Kamis, September 17, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Kamis, September 17, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Semut di Seberang Laut Tampak Jelas, Gajah di Pelupuk Mata: Ironi Program Helau di Lampung Selatan

Melda by Melda
September 17, 2026
in Daerah, Lampung Selatan
Semut di Seberang Laut Tampak Jelas, Gajah di Pelupuk Mata: Ironi Program Helau di Lampung Selatan

INSIDE POLITIK— “Helau”, kata yang tidak asing, baik dalam tulisan ketika belajar bahasa Lampung maupun sebagai ungkapan yang kerap digunakan masyarakat, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan. Secara etimologis, kata tersebut berasal dari bahasa Lampung yang mengandung makna “bagus”.

Berbicara tentang Helau, sedikit mengintip salah satu kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang mengakronimkan kata tersebut dengan cakupan makna yang lebih luas. Helau tidak lagi sekadar berkonotasi “bagus”, tetapi menjadi Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul (Helau), sebuah format program pembangunan terpadu yang berorientasi pada lingkungan.

BACA JUGA

Polemik Jual Buku di SMPN 2 Kalianda, Uang Rp70 Ribu Wali Murid Belum Dikembalikan

Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan

Program pembangunan tersebut diaplikasikan melalui kompetisi desa dengan imbalan hadiah yang mencapai miliaran rupiah. Spontan, desa-desa pun berbenah. Tidak sedikit anggaran yang dikeluarkan pemerintah desa demi memenuhi arah kebijakan tersebut. Satu per satu desa berbenah dan menata diri untuk menjadi Helau.

Namun, di sisi lain, kondisi yang terjadi di Kalianda, ibu kota Kabupaten Lampung Selatan, justru terkesan berbanding terbalik.

Kalianda yang seharusnya menjadi simbol representatif sekaligus barometer dari makna Helau maupun program pembangunan tersebut, justru masih menyisakan sejumlah pemandangan yang terkesan kumuh dan kurang terawat.

Pemandangan yang mencolok—yang dinilai belum mencerminkan unsur Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul—terlihat setidaknya di sejumlah ruas jalan yang menuju pusat pemerintahan, termasuk kawasan sekitar Kantor Bupati Lampung Selatan.

Taman kota di sejumlah titik tampak gersang. Sebagian area juga terlihat tidak tertata, sementara puing-puing dan material berserakan. Kondisi tersebut tentu menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi penerapan semangat Helau di kawasan yang justru menjadi wajah ibu kota kabupaten.

Salah satunya terlihat di Jalan Kolonel Makmun Rasyid, mulai dari bundaran tugu di depan Kantor Pengadilan Agama hingga perempatan lampu merah Hotel Kalianda.

Tanaman bunga yang ditempatkan untuk menghiasi pembatas jalan di sejumlah titik terlihat kurang terawat. Sebagian tanaman tampak mati, dengan kondisi tanah yang gersang. Sejumlah pot bunga juga terlihat kosong, sementara sebagian lainnya mengalami kerusakan dan menyisakan puing di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut tentu menjadi sorotan, terlebih apabila fasilitas maupun tanaman tersebut sebelumnya diperoleh melalui belanja pemerintah yang bersumber dari anggaran publik.

Pemandangan hampir serupa terlihat di Jalan Raden Intan, mulai dari kawasan Patung Raden Intan, Simpang Fajar hingga pertigaan Rawa-Rawa.

Sejumlah titik terlihat belum tertata secara optimal. Bahkan, taman edukasi yang berdampingan dengan rumah dinas serta taman di depan rumah dinas Bupati Lampung Selatan juga dinilai membutuhkan perhatian dari sisi pemeliharaan.

Di sinilah kemudian peribahasa “Semut di seberang lautan tampak jelas, tetapi gajah di pelupuk mata tiada tampak” terasa relevan untuk menggambarkan sebuah ironi.

Program Helau yang mendorong desa-desa untuk berbenah melalui kompetisi dan penghargaan, idealnya juga tercermin pada wajah ibu kota kabupaten. Sebab, jika desa dituntut untuk memenuhi unsur Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul, maka kawasan pusat pemerintahan semestinya menjadi contoh pertama dalam penerapannya.

Kembali pada konteks Helau dan relevansinya dengan program pembangunan, secara ideal program tersebut merupakan sebuah gagasan inovatif yang memadukan pembangunan infrastruktur dengan perhatian terhadap lingkungan.

Jika tujuan tersebut dapat diwujudkan secara konsisten, bukan tidak mungkin Helau mampu mengubah wajah Kabupaten Lampung Selatan menjadi lebih tertata, hijau dan berwawasan lingkungan.

Bahkan, keberhasilan tersebut dapat menjadi catatan positif bagi Kabupaten Lampung Selatan dibandingkan daerah lain di Lampung maupun daerah lainnya di Indonesia.

