Minggu, November 1, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Minggu, November 1, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

Melda by Melda
September 16, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

INSIDE POLITIK- Desa wisata mulai didorong bukan sekadar sebagai tempat untuk mendatangkan wisatawan, tetapi sebagai pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Semangat itu salah satunya dibawa melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Desa Wisata yang menjadi bagian dari 12 Raperda usul inisiatif DPRD Provinsi Lampung Tahun 2026. Raperda tersebut kini memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut setelah Pemerintah Provinsi Lampung pada prinsipnya menyetujui kelanjutan pembahasannya dengan sejumlah catatan dan masukan.

BACA JUGA

Insiden di Dapur Rumah, Pemuda 24 Tahun Diduga Bacok Ayahnya Sendiri

Tak Butuh Waktu Lama, Polsek Natar Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Motor Driver Maxim

Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Lampung, Naldi Rinara S. Rizal, menegaskan bahwa desa wisata harus diperjuangkan agar benar-benar memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

Menurut Naldi, desa wisata tidak boleh berhenti pada pembangunan destinasi maupun peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Di balik kedatangan wisatawan, harus ada masyarakat desa yang mendapatkan kesempatan untuk tumbuh.

“Desa wisata harus mendapatkan support maksimal karena ketika wisata di desa berkembang, yang ikut bergerak adalah UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, homestay, transportasi, hingga produk lokal masyarakat,” ujar Naldi.

Bagi Naldi, keberadaan Raperda Desa Wisata menjadi momentum untuk memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ketika wisatawan datang ke sebuah desa, perputaran ekonomi idealnya tidak berhenti di objek wisata. Uang yang dibelanjakan wisatawan diharapkan ikut menghidupkan warung dan UMKM, membeli produk lokal, menggunakan jasa transportasi warga, menginap di homestay, hingga menikmati produk ekonomi kreatif masyarakat.

Dengan demikian, desa wisata tidak hanya menjual pemandangan atau pengalaman wisata, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi pariwisata.

Desa Jangan Hanya Jadi Lokasi Wisata

DPRD Provinsi Lampung sebelumnya menetapkan 12 Raperda usul inisiatif Tahun 2026. Salah satunya adalah Raperda Desa Wisata yang secara khusus diarahkan untuk memperkuat pengembangan pariwisata berbasis desa dengan tetap memperhatikan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Naldi menilai arah tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebab, desa jangan sampai hanya menjadi lokasi wisata, sementara keuntungan ekonominya justru lebih banyak dinikmati pihak di luar desa.

“Desa wisata harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Warga harus menjadi pelaku sekaligus penerima manfaat melalui UMKM, kuliner, kerajinan, jasa wisata, ekonomi kreatif, dan produk unggulan desa,” tegasnya.

Karena itu, pengembangan desa wisata membutuhkan ekosistem yang saling terhubung.

Bukan hanya promosi destinasi, tetapi juga peningkatan kemampuan masyarakat, pembinaan pelaku UMKM, pengembangan produk unggulan, penyediaan infrastruktur pendukung, penguatan kelembagaan desa, serta akses pasar yang lebih luas.

Perjuangkan UMKM dari Desa

Bagi Naldi, UMKM harus menjadi salah satu penerima manfaat utama dari berkembangnya desa wisata.

Wisatawan yang datang harus memiliki alasan untuk membelanjakan uangnya di desa. Produk makanan, kerajinan, oleh-oleh, jasa pemandu, homestay, transportasi lokal hingga berbagai produk kreatif masyarakat harus mendapatkan ruang.

Dengan pola tersebut, semakin banyak wisatawan yang datang diharapkan semakin besar pula peluang ekonomi yang terbuka bagi warga.

Konsep itu juga membuat masyarakat tidak sekadar menjadi penonton pembangunan pariwisata, tetapi ikut mengambil peran sebagai pelaku usaha.

“Yang kita dorong adalah bagaimana masyarakat desa ikut bergerak. Jangan sampai wisata berkembang, tetapi masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat ekonomi,” kata Naldi.

Jangan Berhenti di Aturan

Naldi juga mengingatkan agar Raperda Desa Wisata nantinya tidak berhenti sebagai dokumen administratif.

Menurutnya, regulasi harus mampu menjadi pijakan bagi program konkret yang membuka akses ekonomi bagi masyarakat desa.

Mulai dari pembinaan, promosi, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan infrastruktur, hingga kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat perlu dipastikan memiliki arah yang jelas.

DPRD Lampung sendiri menegaskan bahwa pembahasan Raperda harus dilakukan secara matang agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kewenangan daerah dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menyatakan pada prinsipnya menyetujui pembahasan lanjutan terhadap 12 Raperda usul inisiatif DPRD, termasuk Raperda Desa Wisata. Pemprov mendorong agar masyarakat, akademisi, praktisi, organisasi kemasyarakatan dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan ruang untuk memberikan masukan dalam proses pembahasan.

Dari Potensi Desa Menjadi Kekuatan Ekonomi

Lampung memiliki beragam potensi alam, budaya dan produk lokal yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi desa.

