NGAKAK POLITIK
INSIDE POLITIK – Politik tanah air lagi-lagi bikin rakyat terpingkal-pingkal. Hasto Kristiyanto, yang sempat divonis bersalah dalam kasus suap pergantian antarwaktu Harun Masiku, mendadak dapat amnesti dari Presiden Prabowo. Tak butuh waktu lama, ia langsung kembali menjabat sebagai Sekjen PDIP. Alurnya singkat, plot twist-nya ngeri-ngeri lucu: dari sel ke Sekjen, durasinya lebih cepat daripada upload video 60 detik.
Dari Tahanan ke Kursi Empuk Lagi
Belum lama divonis 3,5 tahun, tiba-tiba semua sirna. Surat amnesti diteken presiden, hukuman lenyap, dan Hasto bisa balik duduk di kursi elite PDIP seolah tak pernah terjadi apa-apa. Ketua Umum PDIP Megawati pun melantiknya kembali dengan senyum lebar. Publik hanya bisa geleng-geleng kepala: hukum di negeri ini memang bisa jadi paket “express delivery”.
Netizen: “Ini Politik atau Sinetron Ramadan?”
Komentar warganet pun pecah jadi bahan lawakan:
“Hasto kayak pemain bola, kena kartu merah tapi langsung balik main.”
“Kalau TikTok viral 2 jam, amnesti bisa viral 2 hari.”
“Masuk sel pagi, sore sudah jadi Sekjen lagi. Cepat sekali, Bung!”
Meme kocak juga berseliweran:
Hasto keluar dari pintu penjara dengan tulisan: “From Sel to Sekjen – lebih cepat dari kurir instan.”
Megawati berkata di kartun satir: “Semua baik-baik saja… kembali bekerja!”
Analisis Serius, Tapi Bikin Ngakak
Pengamat politik bilang, amnesti ini jelas bukan soal hukum murni, tapi urusan politik. PDIP sebagai partai besar butuh simbol kekompakan, sementara Prabowo dapat citra sebagai presiden yang “murah hati”. Namun, kelompok pro-demokrasi menilai langkah ini merusak independensi pengadilan.
Singkatnya, hukum bisa jadi mirip playlist TikTok: tinggal skip, replay, atau delete sesuai selera.
Revolusi Politik Serba Instan
Publik akhirnya sepakat: politik Indonesia bukan lagi sekadar panggung demokrasi, tapi sudah berubah jadi konten FYP. Hari ini dihukum, besok diampuni, lusa balik ke jabatan. Yang tertinggal hanya pertanyaan retoris: “Kalau semua bisa diulang kayak short video, apa kabar keadilan buat rakyat kecil?.***




















