Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, Oktober 30, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Tak Diakui sebagai Keturunan Kiai Muhammad Besari, Miftah alias Taim Kesal

Meza Swastika by Meza Swastika
Desember 21, 2024
in Nasional
ALHAMDULILLAH!Miftah Akhirnya Mundur dari Jabatan Staf Utusan Khusus Presiden

BOHONG LAGI!Miftah alias Taim Sebut Pangeran Diponegoro Berguru pada Leluhurnya

 

InsidePolitik—Berbagai perangai buruk Miftah alias Taim makin dibongkar oleh netizen. Miftah alias Taim belakangan kesal karena tak diakui sebagai keturunan Kiai Muhammad Besari.

BACA JUGA

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Dalam pernyataan lengkapnya, keturunan langsung Kiai Muhammad Besari secara tegas memastikan bahwa Miftah alias Taim bukanlah keturunan dari Kiai Muhammad Besari.

Diketahui, Miftah alias Taim hanya mengaku-aku saja sebagai keturunan, padahal Miftah alias Taim adalah anak dari Turut dan cucu dari Mbah Boniran.

Sebelumnya, eks Utusan Khusus Presiden itu sudah beberapa kali menuai kontroversi karena sikap tercelanya sebagai orang yang dilabeli sebagai pendakwah.

Salah satu contohnya adalah ketika ia menggoyang-goyangkan kepala istrinya dengan keras di hadapan umum. Parahnya lagi, hijab yang dikenakan sang istri juga sampai berantakan.

Selain itu, kata-kata yang keluar dari mulutnya juga dinilai tak pantas, apalagi untuk seorang pemuka agama.

Bagaimana tidak, dalam beberapa video yang tersebar di media sosial, Miftah kerap melontarkan kalimat tak pantas yang terdengar merendahkan dan mengejek orang lain di depan umum.

Dua korban yang menjadi bahan olok-olokan Gus Miftah adalah penjual es teh, Sunhaji, serta seniman senior Yati Pesek.

Tak sampai di situ saja, belakangan publik juga mulai tak mempercayai omongan Gus Miftah terkait dirinya yang mengaku sebagai keturunan dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

Kiai Ageng Muhammad Besari merupakan seorang ulama besar dari Ponorogo yang lahir pada tahun 1729.

Putra dari Kiai Anom Besari itu merupakan sosok bangsawan yang memilih hidup seperti orang awam.

Kiai Ageng Muhammad Besari juga menjadi pendiri Pondok Pesantren Tegalsari, salah satu pesantren tertua di Nusantara, atau dikenal juga dengan nama Pesantren Gebang Tinatar.

Pernyataan Miftah Maulana sebagai cucu dari sang kiai, membuat keturunan kedelapan Kiai Ageng Muhammad Besari memberikan klarifikasi. Menurutnya, tidak ada nama Gus Miftah atau Miftah Maulana dalam data silsilah keluarga mereka.

Pernyataan tersebut lalu membuat publik meragukan, jika pendakwah  kontroversial itu masih menjadi bagian dari keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari. Sebab, orangtuanya juga hanya seorang petani dan pedagang sayur.

Gus Miftah tampaknya lama-lama kesal, karena tak diakui sebagai keturunan sang kiai. Ia pun menumpahkan kekesalannya itu dalam sebuah pengajian akbar di Tegalsari pada Jumat (13/12/2024) lalu.

Di tengah pengajian tersebut, eks Utusan Khusus Presiden itu sempat membahas soal asal-usul keluarga sang kiai.

Setelah selesai membahasnya, Gus Miftah mengutarakan kekesalannya pada orang-orang yang mengaku sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

Menurutnya, orang-orang tersebut hanya mengaku-ngaku saja, tapi jika ada acara keluarga tidak mau mengeluarkan modal.

“Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara, modal aja enggak mau,” ujar Gus Miftah, dikutip dari YouTube KELUARGA DIDIK, Kamis (19/12/2024).

Terlihat kesal, Gus Miftah juga mengomel kalau dirinya tak masalah apabila tidak diakui sebagai cucu Kiai Ageng Muhammad Besari. Namun, dirinya tetap selalu mau membantu, bila ada acara atau persoalan.

“Saya enggak perlu diakui cucu enggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantuin,” ujarnya.

Lalu, Gus Miftah juga menyindir balik orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan sang kiai, tapi enggan mengeluarkan modal dan malah mencari keuntungan dari makam Muhammad Besari.

“Sekarang semuanya rebutan merasa cucunya mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya mbah Muhammad Besari malah cari untung,” ujarnya.

Menurut pria tersebut, orang-orang tadi menggunakan cara dengan mengajukan proposal dan meminta bantuan untuk makam sang kiai. Namun, hasilnya justru tidak digunakan untuk merawat makam.

“Bikin proposal kesana-sini tapi hasilnya nggak buat makam. Yang modelnya kayak gitu, jan**k banget,” imbuh Gus Miftah dengan nada tinggi karena mengomel.

 

Previous Post

Pilkada dengan Pendekatan Sistem Asimetris Bisa Picu Diskriminasi

Next Post

Dari Awal sampai Pertengahan Desember 2024, Komdigi Menindak 5,4 juta Konten Judi Online

Related Posts

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan
Nasional

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Oktober 28, 2026
Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?
Nasional

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Oktober 27, 2026
Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?
Nasional

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

Oktober 26, 2026
Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik
Nasional

Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Oktober 25, 2026
Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?
Nasional

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Oktober 24, 2026
Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik
Nasional

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Oktober 23, 2026
Next Post
Pegawai Komdigi Beking Judol, Roy Suryo: Nggak Waras!

Dari Awal sampai Pertengahan Desember 2024, Komdigi Menindak 5,4 juta Konten Judi Online

Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

KPU dan Bawaslu di Daerah Bakal Tak Seksi lagi, DPR akan Jadikan Penyelenggara Pemilu sebagai Lembaga Ad Hoc

Mendagri Sebut Tenaga Honorer di Daerah Jadi Bancakan Tim Sukses Kepala Daerah

Kemendagri Sebut 60 Persen BUMD di Indonesia Tak Sehat

OSO Inginkan Regenerasi di Hanura

HUT 18 Partai Hanura, OSO: Jangan Hina Partai Kecil!

Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Minta KPU Hati-hati Siapkan Regulasi Pilkada Ulang

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

DPRD Pringsewu Sambut Program Kementerian Pertanian, Dorong Swasembada Pangan Daerah

DPRD Pringsewu Sambut Program Kementerian Pertanian, Dorong Swasembada Pangan Daerah

Oktober 10, 2025
Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

Hari ini, KPU Lamsel Gelar Debat Terakhir

November 2, 2024
Dakocan Angkat Isu Tubuh Perempuan dalam Puisi dan Cerpen di Hari Perempuan Sedunia

Dakocan Angkat Isu Tubuh Perempuan dalam Puisi dan Cerpen di Hari Perempuan Sedunia

Maret 11, 2026
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Dasco Akui Ketum Parpol Mulai Setor Nama Calon Menteri ke Prabowo

September 16, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru
  • PWI Pringsewu Siapkan Agenda Besar, HPN dan Porwanas 2027 Jadi Fokus Pembahasan
  • Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Ini Alasan di Baliknya
  • Teater Berbahasa Lampung hingga Tari Nyambai, Bulan Bagha Sekubal Unila Curi Perhatian
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In