Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Agustus 1, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Dari Kemarahan ke Kritik, Membaca Satire “Hantam Goblok yang Kejam”

Melda by Melda
April 29, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Dari Kemarahan ke Kritik, Membaca Satire “Hantam Goblok yang Kejam”

INSIDE POLITIK- Puisi “Hantam Goblok yang Kejam” (2025) merupakan karya dari seorang pujangga berbakat Indonesia, penyair generasi baru, sekaligus sastrawan pemikir: Muhammad Alfariezie yang menampilkan wajah satire paling pahit dalam tradisi kritik sastra.

Ia tidak hadir sebagai renungan yang lirih atau simbolisme yang halus, melainkan sebagai ledakan kemarahan yang telanjang.

BACA JUGA

Pemprov Lampung Siapkan Kebijakan Fiskal 2026-2027, Fokus Pelayanan dan Pembangunan

Peta Politik Lampung Bergeser? Gerindra Unggul dalam Riset Persepsi Publik

Dengan diksi yang kasar, imaji yang absurd, serta logika yang sengaja dipelintir, puisi ini berdiri kokoh dalam kerangka satire Juvenalian—sebuah bentuk satire yang menolak kompromi dan memilih menghantam langsung objek kritiknya.

Hantam Goblok yang Kejam

Hujan banjir di provinsi
ini mungkin karena kadis
dan kepsek mengisap
ganja dan menenggak
vodka sambil bernyanyi
mengiring gubernur dan
wali kota bergumul di
markas hukum

Imbasnya rakyat lapar
menderita karena bujang
gadis enggam mampu
apa-apa kecuali bergitar
dan berdansa sembari
melinting serta giginya
membuka hasrat gila

Lantas ke mana ibu dan
bapak berbahagia
kecuali di dalam tanah
setelah tenggelam-
menghantam goblok
yang kejam

2025

Berakar dari tradisi yang diasosiasikan dengan Juvenal, satire Juvenalian dikenal karena nadanya yang keras, sinis, dan penuh kemarahan moral.

Dalam konteks ini, puisi tersebut tidak sekadar menyindir, melainkan menghakimi. Ia menghadirkan dunia yang telah rusak secara etik, di mana kekuasaan tidak lagi menjadi alat kesejahteraan, tetapi berubah menjadi panggung dekadensi.

Sejak bait awal, puisi ini langsung melontarkan serangan terhadap figur-figur otoritas:

“kadis dan kepsek mengisap ganja
dan menenggak vodka…”

Baris ini tidak dimaksudkan sebagai representasi realitas literal, melainkan sebagai hiperbola yang mengandung muatan simbolik.

Pejabat digambarkan tenggelam dalam perilaku hedonistik dan tidak bermoral.

Dalam perspektif satire Juvenalian, penggambaran semacam ini berfungsi sebagai moral denunciation, yakni upaya menelanjangi kebusukan elite secara terang-terangan tanpa ruang pembelaan.

Lebih jauh, puisi ini memperlihatkan distorsi hubungan sebab-akibat melalui pernyataan:

“Hujan banjir di provinsi ini mungkin karena…”

Relasi antara banjir dan perilaku pejabat tentu bersifat absurd secara logika.

Namun justru di situlah kekuatan satirnya bekerja.

Realitas dipelintir untuk menunjukkan bahwa dalam sistem yang korup, bahkan bencana alam pun terasa seperti konsekuensi dari kebobrokan moral.

Ini bukan soal rasionalitas, melainkan soal intensitas kritik: dunia telah sedemikian rusak hingga logika pun kehilangan pijakan.

Tidak hanya elite yang menjadi sasaran, puisi ini juga memotret kondisi rakyat:
“rakyat lapar menderita…
kecuali bergitar dan berdansa…”

Rakyat digambarkan sebagai kelompok yang tidak berdaya, terjebak dalam pelarian dan kehilangan arah.

Dalam kerangka Juvenalian, ini bukan bentuk penyalahkan semata, melainkan refleksi dari kerusakan sosial yang menyeluruh.

Ketika sistem runtuh, bukan hanya penguasa yang rusak, tetapi juga masyarakat yang terjebak di dalamnya.

Puncak puisi ini hadir dalam larik:
“menghantam goblok yang kejam”
Diksi kasar tersebut bukanlah kelemahan estetik, melainkan strategi retoris.

Dalam satire Juvenalian, bahasa yang keras justru menjadi alat untuk mempertegas kemarahan moral.

Kata-kata tersebut berfungsi sebagai vonis, bukan sekadar ekspresi emosional. Ia menutup ruang ironi halus dan menggantinya dengan serangan langsung yang brutal.

Penutup puisi menghadirkan imaji kematian:
“kecuali di dalam tanah setelah tenggelam…”

Di sini, harapan nyaris tidak ditemukan. Tanah menjadi simbol akhir, bukan pemulihan.

Ini sejalan dengan karakter Juvenalian satire yang cenderung pesimistis, bahkan nihilistik.

