Jumat, September 11, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, September 11, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tak Diakui sebagai Keturunan Kiai Muhammad Besari, Miftah alias Taim Kesal

Meza Swastika by Meza Swastika
Desember 21, 2024
in Nasional
ALHAMDULILLAH!Miftah Akhirnya Mundur dari Jabatan Staf Utusan Khusus Presiden

BOHONG LAGI!Miftah alias Taim Sebut Pangeran Diponegoro Berguru pada Leluhurnya

 

InsidePolitik—Berbagai perangai buruk Miftah alias Taim makin dibongkar oleh netizen. Miftah alias Taim belakangan kesal karena tak diakui sebagai keturunan Kiai Muhammad Besari.

BACA JUGA

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

Politik Adu Domba Asing: Strategi Lama yang Masih Efektif Menggoyang Negara

Dalam pernyataan lengkapnya, keturunan langsung Kiai Muhammad Besari secara tegas memastikan bahwa Miftah alias Taim bukanlah keturunan dari Kiai Muhammad Besari.

Diketahui, Miftah alias Taim hanya mengaku-aku saja sebagai keturunan, padahal Miftah alias Taim adalah anak dari Turut dan cucu dari Mbah Boniran.

Sebelumnya, eks Utusan Khusus Presiden itu sudah beberapa kali menuai kontroversi karena sikap tercelanya sebagai orang yang dilabeli sebagai pendakwah.

Salah satu contohnya adalah ketika ia menggoyang-goyangkan kepala istrinya dengan keras di hadapan umum. Parahnya lagi, hijab yang dikenakan sang istri juga sampai berantakan.

Selain itu, kata-kata yang keluar dari mulutnya juga dinilai tak pantas, apalagi untuk seorang pemuka agama.

Bagaimana tidak, dalam beberapa video yang tersebar di media sosial, Miftah kerap melontarkan kalimat tak pantas yang terdengar merendahkan dan mengejek orang lain di depan umum.

Dua korban yang menjadi bahan olok-olokan Gus Miftah adalah penjual es teh, Sunhaji, serta seniman senior Yati Pesek.

Tak sampai di situ saja, belakangan publik juga mulai tak mempercayai omongan Gus Miftah terkait dirinya yang mengaku sebagai keturunan dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

Kiai Ageng Muhammad Besari merupakan seorang ulama besar dari Ponorogo yang lahir pada tahun 1729.

Putra dari Kiai Anom Besari itu merupakan sosok bangsawan yang memilih hidup seperti orang awam.

Kiai Ageng Muhammad Besari juga menjadi pendiri Pondok Pesantren Tegalsari, salah satu pesantren tertua di Nusantara, atau dikenal juga dengan nama Pesantren Gebang Tinatar.

Pernyataan Miftah Maulana sebagai cucu dari sang kiai, membuat keturunan kedelapan Kiai Ageng Muhammad Besari memberikan klarifikasi. Menurutnya, tidak ada nama Gus Miftah atau Miftah Maulana dalam data silsilah keluarga mereka.

Pernyataan tersebut lalu membuat publik meragukan, jika pendakwah  kontroversial itu masih menjadi bagian dari keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari. Sebab, orangtuanya juga hanya seorang petani dan pedagang sayur.

Gus Miftah tampaknya lama-lama kesal, karena tak diakui sebagai keturunan sang kiai. Ia pun menumpahkan kekesalannya itu dalam sebuah pengajian akbar di Tegalsari pada Jumat (13/12/2024) lalu.

Di tengah pengajian tersebut, eks Utusan Khusus Presiden itu sempat membahas soal asal-usul keluarga sang kiai.

Setelah selesai membahasnya, Gus Miftah mengutarakan kekesalannya pada orang-orang yang mengaku sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

Menurutnya, orang-orang tersebut hanya mengaku-ngaku saja, tapi jika ada acara keluarga tidak mau mengeluarkan modal.

“Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara, modal aja enggak mau,” ujar Gus Miftah, dikutip dari YouTube KELUARGA DIDIK, Kamis (19/12/2024).

Terlihat kesal, Gus Miftah juga mengomel kalau dirinya tak masalah apabila tidak diakui sebagai cucu Kiai Ageng Muhammad Besari. Namun, dirinya tetap selalu mau membantu, bila ada acara atau persoalan.

