Minggu, September 20, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Minggu, September 20, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

APBD Way Kanan 2026: Rp915,6 Miliar untuk Belanja ASN dan DPRD, Jalan Rusak Masih Dikeluhkan

Melda by Melda
Agustus 6, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
APBD Way Kanan 2026: Rp915,6 Miliar untuk Belanja ASN dan DPRD, Jalan Rusak Masih Dikeluhkan

BACA JUGA

Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR

TN Way Kambas Perkuat Pembatas Kawasan, 150–170 Gajah Jadi Fokus Perlindungan

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

INSIDE POLITIK- Di tengah viralnya kabar Kejagung RI mengambil alih kasus dugaan mafia tanah hutan register Way Kanan, ternyata negara harus membayar 915,605 Miliar Rupiah hanya untuk membayar gaji maupun tunjangan PNS, ASN, DPRD hingga belanja insentif bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mampu mencapai target pemungutan pajak setempat.

Angka fantastis itu terkuak dari dalam dokumen Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adakah masyarakat kabupaten yang selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan keluarga Raden Kalbadi dan genggaman politik Golkar serta Demokrat itu yang mengeluhkan pelayanan publik maupun kinerja DPRD-nya?

Melansir radarwaykanan.com, sejauh ini masalah pelayanan publik yang warga keluhkan masih seputar jalan rusak.

Satu di antaranya jalan sekitar kompleks Pemkab Way Kanan yang belum tersentuh perbaikan pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kadis PUPR setempat Edwin Bavur mengatakan saat ini pemerintah keterbatasan keuangan sehingga harus mendahulukan belanja prioritas.

“Dalam keterbatasan fiskal seperti sekarang ini, sudah sewajarnya kita mendahulukan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Maka dari itulah, jalan di sekitar Pemda Way Kanan masih belum mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Banyak Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Way Kanan Utamakan Perbaikan Jalan yang Lebih Mendesak

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah belanja kursus dan bimtek lebih penting dari pelayanan publik hingga dalam APBD 2026 anggarannya mencapai 11,8 Miliar Rupiah.

Belum lagi jika berbicara belanja perjalanan dinas, angkanya mencapai 32.190 miliar.

Di DPRD pun tak kalah fantastis, untuk tunjangan rumah– anggarannya 6,524 Miliar, transportasi 6,898 Miliar, dan komunikasi 3,024 Miliar Rupiah.

Bahkan belanja untuk obat-obatan pun hanya 4,278 Miliar, tak semahal biaya transportasi DPRD yang telah menerima tunjangan beras hingga kesejahteraan.

Selain itu, tak sebanding dengan anggaran pengadaan bibit ternak yang hanya 71 juta rupiah.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBD Way Kanan 2026ASN Way Kananbelanja pegawaiBelanja Perjalanan DinasDPRD Way KananInfrastruktur JalanlampungPelayanan PublikPUPR Way KananWay Kanan
Previous Post

UTB Lampung Resmi Kolaborasi dengan Pemkab Pesisir Barat, Dorong Pendidikan dan Riset untuk Daerah

Next Post

Politik Demokrat yang Kembali

Related Posts

Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR
Bandar Lampung

Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR

September 20, 2026
TN Way Kambas Perkuat Pembatas Kawasan, 150–170 Gajah Jadi Fokus Perlindungan
Daerah

TN Way Kambas Perkuat Pembatas Kawasan, 150–170 Gajah Jadi Fokus Perlindungan

September 20, 2026
Dua tahun laporan dugaan pelecehan belum jelas, ibu korban bersurat ke Bupati Lampung Selatan
Daerah

Dua tahun laporan dugaan pelecehan belum jelas, ibu korban bersurat ke Bupati Lampung Selatan

September 20, 2026
RPA Peduli Kembali Kirim Tim Kemanusiaan Lampung ke NTT
Daerah

RPA Peduli Kembali Kirim Tim Kemanusiaan Lampung ke NTT

September 20, 2026
Yunika Bantah Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Pertanyakan Tagihan Rp1,16 Miliar
Bandar Lampung

Yunika Bantah Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Pertanyakan Tagihan Rp1,16 Miliar

September 20, 2026
Iuran Rp5.000 per Bulan, Warga Way Tuba Dapat Bantuan Rp1 Juta Saat Berduka
Daerah

Iuran Rp5.000 per Bulan, Warga Way Tuba Dapat Bantuan Rp1 Juta Saat Berduka

September 20, 2026
Next Post
Politik Demokrat yang Kembali

Politik Demokrat yang Kembali

Tak Berkutik! Komplotan Curanmor Residivis Dibekuk, Delapan Aksi di Candipuro Terbongkar

Tak Berkutik! Komplotan Curanmor Residivis Dibekuk, Delapan Aksi di Candipuro Terbongkar

Diburu hingga Jawa Tengah, Kini Dibebaskan! Tersangka Penipuan Kopi Rp1,3 Miliar Masih Punya Kasus Baru

Diburu hingga Jawa Tengah, Kini Dibebaskan! Tersangka Penipuan Kopi Rp1,3 Miliar Masih Punya Kasus Baru

ELSAM Lampung Ingatkan Risiko Proyek Trans Sumatera Railway, Transparansi Jadi Harga Mati

ELSAM Lampung Ingatkan Risiko Proyek Trans Sumatera Railway, Transparansi Jadi Harga Mati

Usai Lantik Pejabat Baru, Bupati Tanggamus Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Prima

Usai Lantik Pejabat Baru, Bupati Tanggamus Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Prima

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

BIKIN MALU INDONESIA!Anggota DPR Uya Kuya Bikin Konten di Lokasi Kebakaran Los Angeles

Buat Konten di Lokasi Kebakaran LA, MKD DPR Bakal Panggil Uya Kayu

Januari 21, 2025
Jalan Rusak dan Akses Terbatas, IKAM Way Kanan Ungkap Kegagalan Pembangunan Daerah

Jalan Rusak dan Akses Terbatas, IKAM Way Kanan Ungkap Kegagalan Pembangunan Daerah

April 20, 2026
SAH!Ini Nomor Urut Paslon di Pilkada Tanggamus

Elektabilitas Saleh Asnawi-Agus Suranto Tembus 59 Persen di Pilkada Tanggamus

November 2, 2024
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Putusan MK Bersifat Final dan Mengikat!

MK Sudah Terima 240 Gugatan Hasil Pilkada

Desember 11, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Himperra Lampung Soroti Tata Ruang hingga Pembiayaan Rumah Subsidi untuk MBR
  • TN Way Kambas Perkuat Pembatas Kawasan, 150–170 Gajah Jadi Fokus Perlindungan
  • Dua tahun laporan dugaan pelecehan belum jelas, ibu korban bersurat ke Bupati Lampung Selatan
  • RPA Peduli Kembali Kirim Tim Kemanusiaan Lampung ke NTT
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In