Namun, potensi tersebut membutuhkan regulasi yang tepat, dukungan pemerintah, kemampuan masyarakat serta akses pasar agar tidak berhenti sebagai potensi.

Raperda Desa Wisata diharapkan dapat menjadi salah satu pijakan untuk membangun model pariwisata yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan desa wisata bukan hanya berapa banyak wisatawan yang datang.

Lebih jauh dari itu, adalah berapa banyak warga yang mendapatkan kesempatan usaha, berapa banyak UMKM yang berkembang, berapa banyak produk lokal yang terjual, dan seberapa besar perputaran ekonomi yang benar-benar tinggal di desa.

Di titik inilah perjuangan desa wisata menjadi lebih dari sekadar urusan pariwisata.

Ia menjadi perjuangan agar potensi desa dapat diubah menjadi kesempatan ekonomi bagi masyarakatnya sendiri.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: DesaWisataDPRDLampungEkonomiDesalampungNaldiRinaraUMKM
Previous Post

Next Post

Wamen Ossy Tegaskan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan di Tengah Proses Hukum

Related Posts

Insiden di Dapur Rumah, Pemuda 24 Tahun Diduga Bacok Ayahnya Sendiri
Daerah

Insiden di Dapur Rumah, Pemuda 24 Tahun Diduga Bacok Ayahnya Sendiri

November 1, 2026
Tak Butuh Waktu Lama, Polsek Natar Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Motor Driver Maxim
Daerah

Tak Butuh Waktu Lama, Polsek Natar Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Motor Driver Maxim

November 1, 2026
Mau Menyeberang Saat Nataru? ASDP Siapkan Stimulus, Tiket Mulai Dijual 7 November
Daerah

Mau Menyeberang Saat Nataru? ASDP Siapkan Stimulus, Tiket Mulai Dijual 7 November

November 1, 2026
Dari Kampus ke Senayan, Dr. Budiyono Diundang Bahas RUU Perampasan Aset Bersama Jamdatun
Bandar Lampung

Dari Kampus ke Senayan, Dr. Budiyono Diundang Bahas RUU Perampasan Aset Bersama Jamdatun

November 1, 2026
DPR RI Libatkan Akademisi dan KAMMI dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Bandar Lampung

DPR RI Libatkan Akademisi dan KAMMI dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

November 1, 2026
Membanggakan! SMPN 1 Katibung Raih Juara 1 Mendongeng dan Dua Juara 2
Daerah

Membanggakan! SMPN 1 Katibung Raih Juara 1 Mendongeng dan Dua Juara 2

November 1, 2026
Next Post
Wamen Ossy Tegaskan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan di Tengah Proses Hukum

Wamen Ossy Tegaskan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan di Tengah Proses Hukum

Wamen Ossy Ungkap Lima Persoalan Utama dalam RUU Reforma Agraria

Wamen Ossy Ungkap Lima Persoalan Utama dalam RUU Reforma Agraria

Koperasi Merah Putih Pringsewu Didorong Kembangkan Bisnis Mocaf

Koperasi Merah Putih Pringsewu Didorong Kembangkan Bisnis Mocaf

APBD Lampung Selatan 2027 Tembus Rp2,1 Triliun, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

APBD Lampung Selatan 2027 Tembus Rp2,1 Triliun, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

HIMATRA Soroti Isu “Orang Dekat” Ketua DPRD Bandar Lampung dalam Revitalisasi Sekolah

HIMATRA Soroti Isu “Orang Dekat” Ketua DPRD Bandar Lampung dalam Revitalisasi Sekolah

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Daftar ke KPU Sumut, Bobby Janji 3 Tahun Beri Akses Layanan Kesehatan

Kerap Serang Edy Rahmayadi, Bobby Minta Maaf

November 14, 2024
Pekon Banyumas Gelar Lomba Dasawisma Tingkat RT, Jadi Langkah Awal Menuju Juara Kecamatan Pringsewu

Pekon Banyumas Gelar Lomba Dasawisma Tingkat RT, Jadi Langkah Awal Menuju Juara Kecamatan Pringsewu

November 5, 2025
Modus Join Modal Proyek Irigasi, Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Uang Rp350 Juta

Modus Join Modal Proyek Irigasi, Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Uang Rp350 Juta

September 14, 2026
Belajar Lebih Dekat, Siswa SDN 1 Sukaratu Kenali UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Kalianda

Belajar Lebih Dekat, Siswa SDN 1 Sukaratu Kenali UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Kalianda

Oktober 16, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Insiden di Dapur Rumah, Pemuda 24 Tahun Diduga Bacok Ayahnya Sendiri
  • Tak Butuh Waktu Lama, Polsek Natar Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Motor Driver Maxim
  • Mau Menyeberang Saat Nataru? ASDP Siapkan Stimulus, Tiket Mulai Dijual 7 November
  • Dari Kampus ke Senayan, Dr. Budiyono Diundang Bahas RUU Perampasan Aset Bersama Jamdatun
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In