“Saya enggak perlu diakui cucu enggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantuin,” ujarnya.

Lalu, Gus Miftah juga menyindir balik orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan sang kiai, tapi enggan mengeluarkan modal dan malah mencari keuntungan dari makam Muhammad Besari.

“Sekarang semuanya rebutan merasa cucunya mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya mbah Muhammad Besari malah cari untung,” ujarnya.

Menurut pria tersebut, orang-orang tadi menggunakan cara dengan mengajukan proposal dan meminta bantuan untuk makam sang kiai. Namun, hasilnya justru tidak digunakan untuk merawat makam.

“Bikin proposal kesana-sini tapi hasilnya nggak buat makam. Yang modelnya kayak gitu, jan**k banget,” imbuh Gus Miftah dengan nada tinggi karena mengomel.

 

Previous Post

Pilkada dengan Pendekatan Sistem Asimetris Bisa Picu Diskriminasi

Next Post

Dari Awal sampai Pertengahan Desember 2024, Komdigi Menindak 5,4 juta Konten Judi Online

Related Posts

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

September 2, 2026
Politik Adu Domba Asing: Strategi Lama yang Masih Efektif Menggoyang Negara
Nasional

Politik Adu Domba Asing: Strategi Lama yang Masih Efektif Menggoyang Negara

Agustus 21, 2026
Mengapa Beda Pilihan Bermusuhan
Nasional

Mengapa Beda Pilihan Bermusuhan

Agustus 21, 2026
Politik Polarisasi Keluarga
Nasional

Politik Polarisasi Keluarga

Agustus 20, 2026
Mengapa Micro Targeting Bahaya
Nasional

Mengapa Micro Targeting Bahaya

Agustus 19, 2026
Politik Data Pribadi Pemilih: Antara Strategi Kampanye dan Hak Privasi
Nasional

Politik Data Pribadi Pemilih: Antara Strategi Kampanye dan Hak Privasi

Agustus 18, 2026
Next Post
Pegawai Komdigi Beking Judol, Roy Suryo: Nggak Waras!

Dari Awal sampai Pertengahan Desember 2024, Komdigi Menindak 5,4 juta Konten Judi Online

Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

KPU dan Bawaslu di Daerah Bakal Tak Seksi lagi, DPR akan Jadikan Penyelenggara Pemilu sebagai Lembaga Ad Hoc

Mendagri Sebut Tenaga Honorer di Daerah Jadi Bancakan Tim Sukses Kepala Daerah

Kemendagri Sebut 60 Persen BUMD di Indonesia Tak Sehat

OSO Inginkan Regenerasi di Hanura

HUT 18 Partai Hanura, OSO: Jangan Hina Partai Kecil!

Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Minta KPU Hati-hati Siapkan Regulasi Pilkada Ulang

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Kantah Pringsewu Kukuhkan Panitia Ajudikasi dan Satgas PTSL 2025, Siap Percepat Pelayanan Pertanahan

Kantah Pringsewu Kukuhkan Panitia Ajudikasi dan Satgas PTSL 2025, Siap Percepat Pelayanan Pertanahan

Oktober 9, 2025
Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung

Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung

Januari 13, 2026
Drama Ijazah Jokowi: Roy Suryo Sibuk Bikin Riuh, Gibran Nyaris Lolos dari Sorotan?

Drama Ijazah Jokowi: Roy Suryo Sibuk Bikin Riuh, Gibran Nyaris Lolos dari Sorotan?

Juni 9, 2025
Pemprov Lampung Pastikan Dapur SPPG di Metro Layani Program MBG dengan Standar Tinggi

Pemprov Lampung Pastikan Dapur SPPG di Metro Layani Program MBG dengan Standar Tinggi

Oktober 7, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Belajar Tak Melulu di Kelas, Pramuka SMK Ma’arif 1 Metro Tampil di Kampus
  • Lapas Kalianda Gandeng BPBD Lampung Selatan, Perkuat Mitigasi Risiko Bencana
  • Bupati Riyanto Pamungkas Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Hilirisasi dan Konsolidasi
  • Tanah Mengering, Pemkab Pringsewu dan Ratusan Jamaah Gelar Salat Istisqa
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In