INSIDE POLITIK- Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan kepemimpinan, disiplin, dan kerja sama di tengah tantangan era digital.
Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Semarak Lomba Ambacata 2.0 Grantha Fest 41 Tahun 2026 yang diikuti peserta tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung di Lapangan SMA Negeri 1 Bandar Lampung, Kamis (4/6/2026).
Pramuka sebagai Penyeimbang Era Digital
Dalam sambutannya, Jihan Nurlela menekankan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini menuntut generasi muda memiliki karakter kuat serta kemampuan beradaptasi yang baik.
Menurutnya, Gerakan Pramuka menjadi ruang penting untuk mengarahkan penggunaan teknologi secara lebih bijak dan produktif.
“Di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, Pramuka menjadi wadah yang mampu mengarahkan generasi muda agar memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penggunaan gawai tidak hanya terbatas pada media sosial, tetapi juga harus diarahkan untuk kegiatan belajar, inovasi, dan pengembangan diri.
Bentuk Generasi Disiplin dan Tangguh
Jihan juga menyoroti tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti kecanduan gawai dan minimnya interaksi sosial.
Melalui kegiatan kepramukaan, para peserta didik diharapkan dapat membangun karakter disiplin, percaya diri, tangguh, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Ia juga mengajak seluruh sekolah di Lampung untuk terus menghidupkan kegiatan Pramuka sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul.
“Untuk mewujudkan Lampung yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, kita membutuhkan generasi muda yang berkualitas,” tegasnya.
Ajang Pengembangan Bakat dan Persaudaraan
Kegiatan Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 41 Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran karakter, pengembangan bakat, serta mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka.
Ketua Pelaksana kegiatan, Suharto, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 560 peserta dari 24 Ambalan Pramuka SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Lampung.
Dua cabang lomba yang dipertandingkan yaitu Lomba Joget Komando dan Mini Pioneering Competition, dengan penilaian oleh dewan juri secara objektif dan profesional.
Dorong Sportivitas dan Kerja Sama
Panitia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama tim, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun karakter tanggung jawab di kalangan generasi muda.
Jihan Nurlela juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Juara hanyalah bonus. Yang paling penting adalah pengalaman, jaringan persahabatan, dan bekal kehidupan yang akan bermanfaat di masa depan,” pesannya.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung.***

















