Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Hotel Bintang Lima Berdiri, Nelayan Masih Menunggu Janji Pembelaan dari Pemerintah

Melda by Melda
Juni 1, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Hotel Bintang Lima Berdiri, Nelayan Masih Menunggu Janji Pembelaan dari Pemerintah

INSIDE POLITIK- Tepat pada momentum Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, Provinsi Lampung mencatat sejarah baru dengan hadirnya hotel bintang lima pertama di kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran, yakni Marriott Resort & Spa Lampung.

Kehadiran investasi pariwisata berskala besar itu tentu menjadi kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan promosi destinasi wisata Lampung ke tingkat nasional maupun internasional.

BACA JUGA

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman

SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global

Namun di balik kemegahan hotel dan optimisme investasi tersebut, muncul pertanyaan yang terus bergema dari sebagian masyarakat pesisir: apakah pembangunan telah berjalan seiring dengan keadilan sosial bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari laut?

Ketika Janji dan Harapan Masih Ditunggu

Dua tahun lalu, Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, pernah menyampaikan komitmennya untuk membela kepentingan nelayan selama perjuangan tersebut dilakukan demi kebaikan bersama.

Pernyataan itu hingga kini masih diingat oleh sebagian nelayan yang berharap pemerintah daerah dapat menjadi jembatan antara kepentingan investasi dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Bagi mereka, persoalan utama bukanlah keberadaan hotel.

Sebagian besar nelayan justru mengaku mendukung pengembangan sektor pariwisata yang diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal.

Yang menjadi persoalan adalah keberadaan jaring dan pelampung pembatas laut yang menurut mereka membatasi ruang gerak saat mencari ikan dan cumi-cumi.

Nelayan dan Laut yang Tak Terpisahkan

Dalam sejumlah forum dialog dengan pihak terkait, nelayan menyampaikan bahwa laut bukan sekadar ruang kerja, melainkan sumber kehidupan yang telah diwariskan turun-temurun.

Mereka mengaku kesulitan menjangkau sejumlah titik tangkap ketika arah angin membawa perahu menuju area yang kini dipasangi pembatas.

Bagi nelayan tradisional, perubahan kecil dalam akses laut bisa berdampak besar terhadap hasil tangkapan harian.

Keluhan yang muncul bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga mengenai efektivitas mereka mencari nafkah di tengah kondisi cuaca dan arus laut yang terus berubah.

Perspektif Pengelola dan Pemerintah

Di sisi lain, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung menjelaskan bahwa pemasangan pembatas laut dilakukan dengan tujuan menjaga kawasan pesisir dari sampah, melindungi ekosistem perairan, serta mendukung pengelolaan terumbu karang buatan yang menjadi bagian dari kawasan wisata.

Menurut penjelasan yang disampaikan kepada media, nelayan tetap dapat memasuki area tersebut melalui mekanisme koordinasi atau pemberitahuan kepada pihak pengelola.

Namun persoalan berikutnya muncul ketika sebagian nelayan mengaku belum mengetahui secara pasti prosedur maupun kontak yang dapat dihubungi untuk memperoleh akses tersebut.

Akibatnya, komunikasi yang belum sepenuhnya terbuka justru menimbulkan persepsi berbeda di lapangan.

Pancasila dan Jalan Tengah

Jika melihat persoalan ini dari sudut pandang Pancasila, terutama sila kelima tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, maka tantangan sesungguhnya bukan memilih antara investasi atau nelayan.

Yang dibutuhkan adalah menemukan titik temu agar keduanya dapat berjalan berdampingan.

Investasi memang penting untuk pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun masyarakat lokal juga harus merasakan manfaat yang nyata dan tidak kehilangan akses terhadap sumber penghidupan yang telah mereka jalani selama puluhan tahun.

Sebaliknya, pengembangan pariwisata yang berkelanjutan juga membutuhkan dukungan masyarakat sekitar agar tercipta hubungan yang harmonis antara investor dan warga.

Menunggu Solusi Konkret

Hingga kini, sejumlah nelayan masih berharap adanya dialog yang lebih intensif dan terbuka antara pemerintah daerah, pengelola kawasan wisata, serta masyarakat pesisir.

Harapan mereka sederhana: akses yang jelas, komunikasi yang transparan, dan solusi yang memungkinkan aktivitas nelayan tetap berjalan tanpa menghambat pengembangan sektor pariwisata.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan megah atau masuknya investasi besar, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan manfaat yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Pertanyaan yang muncul hari ini bukan sekadar apakah Pancasila masih sakti.

