Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

DPR Salah Kaprah, Bencana Ekologis Sumatra Justru Karena Reforma Agraria Tak Dijalanin

Melda by Melda
Desember 8, 2025
in Daerah
DPR Salah Kaprah, Bencana Ekologis Sumatra Justru Karena Reforma Agraria Tak Dijalanin

INSIDE POLITIK- Pada Jum’at, 5 Desember 2025, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) angkat suara keras menanggapi pernyataan kontroversial anggota DPR RI Komisi IV, Firman Subagyo dari Fraksi Golkar. Dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Firman menyalahkan Reforma Agraria sebagai penyebab kerusakan hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pernyataan ini langsung ditolak KPA karena dianggap keliru dan berpotensi menyesatkan publik.

KPA menekankan bahwa Reforma Agraria yang sesuai mandat konstitusi, Tap MPR IX/2001 tentang Pembaruan Agraria, dan UU Pokok Agraria 1960 belum dijalankan secara menyeluruh di Sumatera. Alih-alih menjadi biang kerusakan hutan, pemerintahlah yang selama puluhan tahun membiarkan monopoli tanah oleh korporasi besar, deforestasi masif, dan eksploitasi sumber daya alam tanpa kontrol yang tepat.

BACA JUGA

Tak Hanya KPR, BRI Siapkan Dukungan Modal Kerja dan Kredit Konstruksi bagi Pengembang

Kisah Haru di Balik Jeruji, Tahanan Narkoba Resmi Menikahi Kekasihnya di Rutan Pringsewu

Alih-alih menyalahkan kebijakan pro-rakyat ini, DPR seharusnya fokus mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang pro-korporasi. Selama ini, pemerintah dan legislatif memberikan kemudahan konsesi kehutanan, perkebunan sawit, tambang, proyek food estate, PSN, KEK, dan IKN. Akibatnya, masyarakat adat kehilangan wilayah, konflik agraria meningkat, dan kerusakan ekosistem terjadi.

KPA juga menyoroti fakta bahwa sekitar 58% tanah di Indonesia dikuasai segelintir korporasi dan elit politik. Ketimpangan agraria yang ekstrem ini memicu kemiskinan, hilangnya akses masyarakat terhadap lahan produktif, dan menurunnya daya dukung alam. Moratorium konsesi yang sudah lama disuarakan rakyat sering diabaikan, sehingga praktik perampasan tanah dan perusakan hutan tetap berlanjut.

Selama RDP Hari Tani Nasional pada 24 September 2025, KPA menyampaikan sembilan tuntutan perbaikan agraria-SDA, salah satunya moratorium penerbitan izin konsesi perkebunan, kehutanan, tambang, food estate, KEK, IKN, dan pengadaan tanah rakyat. Tuntutan ini menegaskan perlunya penghentian alokasi tanah kepada korporasi yang merugikan masyarakat. Sayangnya, orientasi politik dan ekonomi yang mengutamakan kepentingan korporasi membuat DPR dan pemerintah mengabaikan aspirasi rakyat.

KPA menegaskan sejarah kerusakan hutan di Sumatera bukan baru terjadi pasca reformasi, tapi sudah ada sejak era Orde Baru. Contohnya, konsesi PT Indorayon (sekarang PT Toba Pulp Lestari) yang diberikan sejak 1984. Konsesi ini telah merusak ratusan ribu hektar hutan, menyebabkan banjir, longsor, pencemaran, dan merampas wilayah adat masyarakat Tano Batak. Selama puluhan tahun, pemerintah lintas rezim gagal menanggapi tuntutan masyarakat untuk menutup operasional perusahaan yang merusak ini.

Reforma Agraria sejati sebenarnya bertujuan menertibkan konsesi, menata ulang penguasaan tanah, dan memperbaiki tata kelola agraria-SDA untuk mencegah konflik agraria dan kerusakan lingkungan. Saat ini, Indonesia menghadapi ketimpangan penguasaan tanah yang parah: ratusan korporasi menguasai jutaan hektar tanah di sektor kehutanan, perkebunan, dan tambang. Proyek food estate dan perampasan tanah adat terus berlangsung tanpa perbaikan substansial.

Bencana ekologis di Sumatera adalah akibat ketidakberfungsian Reforma Agraria yang sejati. Monopoli tanah dan hutan oleh korporasi dibiarkan berjalan, mengabaikan prinsip keadilan agraria dan perlindungan hak rakyat. Pernyataan Firman Subagyo yang menuduh Reforma Agraria sebagai penyebab bencana menunjukkan rendahnya literasi politik dan pemahaman tentang agraria di DPR.

Reforma Agraria adalah usaha sistematis negara untuk melindungi, memulihkan, dan mengakui hak masyarakat atas tanah dan wilayah hidup mereka. Selain itu, reforma agraria menyelesaikan konflik agraria, memulihkan lahan kritis, dan menjaga fungsi ekologis melalui pendekatan lokal berbasis kearifan masyarakat setempat. Tanpa implementasi yang serius, kerusakan lingkungan, konflik agraria, dan ketimpangan sosial akan terus terjadi.

