Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Mengapa Surabaya Tetap Merah

Melda by Melda
Juli 20, 2026
in Nasional
Mengapa Surabaya Tetap Merah

Mengapa Surabaya Tetap Merah

Kota Pahlawan dan Identitas Politiknya

INSIDENPOLITIK Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan. Sejarah perlawanan dan semangat egaliter membentuk karakter warganya hingga hari ini. Tak heran jika pertanyaan mengapa Surabaya tetap merah kerap muncul setiap musim politik tiba.

BACA JUGA

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

“Merah” bukan sekadar warna partai, tetapi simbol keberpihakan pada wong cilik, keberanian bersuara, dan politik yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Akar Sejarah yang Membekas

Warisan Perjuangan dan Nasionalisme

Sejak masa perjuangan kemerdekaan, Surabaya menjadi simbol perlawanan rakyat. Semangat kolektif ini menumbuhkan kepercayaan pada kepemimpinan yang tegas dan berpihak.

Nilai tersebut kemudian terhubung dengan ideologi kerakyatan yang identik dengan warna merah. Politik di Surabaya tumbuh dari narasi sejarah, bukan sekadar kampanye lima tahunan.

Budaya Egaliter Arek Suroboyo

Warga Surabaya dikenal lugas dan egaliter. Tidak ada jarak berlebihan antara pemimpin dan rakyat.

Budaya ini membuat politik populis mudah diterima. Pemimpin yang blusukan dan bicara apa adanya lebih dipercaya dibanding retorika elite.

Kinerja Pemerintah Kota dalam Kehidupan Nyata

Kebijakan yang Terasa Langsung

Alasan lain mengapa Surabaya tetap merah adalah kebijakan yang dirasakan langsung warga. Dari penataan taman kota, layanan publik digital, hingga perhatian pada kampung-kampung.

Ketika perubahan terlihat nyata, loyalitas politik tumbuh secara alami. Politik tidak lagi abstrak, tetapi hadir di lingkungan sekitar.

Figur Pemimpin yang Membumi

Surabaya beberapa kali dipimpin figur kuat dengan gaya sederhana. Kepemimpinan seperti ini memperkuat kepercayaan publik.

Bagi warga, konsistensi lebih penting daripada janji. Selama kebutuhan dasar terpenuhi, warna politik menjadi urusan sekunder.

Politik Lokal dan Mesin Sosial

Peran Akar Rumput

Di Surabaya, jaringan akar rumput sangat aktif. RT, RW, dan komunitas kampung menjadi ruang diskusi sekaligus konsolidasi sosial.

Politik bergerak lewat percakapan sehari-hari, bukan hanya baliho dan media sosial. Inilah yang membuat basis dukungan relatif solid.

Loyalitas yang Rasional

Loyalitas politik warga Surabaya tidak sepenuhnya emosional. Ada evaluasi yang terus berjalan.

Ketika kebijakan dianggap menyimpang dari kepentingan rakyat, kritik muncul tanpa ragu. “Merah” bertahan karena dianggap masih relevan, bukan karena fanatisme buta.

Tantangan Kota Besar yang Terus Berubah

Surabaya menghadapi tantangan urban: kemacetan, ketimpangan, dan tekanan ekonomi. Generasi muda mulai membawa perspektif baru yang lebih kritis.

Namun selama politik lokal mampu menjawab masalah sehari-hari, warna merah masih menemukan tempatnya di hati warga.

Mengapa Surabaya Tetap Merah di Era Digital

Media sosial membuka ruang kritik dan kontrol publik. Transparansi menjadi tuntutan baru.

Menariknya, keterbukaan ini justru memperkuat basis politik jika pemimpin mampu beradaptasi. Respons cepat dan komunikasi langsung menjaga kepercayaan.

Surabaya dan Makna Politik Kerakyatan

Mengapa Surabaya tetap merah pada akhirnya bukan soal partai, melainkan soal rasa memiliki. Warga merasa dilibatkan dan dihargai.

Selama politik berpihak pada kehidupan nyata, identitas politik Surabaya akan tetap bertahan meski zaman berubah.***

 

 

Source: Fitriyani
Tags: #Surabaya #PolitikLokal #KotaPahlawan #Demokrasi #Lifestyle
Previous Post

Politik Makassar dan Patronase

Next Post

Politik Jakarta Setelah IKN

Related Posts

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?
Nasional

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Oktober 27, 2026
Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?
Nasional

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

Oktober 26, 2026
Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik
Nasional

Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Oktober 25, 2026
Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?
Nasional

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Oktober 24, 2026
Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik
Nasional

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Oktober 23, 2026
Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?
Nasional

Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?

Oktober 22, 2026
Next Post
Politik Jakarta Setelah IKN

Politik Jakarta Setelah IKN

Mengapa IKN Mengubah Peta Nasional

Mengapa IKN Mengubah Peta Nasional

Politik Air dan Konflik Daerah

Politik Air dan Konflik Daerah

Mengapa ASN Tak Netral

Mengapa ASN Tak Netral

Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik demi Lindungi Generasi Masa Depan Lampung

Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik demi Lindungi Generasi Masa Depan Lampung

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Perpu MD3 Disebut Bakal Bikin PDIP Tak Bisa Dapat Kursi Ketua DPR

DPD RI Usul ke KPU Suara Anggota DPD Bisa Dijadikan untuk Maju Pilkada

September 29, 2024
Pj Gubernur Lampung Lantik 12 Pejabat Eselon II, Minta Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Publik

Pj Gubernur Lampung Lantik 12 Pejabat Eselon II, Minta Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Publik

Februari 8, 2025
Wakil Gubernur Lampung Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Wakil Gubernur Lampung Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Mei 3, 2025
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Diduga Korupsi, Kordinator Kesekretariatan Bawaslu Lamteng Resmi Dilaporkan ke Kejari

Oktober 11, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Warga Laporkan Tanaman Mencurigakan, Polisi Temukan Dugaan Ganja di Ladang Katibung
  • Pantau Pilkakon Serentak 2026, Bupati dan Wabup Pringsewu Turun Langsung ke TPS
  • Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda Naik Jadi Rp250 Ribu, Pengawasan Diminta
  • Persembahkan Emas untuk Orang Tua, Sultoni Siap Jadi Atlet Kota Bandar Lampung
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In