Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Isbedy Luncurkan Kenduri Sumatera, Puisi Bencana Nusantara

Melda by Melda
Januari 4, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Isbedy Luncurkan Kenduri Sumatera, Puisi Bencana Nusantara

INSIDE POLITIK- Mengawali tahun 2026, penyair Isbedy Stiawan ZS meluncurkan buku puisi terbarunya berjudul Kenduri Sumatera. Diterbitkan oleh Siger Publisher, buku ini menghimpun 29 puisi yang lahir dari refleksi mendalam atas berbagai peristiwa bencana di Sumatera dan Indonesia secara umum.

Peluncuran Kenduri Sumatera menjadi penting karena tidak sekadar menambah deretan karya sastra, tetapi juga menghadirkan perspektif kemanusiaan tentang bencana. Melalui puisi, Isbedy mengajak pembaca melihat duka, empati, hingga ironi yang sering menyertai tragedi alam di tanah air.

BACA JUGA

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman

SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global

Isbedy menjelaskan, sebagian besar puisi dalam buku ini ditulis dalam rentang Desember 2025 hingga Januari 2026. Hanya empat puisi yang berasal dari tahun 2018, terinspirasi dari peristiwa gempa dan tsunami di Lombok, Banten, dan Lampung. Selebihnya lahir dari kegelisahan dan perenungan atas bencana yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera.

“Ruh dari puisi-puisi saya dalam buku ini adalah Sumatera. Terinspirasi dari bencana di Sumatera, khususnya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” kata Isbedy, Sabtu (3/1/2026).

Sebagai sastrawan asal Lampung yang dikenal produktif, Isbedy menegaskan bahwa puisi-puisinya tidak hanya berbicara tentang kesedihan dan kehilangan. Ia juga merekam sisi lain yang muncul di sekitar bencana, termasuk ironi dan komedi sosial yang kerap luput dari perhatian.

“Saya juga bicara komedi yang terjadi di seputaran bencana tersebut,” ujarnya.

Komedi yang dimaksud, menurut Isbedy, tampak dalam perilaku sebagian tokoh publik yang datang ke lokasi bencana sekadar untuk berfoto atau mempertontonkan kedermawanan. Fenomena ini, bagi Isbedy, menjadi bagian dari realitas yang patut dicatat dan disaksikan melalui puisi.

“Semua itu saya rekam. Puisi-puisi di buku ini adalah catatan dan kesaksian saya atas musibah di Sumatera dan Indonesia secara umum,” katanya.

Gagasan penerbitan buku puisi khusus bertema bencana ini, lanjut Isbedy, juga muncul dari masukan Lukman Hakim Daldiri. Ia mendorong Isbedy untuk menghimpun kembali puisi-puisi bencana yang sebagian dokumentasinya hilang pascabencana, dan menerbitkannya dalam satu buku tipis, seperti karya terdahulunya Negeri Sepatu.

“Saya tertantang, apalagi sudah mengoleksi puluhan puisi. Akhirnya saya fokus saja ke tema bencana,” ungkap Isbedy.

Buku setebal 60 halaman ini didesain oleh Anggi Farhans dan dilengkapi kata pengantar. Dalam pengantar tersebut, Isbedy menyebut dirinya telah “bersaksi” lewat puisi. Ia menulis tentang duka, tangis, dan luka Sumatera, sekaligus menempatkan bencana-bencana itu sebagai peristiwa nasional yang layak dikenang.

Judul Kenduri Sumatera dipilih dengan pertimbangan makna kultural. Kata “kenduri” diambil dari salah satu judul puisi, sementara “Sumatera” merujuk pada puisi berjudul Peta Sumatera. Kenduri, menurut Isbedy, merujuk pada perjamuan doa atau selamatan yang sarat makna kebersamaan dan harapan keselamatan.

“Intinya dalam kenduri ada doa keselamatan, juga doa untuk yang telah pergi,” imbuhnya.

