Jumat, November 6, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, November 6, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

TN Way Kambas Perkuat Pembatas Kawasan, 150–170 Gajah Jadi Fokus Perlindungan

adminpolitik by adminpolitik
September 20, 2026
in Daerah, Lampung Timur
TN Way Kambas Perkuat Pembatas Kawasan, 150–170 Gajah Jadi Fokus Perlindungan

INSIDE POLITIK- Upaya mengatasi interaksi negatif antara manusia dan satwa di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus diperkuat. Brigjen TNI Sriyanto memimpin langsung eksekusi pembangunan infrastruktur mitigasi dan penanganan interaksi negatif Gajah Sumatra di lapangan.

Melalui komando operasional Komite Gabungan, Brigjen TNI Sriyanto mengawal penerapan standar teknis konstruksi secara presisi guna memastikan efektivitas pembatas fisik kawasan.

BACA JUGA

Lepas Atlet Porprov 2026, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Tunjukkan Dukungan Bersama

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Buka Peluang Usaha bagi Klien Pemasyarakatan

Mewakili pelaksana lapangan dan Komite Gabungan, Brigjen TNI Sriyanto menegaskan spesifikasi teknik diterapkan secara ketat pada seluruh bangunan fisik di area perbatasan.

Hal tersebut disampaikan saat Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni bersama delegasi Kedutaan Besar Norwegia mengunjungi Pusat Konservasi Gajah (PKG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (20/9/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur Ahmad Zainuddin.

“Konstruksi pembatas dirancang memiliki tinggi minimal 2 meter di atas permukaan air saat kondisi pasang atau banjir, memiliki kemiringan 60 derajat agar gajah tidak dapat memanjat, serta dibangun menggunakan beton bertulang yang mampu menahan beban gajah jantan hingga 5 ton,” jelas Brigjen TNI Sriyanto mengenai kriteria teknis pembatas fisik tersebut.

Selain itu, fondasi bangunan diperkuat dengan pasangan batu atau revetment/riprap untuk menahan erosi akibat kecepatan arus sungai hingga 2 meter per detik pada musim banjir. Infrastruktur tersebut juga didukung jaringan jalan tanggul serta kondisi tanah yang kokoh.

Di bawah kepemimpinan eksekusi lapangan tersebut, Komite Gabungan menyelesaikan serangkaian pengerjaan fisik berskala besar.

Pengerjaan tersebut meliputi pagar pembatas dari pipa baja sepanjang 19.600 meter, kanal dan tanggul berdinding beton pracetak sepanjang 23.335 meter, serta kanal dan tanggul biasa sepanjang 76.526 meter.

Pengamanan kawasan juga diperketat melalui pemasangan pagar H-Beam berlistrik sepanjang 18.420 meter, pagar H-Beam non-listrik sepanjang 22.930 meter, pagar sekat gajah jantan berlistrik sepanjang 19.165 meter, pagar sekat pipa baja gajah jantan sepanjang 22.159 meter, serta sekat pipa baja kawasan gajah betina sepanjang 8.755 meter.

Proyek tersebut turut didukung pemasangan matras beton sepanjang 53.800 meter, perkerasan jalan tanggul sepanjang 21.553 meter, pembangunan 7 unit jembatan ARMCO, serta pembukaan jalan akses sepanjang 38.982 meter.

Brigjen TNI Sriyanto juga mengoordinasikan pengerjaan fasilitas pendukung pengawasan serta mobilisasi personel di lapangan.

Infrastruktur pemantauan yang dibangun meliputi 15 unit pos pantau beton, 10 unit pos pantau modular dua lantai, 4 unit pintu gerbang gading, 4 unit viewing deck, menara pandang setinggi 43 meter, skywalk berukuran 797 m x 5 m x 7 m, serta canopy trail sepanjang 1.447 meter.

Operasional pemantauan diperkuat dengan pengadaan 15 unit drone, 4 unit kapal patroli, 30 unit sepeda motor trail 150cc, 4 unit kendaraan double cabin 4×4, dan 1 unit kendaraan roda empat.

Mobilisasi lapangan tersebut melibatkan total 3.091 personel. Mereka terdiri atas 64 personel Kodam XXI/RI, 12 personel Kementerian Kehutanan, 6 personel Pemprov Lampung, 14 personel Polda Lampung, 59 personel Balai TNWK, akademisi yang terdiri dari 11 UNILA, 25 ITERA, dan 12 POLINELA, 7 tenaga ahli, serta 2.881 personel dari elemen masyarakat dan instansi pendukung lainnya.

Aksi taktis Komite Gabungan di lapangan berjalan selaras dengan payung kebijakan nasional yang dicanangkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc., menjelaskan landasan strategis pembangunan sistem pembatas fisik di kawasan seluas sekitar 125.000 hektare tersebut.

“Tujuan utama pengelolaan ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup gajah serta meningkatkan kemakmuran masyarakat yang tinggal di sekitar Taman Nasional Way Kambas,” ungkap Dirjen KSDAE mewakili Menhut RI Raja Juli Antoni.

Di hadapan delegasi Kedubes Norwegia, Prof. Satyawan menjelaskan bahwa dinamika konflik berakar dari sejarah transmigrasi Orde Baru dari Jawa ke Lampung yang mengambil alih habitat asli gajah.

Menurutnya, gajah memiliki daya ingat kuat sehingga kerap berusaha kembali ke area yang kini telah menjadi pemukiman dan lahan pertanian.

