Selasa, Juni 2, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Juni 2, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Soal Tenggat Waktu 40 Hari, Anies: Tak Ada Deadline Itu

Meza Swastika by Meza Swastika
Agustus 12, 2024
in Nasional
Ada Nama Mulyono Dibalik Penjegalan Anies di Pilgub Jabar, Jokowi?

Pendukung Anies Sambut Keputusan Penghapusan Presidential Threshold

InsidePolitik–Cagub PKS dan NasDem, Anies Baswedan membantah soal tenggat waktu 40 hari untuk mencari partai koalisi.

Menurut Anies, dalam rekaman suara kepada Ketua PKS Jakarta, Khoirudin tak ada deadline waktu sampai 40 hari seperti yang banyak beredar selama ini.

BACA JUGA

Purbaya Sadhewa, Menteri From Hero To Zero Rezim Gemoy Doyan Joget Saat Kampanye

Jaringan Seluler dan Internet di Sumatra Berpotensi Terganggu Selama 12 Jam

Anies Baswedan membantah pernyataan elite PKS yang menyebut terdapat tenggat waktu atau deadline untuk mencari partai koalisi lain untuk memenuhi syarat maju Pilkada Jakarta 2024.

Dalam pesan suara itu juga, Anies mengklaim tak pernah membahas tenggat waktu selama 40 hari dengan PKS untuk mencari partai koalisi.

“Sama sekali tak ada 40 hari dan lain-lain. Saya kaget aja jubir-jubir PKS di media mengatakan 40 hari, deadline 4 Agustus sebagai deadline cari partai lain, mengapa kaget? Karena memang tak pernah dibahas ya. Dan setahu saya tak pernah ada deadline soal SK dari partai lain,” kata Anies dalam rekaman suara itu.

Anies kemudian mengungkap cerita dibalik pertemuan dengan elite PKS pada akhir Juli lalu yang membahas Pilkada Jakarta 2024.

Menurut Anies, pada 27 Juli lalu penanggung jawab pilkada Jakarta dari PKS sempat menghubungi dirinya untuk diagendakan bertemu dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu pada 28 Juli.

Anies pun mengaku bertemu dengan Syaikhu kala itu. Ia menyebut pertemuan itu membahas apakah Anies setuju dipasangkan dengan Sohibul Iman. Anies kemudian mengaku diberi tenggat waktu untuk memutuskan hingga 4 Agustus.

“Maka seminggu sampai 4 Agustus. kenapa tanggal 4? karena tanggal 7 rencananya ada rapat DPTP untuk memastikan pasangan AMAN ini sudah aman,” ujar dia.

Lalu, Anies mengaku bertemu dengan Sohibul pada 30 Juli untuk membahas secara langsung pilkada Jakarta. Sehari berselang, pada 31 Juli Anies bertemu kembali dengan Syaikhu untuk menyatakan siap berpasangan dengan Sohibul.

“Saya sampaikan kalau bisa ingin ketemu Pak Presiden (Syaikhu) hari itu juga. Jadi Rabu sore 31 Juli, saya jumpa. Dan saya sampaikan saya siap berjuang bersama Pak MSI sebagaimana yang diputuskan di DPTP,” kata Anies.

“Jawaban disambut baik Pak Presiden (Syaikhu). ‘Disampaikan juga dengan adanya keputusan ini maka mesin partai bisa mulai bergerak’,” kata Anies menirukan Syaikhu.

Tak hanya itu, Anies mengaku telah berkomunikasi intensif dengan partai lain untuk bekerja sama dalam memperebutkan kursi Jakarta 1.

Ia pun menyebut partai lain hanya menunggu momen yang telat sebelum menyatakan dukungan.

“Dan sejauh ini enggak ada perubahan di partai lain. Dan memang mereka merasa menunggu waktu tepat untuk diumumkan,” kata dia.

“Nah selama ini kita siap-siap bahwa dalam komunikasi dengan partai mana pun, cawagub dari PKS. Kita siap-siap melangkah maju bersama,” sambungnya.

Sebelumnya, Juru Bicara sekaligus Wakil Sekjen DPP PKS Zainudin Paru mengatakan Anies tak mampu mencari rekan koalisi untuk menambahkan kekurangan 4 kursi DPRD Jakarta.

Menurutnya PKS telah memberi waktu 40 hari bagi Anies. Namun, Anies dinilai tak mampu menarik dukungan dari partai meski telah dibantu oleh Syaikhu.

PKS adalah partai pertama yang resmi mengusung Anies sebagai cagub berpasangan dengan Sohibul di Pilkada Jakarta 2024. Namun, akhir-akhir ini PKS memberi sinyal akan membatalkan keputusan tersebut dengan mendukung sosok cagub selain Anies.

