Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Demi Keselamatan Warga, Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur Akan Dibangun Ulang

Melda by Melda
Februari 26, 2026
in Daerah, Lampung Timur
Demi Keselamatan Warga, Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur Akan Dibangun Ulang

BACA JUGA

Kasus Mobil Rental Rp1,16 Miliar Masuk Penyidikan, LSM PRO RAKYAT Minta Polda Lampung Tegas

BNNK, TNI dan Polri Turun ke Lapas Kalianda, Hasil Razia: Nihil Narkoba

INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


INSIDE POLITIK— Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan langkah tegas terkait kondisi Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Setelah melalui penilaian teknis dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat, Pemprov memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang karena struktur yang ada dinilai tidak layak dipertahankan.


Struktur Dinilai Tidak Memenuhi Standar Kelayakan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah pemerintah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta melakukan peninjauan lapangan.

“Secara umum, kondisi jembatan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur yang ada tidak direkomendasikan,” ujarnya.

Penilaian tersebut menegaskan bahwa penggunaan struktur lama berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintasi jembatan penghubung antar desa tersebut.


Dorongan Masyarakat Dipahami, Namun Keselamatan Diutamakan

Taufiqullah menyebutkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan warga agar akses transportasi di Way Bungur segera pulih. Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera berfungsi tentu kami dengar. Tetapi jembatan harus benar-benar aman dan layak, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.


Proyek Kabupaten, Didampingi Pemprov dan BPJN

Jembatan Way Bungur merupakan proyek yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena menjadi akses vital antar desa dan kecamatan. Walaupun menjadi kewenangan kabupaten, Pemprov Lampung tetap memberikan pendampingan, termasuk koordinasi dengan BPJN dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Lampung telah membantu pembangunan satu unit abutmen, sementara pemerintah kabupaten melanjutkan pekerjaan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, keterbatasan dana membuat penyelesaian jembatan mengalami hambatan.


Rekonstruksi Menjadi Solusi Terbaik bagi Masyarakat

Menurut Taufiqullah, pembangunan ulang adalah pilihan paling ideal agar jembatan dapat memberi manfaat dalam jangka panjang.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.

Pemprov Lampung memastikan proses penyusunan langkah teknis dan dukungan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar pembangunan ulang bisa segera direalisasikan.***


Source: WAHYUDIN
Tags: BMBK LampungInfrastruktur LampungJembatan Way BungurKeselamatan Wargalampung timurPembangunan Daerahpemprov lampungRekonstruksi Jembatan
Previous Post

Politik Infrastruktur dan Janji Pembangunan

Next Post

Rumah di Kawasan Palapa Disorot, Eva Dwiana Diminta Buka Status Kepemilikan

Related Posts

Kasus Mobil Rental Rp1,16 Miliar Masuk Penyidikan, LSM PRO RAKYAT Minta Polda Lampung Tegas
Bandar Lampung

Kasus Mobil Rental Rp1,16 Miliar Masuk Penyidikan, LSM PRO RAKYAT Minta Polda Lampung Tegas

September 19, 2026
BNNK, TNI dan Polri Turun ke Lapas Kalianda, Hasil Razia: Nihil Narkoba
Daerah

BNNK, TNI dan Polri Turun ke Lapas Kalianda, Hasil Razia: Nihil Narkoba

September 19, 2026
Api Mengancam Way Kambas, Komite Bergerak: Logistik, Pompa, Embung dan Sumur Bor Disiapkan
Daerah

Api Mengancam Way Kambas, Komite Bergerak: Logistik, Pompa, Embung dan Sumur Bor Disiapkan

September 19, 2026
Polda Lampung Dalami Dugaan Penggelapan Mobil, Perkara Oknum DPRD YI Naik Penyidikan
Bandar Lampung

Polda Lampung Dalami Dugaan Penggelapan Mobil, Perkara Oknum DPRD YI Naik Penyidikan

September 18, 2026
Dugaan Kongkalikong Proyek Trotoar Rp21,7 Miliar Sultan Agung, Ormas Reformasi Rakyat Desak KPK Tangkap Pelaku dan Terapkan Sanksi Maksimal UU Tipikor
Bandar Lampung

Dugaan Kongkalikong Proyek Trotoar Rp21,7 Miliar Sultan Agung, Ormas Reformasi Rakyat Desak KPK Tangkap Pelaku dan Terapkan Sanksi Maksimal UU Tipikor

September 18, 2026
Warga dan Aktivis Desak DLH-DPRD Bandar Lampung Tindak Dugaan Masalah IPAL RM Sambel Seruit Bu Lin
Bandar Lampung

Warga dan Aktivis Desak DLH-DPRD Bandar Lampung Tindak Dugaan Masalah IPAL RM Sambel Seruit Bu Lin

September 18, 2026
Next Post
Rumah di Kawasan Palapa Disorot, Eva Dwiana Diminta Buka Status Kepemilikan

Rumah di Kawasan Palapa Disorot, Eva Dwiana Diminta Buka Status Kepemilikan

BADKO HMI Sumbagsel Soroti Lemahnya Pengawasan Tahanan di Way Kanan

BADKO HMI Sumbagsel Soroti Lemahnya Pengawasan Tahanan di Way Kanan

Sinergi Pengamanan Ramadan Diperkuat Bersama TNI dan Satpol PP di Pesawaran

Sinergi Pengamanan Ramadan Diperkuat Bersama TNI dan Satpol PP di Pesawaran

Rekonstruksi Jalan 2026 Digenjot, Akses Wisata dan Logistik Jadi Fokus

Rekonstruksi Jalan 2026 Digenjot, Akses Wisata dan Logistik Jadi Fokus

Keamanan Tahanan Disorot, Polda Lampung Hadapi Ujian Serius Usai Insiden Way Kanan

Keamanan Tahanan Disorot, Polda Lampung Hadapi Ujian Serius Usai Insiden Way Kanan

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Jokowi Bantah Dirinya Dianggap Menjegal Anies di Pilkada Jakarta dan Jabar

Jokowi Lantik Gus Ipul sebagai Mensos

September 11, 2024
Arus Balik Akhir Tahun, Bus dan Logistik Padati Bakauheni

Arus Balik Akhir Tahun, Bus dan Logistik Padati Bakauheni

Desember 30, 2025
Bupati Pesawaran Tegaskan Disiplin dan Pelayanan Publik Prima dalam Apel Mingguan

Bupati Pesawaran Tegaskan Disiplin dan Pelayanan Publik Prima dalam Apel Mingguan

September 2, 2025
Polda Lampung Petakan TPS Pilkada di Lampung yang Masuk Kategori Rawan

KPU Way Kanan Mulai Terima Logistik Pilkada

September 26, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Kasus Mobil Rental Rp1,16 Miliar Masuk Penyidikan, LSM PRO RAKYAT Minta Polda Lampung Tegas
  • BNNK, TNI dan Polri Turun ke Lapas Kalianda, Hasil Razia: Nihil Narkoba
  • Api Mengancam Way Kambas, Komite Bergerak: Logistik, Pompa, Embung dan Sumur Bor Disiapkan
  • Politik Elpiji 3 Kg
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In