler dan Internet di Sumatra Berpotensi Terganggu Selama 12 Jam

Mei 23, 2026
Harga Oli Naik Dua Kali, Sales Sebut Base Oil Tertahan di Selat Hormuz
Nasional

Harga Oli Naik Dua Kali, Sales Sebut Base Oil Tertahan di Selat Hormuz

Mei 23, 2026
Renyah! Diduga Suara Sufmi Dasco Lepas, Sindir Prabowo dan Jokowi dalam Rapat Parlemen RI
Nasional

Renyah! Diduga Suara Sufmi Dasco Lepas, Sindir Prabowo dan Jokowi dalam Rapat Parlemen RI

Mei 22, 2026
Batal Lagi! Tempat Diskusi Film Pesta Babi Mendadak Dicancel, Panitia Tetap Jalan
Nasional

Batal Lagi! Tempat Diskusi Film Pesta Babi Mendadak Dicancel, Panitia Tetap Jalan

Mei 15, 2026
Kontroversi Film Pesta Babi, Ruang Diskusi Akademik Jadi Sorotan Publik
Nasional

Kontroversi Film Pesta Babi, Ruang Diskusi Akademik Jadi Sorotan Publik

Mei 15, 2026
Next Post
“PT LEB: Duit 214 Miliar yang Hilang di Meja Kejati”

“PT LEB: Duit 214 Miliar yang Hilang di Meja Kejati”

Lampung di Persimpangan Energi: SP3 PT LEB, Jalan Penyelamat PAD dan Masa Depan Migas Daerah?

Lampung di Persimpangan Energi: SP3 PT LEB, Jalan Penyelamat PAD dan Masa Depan Migas Daerah?

“Sekolah Siger: Belajar di Sekolah Hantu, Tamat Jadi Alumni Gaib”

“Sekolah Siger: Belajar di Sekolah Hantu, Tamat Jadi Alumni Gaib”

Pemprov Lampung Matangkan Penyusunan DPPT Ruas Jalan RE Martadinata dan Lempasing–Padang Cermin, Proyek Strategis Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Pemprov Lampung Matangkan Penyusunan DPPT Ruas Jalan RE Martadinata dan Lempasing–Padang Cermin, Proyek Strategis Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Perkotaan Tanggamus: ITERA Gelar Audiensi dan Kuliah Lapangan, Fokus pada Kota Agung, Gisting, dan Talang Padang

Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Perkotaan Tanggamus: ITERA Gelar Audiensi dan Kuliah Lapangan, Fokus pada Kota Agung, Gisting, dan Talang Padang

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Reforma Agraria Tanpa Satgas? Pengamat: Gubernur dan Bupati Hanya Mengeluh Tanpa Arah

Reforma Agraria Tanpa Satgas? Pengamat: Gubernur dan Bupati Hanya Mengeluh Tanpa Arah

Agustus 1, 2025
Kental Aroma Politis, Ketua Gerindra Bandar Lampung Diganti

Reihana Pakai Atribut Bergambar Prabowo, Gerindra: Kami Dirugikan

September 13, 2024
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Putusan MK Bersifat Final dan Mengikat!

Banyak Temukan Pelanggaran Pilkada, PDIP Bakal Gugat di MK

November 30, 2024
Truk Bermuatan Solar Terbakar di Pringsewu, Sopir Hilang dan Jalan Lumpuh Total

Truk Bermuatan Solar Terbakar di Pringsewu, Sopir Hilang dan Jalan Lumpuh Total

Oktober 13, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Menu Sama, Korban Berbeda: Misteri Keracunan MBG di SMA Negeri 6 Bandar Lampung
  • Abdullah Sani Desak Wali Kota Bandar Lampung Batalkan Hibah SMA Siger 2
  • Gubernur Lampung Luncurkan Diskon Pajak Kendaraan 2026, Tunggakan Cukup Bayar Sebagian
  • Konflik Pesisir Lampung Memanas, Akademisi Unila Soroti Lemahnya Dialog Antarpihak

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In