Belakangan pula ada wacana jika PKS akan bergabung dalam koalisi besar Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang disebut menjadi upaya untuk menjegal langkah Anies di DKI.

Tags: 40 hariakhmad syaikhuaniespilgub dkipks
Previous Post

GBK Desak Golkar untuk Restui Kader yang Tak Dapat Rekomendasi di Pilkada

Next Post

Skenario KIM di Pilgub DKI, Pasangan RK-Kaesang vs Kotak Kosong

Related Posts

Purbaya Sadhewa, Menteri From Hero To Zero Rezim Gemoy Doyan Joget Saat Kampanye
Nasional

Purbaya Sadhewa, Menteri From Hero To Zero Rezim Gemoy Doyan Joget Saat Kampanye

Mei 25, 2026
Jaringan Seluler dan Internet di Sumatra Berpotensi Terganggu Selama 12 Jam
Nasional

Jaringan Seluler dan Internet di Sumatra Berpotensi Terganggu Selama 12 Jam

Mei 23, 2026
Harga Oli Naik Dua Kali, Sales Sebut Base Oil Tertahan di Selat Hormuz
Nasional

Harga Oli Naik Dua Kali, Sales Sebut Base Oil Tertahan di Selat Hormuz

Mei 23, 2026
Renyah! Diduga Suara Sufmi Dasco Lepas, Sindir Prabowo dan Jokowi dalam Rapat Parlemen RI
Nasional

Renyah! Diduga Suara Sufmi Dasco Lepas, Sindir Prabowo dan Jokowi dalam Rapat Parlemen RI

Mei 22, 2026
Batal Lagi! Tempat Diskusi Film Pesta Babi Mendadak Dicancel, Panitia Tetap Jalan
Nasional

Batal Lagi! Tempat Diskusi Film Pesta Babi Mendadak Dicancel, Panitia Tetap Jalan

Mei 15, 2026
Kontroversi Film Pesta Babi, Ruang Diskusi Akademik Jadi Sorotan Publik
Nasional

Kontroversi Film Pesta Babi, Ruang Diskusi Akademik Jadi Sorotan Publik

Mei 15, 2026
Next Post
Pidato Perdana sebagai Cagub Jakarta, Ridwan Kamil Soroti Krisis Iklim

Skenario KIM di Pilgub DKI, Pasangan RK-Kaesang vs Kotak Kosong

Jokowi Tak Paksa ASN Pindah ke IKN di Bulan September 2024

Stafsus Presiden Bantah Ada Keterlibatan Jokowi Dibalik Mundurnya Airlangga dari Golkar

Gibran Maju Ketum Golkar, Soal Syarat 5 Tahun Jadi Pengurus Masih Bisa Diubah

Beredar Poster Gibran Ketum Golkar, Hasto: Ada Motif Politik Tertentu

Prabowo Bantah Hubungannya dan Jokowi Retak:Adu Domba Terus

Prabowo Bicara Komitmen untuk Lanjutkan IKN:Kalau Bisa Menyelesaikan ya

Daftar ke KPU Sumut, Bobby Janji 3 Tahun Beri Akses Layanan Kesehatan

Edy Rahmayadi Lebih Berpeluang Menangkan Pilgub Sumut Ketimbang Bobby

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Dugaan Pungli di SMPN 13 Bandar Lampung Disorot, Ormas Pendidikan Minta Klarifikasi Terbuka

Dugaan Pungli di SMPN 13 Bandar Lampung Disorot, Ormas Pendidikan Minta Klarifikasi Terbuka

Februari 12, 2026
Solidaritas Lampung untuk Sumut, Bantuan Rp500 Juta Disalurkan ke Tapanuli Selatan

Solidaritas Lampung untuk Sumut, Bantuan Rp500 Juta Disalurkan ke Tapanuli Selatan

Mei 6, 2026
Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

Dampak Putusan MK, KPU Revisi PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Agustus 21, 2024
Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

Soal Penolakan Pendaftaran Pasangan Dawam-Ketut, Ini Penjelasan KPU Lampung

September 8, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Gubernur Lampung Luncurkan Diskon Pajak Kendaraan 2026, Tunggakan Cukup Bayar Sebagian
  • Konflik Pesisir Lampung Memanas, Akademisi Unila Soroti Lemahnya Dialog Antarpihak
  • Abdullah Sani Laporkan Yayasan Siger Prakarsa Bunda ke Kejati Lampung, Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara Disorot
  • 19 Hari Operasi, 95 Bandit Jalanan Dibekuk Polda Lampung dari 75 Laporan Polisi

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In