Puisi-puisi bencana karya Isbedy juga akan masuk dalam antologi bersama berjudul Air Mata Sumatera terbitan Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, yang dijadwalkan diluncurkan pada 20 Januari 2026. Pada kesempatan tersebut, Isbedy diundang untuk membacakan puisinya.

Ia menyebut, sebagian hasil penjualan Kenduri Sumatera dan penggalangan dana saat peluncuran akan disalurkan untuk membantu korban bencana. Langkah ini menegaskan bahwa sastra tidak hanya berhenti sebagai karya, tetapi juga hadir sebagai bentuk kepedulian nyata.***

Source: ISBEDY SETIAWAN
Tags: budaya literasiisbedy stiawan zskemanusiaanpuisi bencanasastra indonesiasumatera
Previous Post

KREASI 16 Sukoharjo Resmi Diluncurkan Bupati Pringsewu

Next Post

ASDP Bakauheni Tutup Posko Nataru 2025/2026 Aman

Related Posts

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman
Bandar Lampung

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman

Juli 28, 2026
SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global
Daerah

SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global

Juli 17, 2026
Forum Segekhi Suku Pasang Spanduk Tolak PLTP Gunung Rajabasa, Tegaskan Komitmen Jaga Alam dan Adat
Daerah

Forum Segekhi Suku Pasang Spanduk Tolak PLTP Gunung Rajabasa, Tegaskan Komitmen Jaga Alam dan Adat

Juli 17, 2026
Tak Sekadar Nobar, Piala Dunia 2026 di Lampung Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Daerah

Tak Sekadar Nobar, Piala Dunia 2026 di Lampung Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Juli 16, 2026
Pemprov Lampung Kejar Eliminasi TBC 2030, Tubaba Jadi Daerah dengan Capaian Terendah
Daerah

Pemprov Lampung Kejar Eliminasi TBC 2030, Tubaba Jadi Daerah dengan Capaian Terendah

Juli 16, 2026
Sekda Lampung Tengah Diperiksa Sebagai Tersangka, Polda Lampung Buka Peluang Ada Tersangka Baru
Daerah

Sekda Lampung Tengah Diperiksa Sebagai Tersangka, Polda Lampung Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Juli 16, 2026
Next Post
ASDP Bakauheni Tutup Posko Nataru 2025/2026 Aman

ASDP Bakauheni Tutup Posko Nataru 2025/2026 Aman

Venezuela Dikudeta AS, Dunia Kritik Keras Trump

Venezuela Dikudeta AS, Dunia Kritik Keras Trump

Arus Balik Nataru, 647 Ribu Orang Tinggalkan Sumatera

Arus Balik Nataru, 647 Ribu Orang Tinggalkan Sumatera

Jose Mourinho di Benfica: Musim Krusial Menentukan Karier

Jose Mourinho di Benfica: Musim Krusial Menentukan Karier

Redaksi BPJS Bandar Lampung Ajukan Permohonan Data Kapitasi

Redaksi BPJS Bandar Lampung Ajukan Permohonan Data Kapitasi

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Gubernur Mirza Terima Kunjungan Kanwil Hukum dan HAM: Perkuat Kolaborasi Menuju Lampung Berbasis Hukum dan HAM

Gubernur Mirza Terima Kunjungan Kanwil Hukum dan HAM: Perkuat Kolaborasi Menuju Lampung Berbasis Hukum dan HAM

Mei 7, 2025
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Presiden Prabowo Sebut Ada Parpol yang Keluar Masuk

November 4, 2024
Ganjar Pranowo Minta Maaf ke Rakyat karena PDIP adalah Pengusung Jokowi

Ganjar Pranowo Akan Bakar Semangat PDIP Lampung untuk Menangkan Pilkada

September 27, 2024
Ada Nama Mulyono Dibalik Penjegalan Anies di Pilgub Jabar, Jokowi?

Soal Tenggat Waktu 40 Hari, Anies: Tak Ada Deadline Itu

Agustus 12, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman
  • Politik RT dan Suara Terkecil
  • Mengapa Kepala Dinas Jadi Mesin
  • Politik Mutasi Pejabat Jelang Pilkada

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In