KPA menegaskan agar DPR dan pemerintah segera menjalankan komitmen Reforma Agraria sebagai arah transformasi tata kelola agraria dan SDA yang berkeadilan dan berkelanjutan. Jangan lagi menyalahkan kebijakan pro-rakyat, tapi perbaiki tata kelola tanah dan hutan sebelum bencana semakin parah dan hak-hak rakyat marjinal terus dirampas.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: bencana ekologishak masyarakat adatkerusakan hutankonflik agrariakpamonopoli tanahpolitik lingkunganreforma agrariasumatera
Previous Post

Kejati Lampung Menang Pra Peradilan PT LEB, Status Tersangka Dirut Tetap Sah Berdasar Hukum

Next Post

Borgol Digital Tanggamus: Sidik Jari Jadi “Tameng” ASN di Tengah Krisis Disiplin

Related Posts

Tak Hanya KPR, BRI Siapkan Dukungan Modal Kerja dan Kredit Konstruksi bagi Pengembang
Bandar Lampung

Tak Hanya KPR, BRI Siapkan Dukungan Modal Kerja dan Kredit Konstruksi bagi Pengembang

Juni 13, 2026
Kisah Haru di Balik Jeruji, Tahanan Narkoba Resmi Menikahi Kekasihnya di Rutan Pringsewu
Daerah

Kisah Haru di Balik Jeruji, Tahanan Narkoba Resmi Menikahi Kekasihnya di Rutan Pringsewu

Juni 12, 2026
Tujuh Panitia Pilkakon Sriwungu Mulai Bertugas, Tahapan Pemilihan Segera Dimulai
Daerah

Tujuh Panitia Pilkakon Sriwungu Mulai Bertugas, Tahapan Pemilihan Segera Dimulai

Juni 12, 2026
Perkuat Mental Spiritual Aparatur, Lapas Kalianda Rutin Gelar Bimbingan Rohani
Daerah

Perkuat Mental Spiritual Aparatur, Lapas Kalianda Rutin Gelar Bimbingan Rohani

Juni 12, 2026
Tangis Pecah di Sidang, Budi Kurniawan Minta Hak Karyawan PT LEB Diselamatkan
Bandar Lampung

Tangis Pecah di Sidang, Budi Kurniawan Minta Hak Karyawan PT LEB Diselamatkan

Juni 12, 2026
Kasus MBG, IGoWa Dukung Status Justice Collaborator untuk Sony Sanjaya
Bandar Lampung

Kasus MBG, IGoWa Dukung Status Justice Collaborator untuk Sony Sanjaya

Juni 12, 2026
Next Post
Borgol Digital Tanggamus: Sidik Jari Jadi “Tameng” ASN di Tengah Krisis Disiplin

Borgol Digital Tanggamus: Sidik Jari Jadi “Tameng” ASN di Tengah Krisis Disiplin

Kejari Tanggamus Gelar Seminar Hakordia 2025, Bupati Tegaskan Integritas Kunci Pembangunan

Kejari Tanggamus Gelar Seminar Hakordia 2025, Bupati Tegaskan Integritas Kunci Pembangunan

LSM PRO RAKYAT Desak Menteri Kehutanan Cabut Semua Izin di Kawasan Hutan: “Jangan Tunggu Lampung Kebanjiran Baru Bergerak!”

LSM PRO RAKYAT Desak Menteri Kehutanan Cabut Semua Izin di Kawasan Hutan: “Jangan Tunggu Lampung Kebanjiran Baru Bergerak!”

Gempar! Tiga Anggota DPRD Lampung Tengah Dikabarkan Terjaring OTT KPK Saat Bimtek di Jakarta, Fakta Baru Terus Bermunculan

Gempar! Tiga Anggota DPRD Lampung Tengah Dikabarkan Terjaring OTT KPK Saat Bimtek di Jakarta, Fakta Baru Terus Bermunculan

Kabupaten Pringsewu Menggagas Lompatan Besar: Panen Jagung Jadi Momentum Emas Dongkrak Ekonomi Petani 2025

Kabupaten Pringsewu Menggagas Lompatan Besar: Panen Jagung Jadi Momentum Emas Dongkrak Ekonomi Petani 2025

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

DPC TTKKBI Penengahan Ukir Prestasi di IPSI Lampung Cup II 2025, Harumkan Nama Lampung Selatan

DPC TTKKBI Penengahan Ukir Prestasi di IPSI Lampung Cup II 2025, Harumkan Nama Lampung Selatan

Juli 13, 2025
Hanya Satu Cakada yang Daftar, KPU Tubaba Perpanjang Masa Pendaftaran

Oknum ASN di Tubaba Diduga Kampanye Kotak Kosong

November 24, 2024

Massa GARUDA Datangi DPRD Lampung Selatan, Soroti Operasional PT Oasis Wood Industri

Juni 12, 2026
Gema Puan Desak Presiden Prabowo Reshuffle Menaker Yassierli: Dinilai Gagal Kendalikan PHK Massal

Gema Puan Desak Presiden Prabowo Reshuffle Menaker Yassierli: Dinilai Gagal Kendalikan PHK Massal

Juli 25, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Tak Hanya KPR, BRI Siapkan Dukungan Modal Kerja dan Kredit Konstruksi bagi Pengembang
  • Kisah Haru di Balik Jeruji, Tahanan Narkoba Resmi Menikahi Kekasihnya di Rutan Pringsewu
  • Tujuh Panitia Pilkakon Sriwungu Mulai Bertugas, Tahapan Pemilihan Segera Dimulai
  • Perkuat Mental Spiritual Aparatur, Lapas Kalianda Rutin Gelar Bimbingan Rohani

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In