Melainkan bagaimana nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata, sehingga pembangunan ekonomi dan keadilan sosial dapat berjalan seiring di pesisir Lampung.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: antonius muhammad aliDKP LampungHari Lahir Pancasila 2026Investasi PariwisataKonflik NelayanMarriott Resort & Spa LampungNelayan PesawaranPancasilapesawaranwisata Lampung
Previous Post

Anggaran Pendidikan Bandar Lampung Dipertanyakan, SMA Siger dan Kepsek Jadi Perhatian

Next Post

Upacara Hari Lahir Pancasila di Kalianda Berlangsung Khidmat, Wabup Syaiful Jadi Inspektur Upacara

Related Posts

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman
Bandar Lampung

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman

Juli 28, 2026
SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global
Daerah

SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global

Juli 17, 2026
Forum Segekhi Suku Pasang Spanduk Tolak PLTP Gunung Rajabasa, Tegaskan Komitmen Jaga Alam dan Adat
Daerah

Forum Segekhi Suku Pasang Spanduk Tolak PLTP Gunung Rajabasa, Tegaskan Komitmen Jaga Alam dan Adat

Juli 17, 2026
Tak Sekadar Nobar, Piala Dunia 2026 di Lampung Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Daerah

Tak Sekadar Nobar, Piala Dunia 2026 di Lampung Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Juli 16, 2026
Pemprov Lampung Kejar Eliminasi TBC 2030, Tubaba Jadi Daerah dengan Capaian Terendah
Daerah

Pemprov Lampung Kejar Eliminasi TBC 2030, Tubaba Jadi Daerah dengan Capaian Terendah

Juli 16, 2026
Sekda Lampung Tengah Diperiksa Sebagai Tersangka, Polda Lampung Buka Peluang Ada Tersangka Baru
Daerah

Sekda Lampung Tengah Diperiksa Sebagai Tersangka, Polda Lampung Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Juli 16, 2026
Next Post
Upacara Hari Lahir Pancasila di Kalianda Berlangsung Khidmat, Wabup Syaiful Jadi Inspektur Upacara

Upacara Hari Lahir Pancasila di Kalianda Berlangsung Khidmat, Wabup Syaiful Jadi Inspektur Upacara

Mulai 1 Juni, Pelabuhan Bakauheni Gunakan Parkir Non-Tunai dan Pengawasan Digital

Mulai 1 Juni, Pelabuhan Bakauheni Gunakan Parkir Non-Tunai dan Pengawasan Digital

Proyek Tugu Selamat Datang ITERA Jadi Sorotan, LSM Minta Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan

Proyek Tugu Selamat Datang ITERA Jadi Sorotan, LSM Minta Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan

19 Hari Operasi, 95 Bandit Jalanan Dibekuk Polda Lampung dari 75 Laporan Polisi

19 Hari Operasi, 95 Bandit Jalanan Dibekuk Polda Lampung dari 75 Laporan Polisi

Abdullah Sani Laporkan Yayasan Siger Prakarsa Bunda ke Kejati Lampung, Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara Disorot

Abdullah Sani Laporkan Yayasan Siger Prakarsa Bunda ke Kejati Lampung, Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Negara Disorot

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Dana Hibah SMA Siger Bermasalah, Polda Lampung Diminta Bertindak

Dana Hibah SMA Siger Bermasalah, Polda Lampung Diminta Bertindak

Februari 5, 2026
Mendagri Sebut Tenaga Honorer di Daerah Jadi Bancakan Tim Sukses Kepala Daerah

Kemendagri Ganti 2 Pj Kepala Daerah karena Tak Netral di Pilkada

November 21, 2024
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Pesawaran Registrasi Pelanggaran Pilkada Camat Negerikaton

Oktober 6, 2024
ATR/BPN Sidak Arsip di Pringsewu: Biro Umum Pastikan Dokumen Pertanahan Aman dan Mudah Diakses

ATR/BPN Sidak Arsip di Pringsewu: Biro Umum Pastikan Dokumen Pertanahan Aman dan Mudah Diakses

September 11, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Mengapa Politik Masjid Efektif
  • Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman
  • Politik RT dan Suara Terkecil
  • Mengapa Kepala Dinas Jadi Mesin

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In