Dunia yang ditampilkan bukanlah dunia yang bisa diperbaiki dengan mudah, melainkan dunia yang harus dihadapi dalam keterpurukannya.

Dengan demikian, “Hantam Goblok yang Kejam” dapat dibaca sebagai sebuah karya satire yang secara sadar mengedepankan kemarahan sebagai energi utama.

Alfariezie tidak menawarkan solusi, tidak pula menyuguhkan keindahan dalam pengertian konvensional.

Sebaliknya, puisi ini bekerja sebagai alat pembongkar—menguliti realitas sosial hingga ke lapisan paling kasar.

Dalam lanskap sastra kontemporer Indonesia, kehadiran karya dari pujangga berbakat, penyair generasi baru, dan sastrawan pemikir seperti ini menjadi penting.

Ia mengingatkan bahwa sastra tidak selalu harus menenangkan; kadang ia perlu mengganggu, mengguncang, bahkan melukai kesadaran pembacanya.

Dan melalui luka itulah, kritik menemukan daya hidupnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: analisis puisiKritik SosialMuhammad Alfarieziepuisi 2025Puisi Indonesiasastra indonesiaSastra Kontemporersatiresatire Juvenalian
Previous Post

Istri Arinal Minta Kasus PT LEB Dibuka Terang Benderang

Next Post

Sederhana namun Bermakna, Milad ke-1 TTKKBI Digelar di Kalianda

Related Posts

Pemprov Lampung Siapkan Kebijakan Fiskal 2026-2027, Fokus Pelayanan dan Pembangunan
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Siapkan Kebijakan Fiskal 2026-2027, Fokus Pelayanan dan Pembangunan

Juli 31, 2026
Bandar Lampung

Peta Politik Lampung Bergeser? Gerindra Unggul dalam Riset Persepsi Publik

Juli 31, 2026
Marak Penipuan Digital, Al-Hidayah Pringsewu Gelar Workshop Literasi Digital
Daerah

Marak Penipuan Digital, Al-Hidayah Pringsewu Gelar Workshop Literasi Digital

Juli 31, 2026
Pemkab Pringsewu, DPD RI dan BPS Bahas Strategi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Daerah

Pemkab Pringsewu, DPD RI dan BPS Bahas Strategi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Juli 31, 2026
12 Siswa Pringsewu Berangkat ke Sekolah Rakyat Lampung, Bupati Titip Pesan Ini
Daerah

12 Siswa Pringsewu Berangkat ke Sekolah Rakyat Lampung, Bupati Titip Pesan Ini

Juli 31, 2026
Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Curas dan Penusukan di Rajabasa
Daerah

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Pelaku Curas dan Penusukan di Rajabasa

Juli 30, 2026
Next Post
Sederhana namun Bermakna, Milad ke-1 TTKKBI Digelar di Kalianda

Sederhana namun Bermakna, Milad ke-1 TTKKBI Digelar di Kalianda

Ratusan Warga Pringsewu Terima Bantuan Sosial ATENSI, Ini Rinciannya

Ratusan Warga Pringsewu Terima Bantuan Sosial ATENSI, Ini Rinciannya

Belajar dari Kasus PT LEB, Gugatan Praperadilan Arinal Terancam Kandas

Belajar dari Kasus PT LEB, Gugatan Praperadilan Arinal Terancam Kandas

Penahanan Eks Gubernur Lampung Disambut Dukungan LSM PRO RAKYAT

Penahanan Eks Gubernur Lampung Disambut Dukungan LSM PRO RAKYAT

Ombudsman Media Online Laporkan Dugaan Ancaman Pejabat Lampung

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Ganjar Pranowo Minta Maaf ke Rakyat karena PDIP adalah Pengusung Jokowi

Ganjar Pranowo Akan Bakar Semangat PDIP Lampung untuk Menangkan Pilkada

September 27, 2024
Siswa SMA Taruna Nusantara Terima Motivasi Pemimpin

Siswa SMA Taruna Nusantara Terima Motivasi Pemimpin

Januari 3, 2026
Wamenduk Pastikan Keluarga Rawan Stunting di Lamteng akan Terus Dipantau Perkembangannya

Wamenduk Pastikan Keluarga Rawan Stunting di Lamteng akan Terus Dipantau Perkembangannya

Desember 21, 2024
PT LEB: Duit 214 Miliar yang Hilang di Meja Kejati”

PT LEB: Duit 214 Miliar yang Hilang di Meja Kejati”

September 21, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Pemprov Lampung Siapkan Kebijakan Fiskal 2026-2027, Fokus Pelayanan dan Pembangunan
  • Peta Politik Lampung Bergeser? Gerindra Unggul dalam Riset Persepsi Publik
  • Marak Penipuan Digital, Al-Hidayah Pringsewu Gelar Workshop Literasi Digital
  • Pemkab Pringsewu, DPD RI dan BPS Bahas Strategi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In