Rabu, September 23, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, September 23, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?

Melda by Melda
September 23, 2026
in Pemerintahan
Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?

INSIDE POLITIK— Di tengah maraknya narasi bahwa ekonomi Indonesia akan ambruk, sejumlah data resmi justru menunjukkan adanya aktivitas ekonomi dan investasi yang tetap berjalan.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun. Nilai tersebut melampaui target Presiden sebesar Rp1.905,6 triliun dan menyerap sekitar 2,71 juta tenaga kerja.

BACA JUGA

152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

Tren investasi juga berlanjut pada semester I 2026. BKPM mencatat realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Investasi tersebut menyerap 1.448.862 tenaga kerja Indonesia dan setara dengan 49,5 persen dari target investasi nasional 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun.

Data tersebut menunjukkan bahwa klaim bahwa seluruh investor meninggalkan Indonesia perlu diuji dengan data, bukan semata berdasarkan narasi yang beredar di ruang publik.

Di sisi lain, pemerintah juga menyoroti persoalan kebocoran ekonomi dan aktivitas ilegal yang dinilai dapat mengurangi manfaat kekayaan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persoalan Indonesia bukan semata-mata kekurangan kekayaan, melainkan bagaimana kekayaan tersebut dikelola dan bagaimana berbagai kebocoran dapat dihentikan.

“Kita harus berani mengatakan apa adanya. Kita harus perbaiki lembaga-lembaga pemerintah kita.”

Prabowo juga menyoroti praktik seperti under-invoicing, transfer pricing, pemalsuan laporan perdagangan hingga penyelundupan yang menurut pemerintah menyebabkan kekayaan nasional mengalir keluar secara signifikan.

“Jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar.”

Penertiban Sektor Pertambangan

Upaya penertiban juga dilakukan di sektor pertambangan. Dalam narasi pemerintah, aktivitas pertambangan ilegal menjadi salah satu persoalan yang perlu ditangani agar pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat lebih besar bagi negara.

Sementara itu, PT Timah Tbk mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester I 2026. Capaian tersebut bahkan melampaui target laba bersih perusahaan untuk sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,61 triliun.

Namun, peningkatan laba perusahaan tetap perlu dilihat secara utuh dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk produksi, harga komoditas, penjualan, biaya serta efisiensi operasional.

Karena itu, satu indikator saja belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan kondisi perekonomian nasional.

Prabowo menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Negara kita besar, negara kita luas, dan negara kita sangat, sangat, sangat kaya.”

Karena itu, agenda pemerintah tidak hanya mengejar investasi baru, tetapi juga membenahi tata kelola, memberantas penyelundupan, menertibkan aktivitas ilegal, serta memperbaiki pengelolaan aset dan sumber daya negara.

Prabowo juga mengakui bahwa pekerjaan tersebut bukan perkara mudah.

“Ini tidak ringan. Saya mengerti ini tidak ringan. Tapi, apa boleh buat, apapun harus kita kerjakan untuk supaya negara kita selamat.”

Ukuran Ekonomi Bukan Sekadar Narasi

Pada akhirnya, perdebatan mengenai apakah Indonesia sedang menghadapi ancaman kemunduran atau justru berada dalam fase kebangkitan tidak cukup dijawab melalui narasi politik maupun pernyataan di media sosial.

Data investasi memang menunjukkan aktivitas penanaman modal tetap kuat. Pada 2025, investasi mencapai Rp1.931,2 triliun, sedangkan pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun.

Namun, ukuran keberhasilan ekonomi juga perlu dilihat dari indikator lain, seperti pertumbuhan lapangan kerja, daya beli masyarakat, harga kebutuhan pokok, penerimaan negara, produktivitas, kualitas pelayanan publik, serta seberapa besar manfaat pertumbuhan tersebut dirasakan masyarakat.

Dengan demikian, narasi bahwa Indonesia akan ambruk maupun klaim bahwa Indonesia sedang bangkit sama-sama perlu diuji dengan data.

Sebab ukuran sebenarnya bukan siapa yang paling keras berbicara, melainkan apakah kekayaan Indonesia yang besar mampu dikelola secara transparan, produktif, dan pada akhirnya memberikan manfaat yang semakin nyata bagi kesejahteraan rakyat.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: BKPMEkonomiIndonesiaEkonomiNasionalEkonomiRakyatHilirisasiIndonesiaBangkitInvestasi2026InvestasiIndonesiaPertambanganPrabowoSubiantoPTTimah
Previous Post

Proyek Mitigasi Gajah di TNWK Dikawal Kejati Lampung, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Next Post

Integrasikan GPS dan Drone, TNWK Petakan Jalur Migrasi Gajah Berdasarkan Musim

Related Posts

152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan
Daerah

152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan

September 2, 2026
RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

September 2, 2026
Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945
Pemerintahan

Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945

Agustus 20, 2026
Upah dan Buruh Perkotaan
Analisa

Upah dan Buruh Perkotaan

Juni 20, 2026
Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur
Pemerintahan

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur

Maret 5, 2026
Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat
Pemerintahan

Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat

Maret 4, 2026
Next Post
Integrasikan GPS dan Drone, TNWK Petakan Jalur Migrasi Gajah Berdasarkan Musim

Integrasikan GPS dan Drone, TNWK Petakan Jalur Migrasi Gajah Berdasarkan Musim

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Itjen Kemenimipas Perkuat Pengawasan dengan Rakor Three Lines Model, Inovasi Digital Jadi Sorotan

Itjen Kemenimipas Perkuat Pengawasan dengan Rakor Three Lines Model, Inovasi Digital Jadi Sorotan

November 14, 2025
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Siapkan Kabinet, Prabowo Mulai Godok Nama-nama Calon Menteri

Agustus 18, 2024
Yang Belum Tuntas di Pilkada Lamtim (Bagian 1)

Tiga Paslon Pilkada Manokwari Selatan Masih Terima Gaji Selaku ASN Saat Maju Pilbup

Januari 17, 2025
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Ini Daftar 46 Kementerian dan 74 Lembaga Negara di Pemerintahan Prabowo

Oktober 11, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Integrasikan GPS dan Drone, TNWK Petakan Jalur Migrasi Gajah Berdasarkan Musim
  • Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?
  • Proyek Mitigasi Gajah di TNWK Dikawal Kejati Lampung, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian
  • Porprov X Semakin Dekat, KONI Tanggamus Satukan Langkah Hadapi Persaingan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In