Namun, program yang baik tidak cukup hanya dengan konsep, kompetisi maupun seremoni.

Dibutuhkan konsistensi dari seluruh satuan kerja yang memiliki tanggung jawab terhadap pemeliharaan ruang publik, taman, fasilitas lingkungan dan kawasan pemerintahan.

Sebab, apabila semangat Helau hanya berhenti pada kompetisi desa, sementara wajah ibu kota kabupaten justru luput dari perhatian, maka akan muncul pertanyaan besar mengenai konsistensi implementasi program tersebut.

Helau seharusnya bukan sekadar nama program, bukan pula hanya agenda seremonial untuk menggugurkan kewajiban dalam pemanfaatan anggaran.

Helau akan memiliki makna apabila nilai Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul benar-benar terlihat dalam kehidupan masyarakat—mulai dari desa hingga pusat pemerintahan.

Dan pada akhirnya, keberhasilan Helau bukan hanya diukur dari siapa yang memenangkan kompetisi desa dan berapa besar hadiah yang diberikan, tetapi juga dari seberapa nyata perubahan wajah Lampung Selatan yang dapat dilihat dan dirasakan masyarakat.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: HELAUKaliandaKritikPembangunanLampungSelatanlingkunganPembangunanDaerahPemkabLampungSelatanProgramHELAURadityoEgiPratamaTamanKota
Previous Post

Politik BBM dan Pertalite

Next Post

Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan

Related Posts

Polemik Jual Buku di SMPN 2 Kalianda, Uang Rp70 Ribu Wali Murid Belum Dikembalikan
Daerah

Polemik Jual Buku di SMPN 2 Kalianda, Uang Rp70 Ribu Wali Murid Belum Dikembalikan

September 17, 2026
Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan
Daerah

Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan

September 17, 2026
Hadapi Potensi Bencana, Lapas Kalianda dan BPBD Lampung Selatan Latih Prosedur Evakuasi
Daerah

Hadapi Potensi Bencana, Lapas Kalianda dan BPBD Lampung Selatan Latih Prosedur Evakuasi

September 17, 2026
Tinggi Peminat, Pendaftaran Program S3 Informatika IIB Darmajaya Masih Dibuka hingga 21 September
Bandar Lampung

Tinggi Peminat, Pendaftaran Program S3 Informatika IIB Darmajaya Masih Dibuka hingga 21 September

September 17, 2026
HIMATRA Soroti Isu “Orang Dekat” Ketua DPRD Bandar Lampung dalam Revitalisasi Sekolah
Bandar Lampung

HIMATRA Soroti Isu “Orang Dekat” Ketua DPRD Bandar Lampung dalam Revitalisasi Sekolah

September 17, 2026
APBD Lampung Selatan 2027 Tembus Rp2,1 Triliun, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Daerah

APBD Lampung Selatan 2027 Tembus Rp2,1 Triliun, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

September 17, 2026
Next Post
Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan

Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan

Polemik Jual Buku di SMPN 2 Kalianda, Uang Rp70 Ribu Wali Murid Belum Dikembalikan

Polemik Jual Buku di SMPN 2 Kalianda, Uang Rp70 Ribu Wali Murid Belum Dikembalikan

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Ditemukan Ribuan Banner dan Kaos, Camat Negerikaton Terbukti Dukung Nanda-Antonius

VIRAL!Tim Pemenangan Paslon di Lamteng Diduga Bagi-bagi Uang ke Warga

Oktober 5, 2024
Soal TPA Bakung, DPRD Bandar Lampung Desak Pemkot Segera Ambil Langkah Cepat

Pemkot Bandar Lampung Ditenggat 30 Hari untuk Benahi TPA Bakung

Desember 31, 2024
Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian Tinjau SPPG Padang Manis, Pastikan Kualitas Gizi dan Keamanan Pangan Terjaga

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian Tinjau SPPG Padang Manis, Pastikan Kualitas Gizi dan Keamanan Pangan Terjaga

Oktober 28, 2025
Sudiyono dan Bambang Sugeng Iriyanto Jadi Narasumber Sosialisasi Pancasila di Pringsewu

Sudiyono dan Bambang Sugeng Iriyanto Jadi Narasumber Sosialisasi Pancasila di Pringsewu

Juni 27, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Polemik Jual Buku di SMPN 2 Kalianda, Uang Rp70 Ribu Wali Murid Belum Dikembalikan
  • Pelajar SMA se-Kalianda Adu Kreativitas, Lomba Mural Digelar Polres Lampung Selatan
  • Semut di Seberang Laut Tampak Jelas, Gajah di Pelupuk Mata: Ironi Program Helau di Lampung Selatan
  • Politik BBM dan Pertalite
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In