Kebijakan pemerintah berfokus membatasi pergerakan populasi gajah sekitar 150–170 ekor, termasuk sekitar 60 ekor gajah jinak di PKG dan ERU, agar tidak keluar kawasan.

Pada saat yang sama, gajah tetap diberikan kebebasan bergerak di dalam kawasan melalui pelepasan rantai secara bertahap, penyediaan air bersih dan pakan berstandar tinggi seperti di Thailand dan India, serta pemberdayaan ekonomi warga melalui ekowisata.

Untuk menunjang kesejahteraan satwa di dalam kawasan, tim lapangan menyiapkan 46 unit shelter gajah jantan, 8 shelter gajah betina, 58 unit bak air minum gajah, penanaman 20.000 bibit serai merah, serta penangkaran 900 koloni lebah.

Ke depan, Komite Gabungan menyusun sejumlah rencana tindak lanjut. Di antaranya pengembangan program Dapur Gajah, pembangunan PKG Command Center, konversi rumah peneliti menjadi klinik gajah, integrasi seksi gajah ERU, serta penambahan jembatan Armco MPP di Desa Tambah Dadi dan jembatan baja 25 meter di Desa Kali Batin.***

Source: OSCAR SIHOTANG
Tags: GajahSumateraGajahSumatraKonflikGajahKonservasiGajahLampungTimurTamanNasionalWayKambasTNWKWayKambas
Previous Post

Dua tahun laporan dugaan pelecehan belum jelas, ibu korban bersurat ke Bupati Lampung Selatan

Next Post

Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR

Related Posts

Lepas Atlet Porprov 2026, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Tunjukkan Dukungan Bersama
Daerah

Lepas Atlet Porprov 2026, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Tunjukkan Dukungan Bersama

November 6, 2026
Daerah

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Buka Peluang Usaha bagi Klien Pemasyarakatan

November 6, 2026
Uang Infak Dikembalikan! Pembangunan Masjid MTsN 1 Lampung Selatan Tunggu Skema Baru
Daerah

Uang Infak Dikembalikan! Pembangunan Masjid MTsN 1 Lampung Selatan Tunggu Skema Baru

November 5, 2026
Akhir Tahun Tak Perlu Terlalu Cemas, 33,2 Juta Keluarga Jadi Sasaran Bantuan Pangan
Daerah

Akhir Tahun Tak Perlu Terlalu Cemas, 33,2 Juta Keluarga Jadi Sasaran Bantuan Pangan

November 5, 2026
Maklumat Matraman Soroti Kebijakan Prabowo, dari Keracunan MBG hingga Dugaan Penyadapan Ilegal
Daerah

Maklumat Matraman Soroti Kebijakan Prabowo, dari Keracunan MBG hingga Dugaan Penyadapan Ilegal

November 5, 2026
Uang Rp50 Juta Jadi Sorotan, Keterangan Ririn dan Hermawan Bertolak Belakang
Bandar Lampung

Uang Rp50 Juta Jadi Sorotan, Keterangan Ririn dan Hermawan Bertolak Belakang

November 5, 2026
Next Post
Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR

Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR

Diguyur Hujan Tak Surutkan Antusias Warga, Pasar Malam Padang Ratu Tetap Ramai

Diguyur Hujan Tak Surutkan Antusias Warga, Pasar Malam Padang Ratu Tetap Ramai

Dugaan Penggelapan Mobil Rental, PRO RAKYAT Minta Polda Lampung Buka Proses Hukum

Dugaan Penggelapan Mobil Rental, PRO RAKYAT Minta Polda Lampung Buka Proses Hukum

Dua Tahun Dugaan Pencabulan Anak Belum Jelas, Sejumlah Kalangan Desak Polres Lampung Selatan Beri Kepastian Hukum

Dua Tahun Dugaan Pencabulan Anak Belum Jelas, Sejumlah Kalangan Desak Polres Lampung Selatan Beri Kepastian Hukum

ADD 2027 Diproyeksikan Rp335 Juta, Sendangbaru Tetap Rancang Pembangunan Infrastruktur

ADD 2027 Diproyeksikan Rp335 Juta, Sendangbaru Tetap Rancang Pembangunan Infrastruktur

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Bakal Berpengaruh pada Konstelasi Pilkada, Golkar Kaget dengan Putusan MK

Empat Calon Ketua DPD Golkar Lampung Bertemu, Aprozi Alam Terlalu Tangguh?

Januari 30, 2025
Bupati Tanggamus Paparkan Visi Pembangunan 2025–2029: Menuju Tanggamus Maju dan Sejahtera

Bupati Tanggamus Paparkan Visi Pembangunan 2025–2029: Menuju Tanggamus Maju dan Sejahtera

Agustus 8, 2025
Mulai Besok, Pemprov Lampung Gagas Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Kota Baru

Pj Gubernur Lampung Minta Tata Kelola Benih Lobster Lebih Diperhatikan

Oktober 3, 2024
Audiensi Tim Evaluasi Penataan Desa Provinsi Lampung Bersama Bupati Tanggamus

Audiensi Tim Evaluasi Penataan Desa Provinsi Lampung Bersama Bupati Tanggamus

September 3, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Lepas Atlet Porprov 2026, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Tunjukkan Dukungan Bersama
  • Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Buka Peluang Usaha bagi Klien Pemasyarakatan
  • Uang Infak Dikembalikan! Pembangunan Masjid MTsN 1 Lampung Selatan Tunggu Skema Baru
  • Akhir Tahun Tak Perlu Terlalu Cemas, 33,2 Juta Keluarga Jadi Sasaran Bantuan Pangan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In