NGAKAK POLITIK
INSIDE POLITIK— Mantan Menteri Pendidikan Sekaligus Bos Gojek, Nadiem Makarim, Kembali Masuk Headline Setelah Berkas Perkaranya Resmi Dilimpahkan Kejaksaan. Dalam Pernyataannya, Nadiem Meminta Doa Dari Seluruh Masyarakat Agar Proses Berjalan Lancar. Permintaan Itu Langsung Membuat Publik Bertanya-Tanya: Doa Lancar Seperti Apa Yang Diinginkan?
Ada Warga Yang Bingung, “Lancar Bebas Atau Lancar Lanjut, Mas?” Ujar Seorang Ibu Yang Sedang Menjemur Baju Sambil Memeriksa Timeline Gosip Politik.
Media Sosial Pun Riuh. Warganet Mulai Menawarkan Paket Doa Lengkap: Mulai Dari “Doa Ringan Yang Tidak Mengandung Pasal,” “Doa Syafaat Versi Quick Count,” Hingga “Doa Premium Dengan Cashback Qris.” Ada Pula Yang Berkomentar, “Ini Mirip Fitur Gojek Juga Ya, Kalau Masalahnya Berat Tinggal Tekan Tombol: Butuh Bantuan.”
Seorang Pemuda Bahkan Membuat Meme Bertuliskan:
“Nadiem: Mohon Doa.
Warga: Doa Apa, Mas? Kita Takut Salah Channel.”
Para Pengamat Politik Berkata Bahwa Kasus Ini Bisa Menjadi Ujian Reputasi Besar Bagi Mantan Menteri Yang Dulu Terkenal Dengan Jargon “Merdeka Belajar.” Kini Publik Berseloroh, Kasus Ini Seakan Berubah Jadi “Merdeka Berkas.”
“Kalau Semua Berjalan Sesuai Prosedur, Ya Bagus. Tapi Kalau Tiba-Tiba Muncul Diskon Atau Promo, Baru Kita Curiga,” Ujar Seorang Analis Sambil Tersenyum Setengah Waswas.
Di Sisi Lain, Para Penumpang Ojek Online Mulai Ikut Mendoakan Sesuai Spesialisasi Masing-Masing.
Driver Berdoa Agar “Order Lancar, Kasus Lancar, Sama-Sama Lancar.”
Penumpang Berdoa Agar “Tarif Enggak Ikut Naik Gara-Gara Drama Hukum.”
Mantan Pelajar Berdoa Agar “Buku Paket Tidak Ikut Jadi Barang Bukti.”
Sementara Itu, Seorang Pedagang Kopi Mengaku Bingung. “Kalau Menteri Minta Doa, Saya Siap. Tapi Jangan Minta Doanya Lengkap Sama Es Kopi Susu, Ya Saya Nggak Sanggup.”
Sejumlah Warga Juga Berharap Kasus Ini Tidak Menjadi Tontonan Serial Panjang Seperti Sinetron Jam Tayang Malam. “Tolong Jangan Diseret Ke Season 3,” Ujar Seorang Bapak-Bapak. “Kami Sudah Cukup Capek Sama Berita Korupsi, Jangan Sampai Ada Spin-Off.”
Terlepas Dari Segala Kehebohan, Permintaan Doa Dari Nadiem Dianggap Wajar. Di Tengah Situasi Politik Yang Semakin Mirip Komedi Situasi, Doa Memang Jadi Satu-Satunya Hal Yang Tidak Bisa Dipidanakan, Tidak Bisa Di-Mark Up, Dan Tidak Bisa Dikembalikan Ke Pengirim.
Untuk Publik, Satu Pesan Penting:
Berdoalah Secukupnya. Jangan Sampai Kita Yang Bukan Tersangka Ikut Dipanggil Gara-Gara Salah Niat.




















