Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Juli 15, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Puisi Kaleng Bir dan Wajah Kota Bandar Lampung yang Terluka

Melda by Melda
Januari 19, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Puisi Kaleng Bir dan Wajah Kota Bandar Lampung yang Terluka

INSIDE POLITIK- Sebuah puisi menyebut Bandar Lampung bukan sebagai kota, melainkan kaleng bir bekas orang tidur di pinggir jalan. Metafora itu terdengar kasar, bahkan tak sopan. Namun bagi Muhammad Alfariezie, penyair muda asal Bandar Lampung, ungkapan tersebut bukan sekadar provokasi—melainkan potret jujur tentang kota yang keras, berkarat, dan berpotensi melukai warganya sendiri.

Puisi berjudul “Kaleng Bir” itu kini menarik perhatian pembaca sastra dan pegiat isu sosial. Dengan bahasa sederhana namun tajam, Alfariezie menghadirkan kritik kota yang jarang muncul dalam narasi pembangunan dan pencitraan daerah.

BACA JUGA

Panji Padang Ratu Soroti Kasus Bongkar Post, Sengketa Pers Diminta Utamakan Mekanisme Dewan Pers

Dugaan Mark-Up dan Kegiatan Fiktif, Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Bapenda

Kaleng Bir

Bandar Lampung kaleng bir
bekas orang tidur pinggir
jalan. Ibu marah ketika saya
bilang begitu. Walau tempat
minum bekas hidup orang
pinggir jalan, Bandar Lampung
ialah yang halal– menurutnya

Tapi saya heran, dan mungkin
ibu kurang paham. Bandar
Lampung kaleng bir bekas orang
tidur pinggir jalan, bukan botol
bekas Aqua maupun Aquiviva

Seperti yang haram, Bandar
Lampung enggak menjamin
hidup Anda sehat sejahtera

Bandar Lampung, tajam
berkarat dan kita bisa
terluka. Sepertinya, tetanus
hingga tersiksa

2026

 Kota yang Direduksi Menjadi Benda Buangan

Sejak baris pembuka, puisi ini langsung menyerang kesadaran pembaca:

“Bandar Lampung kaleng bir
bekas orang tidur pinggir jalan”

Bandar Lampung tidak digambarkan sebagai kota modern, ibu kota provinsi, atau pusat ekonomi. Kota itu justru direduksi menjadi benda sisa, barang sekali pakai yang tergeletak di pinggir jalan—tempat orang-orang bertahan hidup dalam kondisi paling minimal.

Kaleng bir di sini bukan sekadar objek, melainkan simbol. Ia mewakili sisa konsumsi kota, limbah urban yang ditinggalkan sistem, sekaligus menyimpan bahaya: tajam, berkarat, dan bisa melukai siapa saja yang menyentuhnya.

 Bukan Aqua, Bukan Kehidupan Layak

Dalam puisinya, Alfariezie dengan tegas membandingkan kaleng bir dengan botol air mineral:

“bukan botol bekas Aqua maupun Aquiviva”

Perbandingan ini mengandung kritik kelas yang kuat. Air mineral identik dengan kebersihan, kesehatan, dan standar hidup layak. Sementara kaleng bir bekas adalah simbol hidup darurat—apa yang tersisa bagi mereka yang tidak pernah benar-benar diperhitungkan dalam perencanaan kota.

Kota, dalam pandangan penyair, menyediakan fasilitas berbeda untuk warganya. Ada yang minum air bersih, ada yang hanya mendapat sisa.

“Halal”, Tapi Tidak Manusiawi?

Konflik paling menarik dalam puisi ini muncul lewat figur ibu. Sang ibu marah ketika sang penyair menyamakan Bandar Lampung dengan kaleng bir bekas orang pinggir jalan. Menurutnya, meski tempat minum itu bekas kaum marginal, Bandar Lampung tetap “halal”.

Di sinilah ironi tajam muncul. Alfariezie mempertanyakan makna halal jika kota yang sah secara moral dan administratif justru gagal menjamin kehidupan warganya.

“Seperti yang haram,
Bandar Lampung enggak menjamin
hidup Anda sehat sejahtera”

Larik ini tidak menyerang agama, tetapi cara berpikir yang terlalu sibuk dengan simbol moral, sementara realitas sosial dibiarkan luka.

 Kota yang Melukai Perlahan

Bagian penutup puisi menjadi klimaks kritik:

“Bandar Lampung, tajam
berkarat dan kita bisa
terluka. Sepertinya, tetanus
hingga tersiksa”

Bandar Lampung digambarkan sebagai benda berkarat—tidak langsung membunuh, tetapi melukai secara perlahan. Tetanus menjadi metafora kuat tentang luka kecil yang diabaikan, namun berujung penderitaan serius.

Ini adalah kritik tentang kelalaian struktural: kota yang tampak berjalan normal, tetapi diam-diam menyimpan bahaya bagi mereka yang paling rentan.

 Suara Penyair Muda dan Kritik Kota

Dalam peta sastra Indonesia kontemporer, “Kaleng Bir”menempatkan Muhammad Alfariezie sebagai bagian dari generasi penyair muda yang berani membaca kota dari sisi paling gelap. Ia tidak menawarkan solusi, tidak berkhotbah, tetapi menyodorkan cermin.

Bandar Lampung, dalam puisi ini, bukan sekadar lokasi geografis. Ia adalah simbol kota mana pun yang mengaku layak, namun menutup mata pada warganya yang hidup di pinggir jalan.

Ketika Puisi Menjadi Gugatan

Puisi “Kaleng Bir” menunjukkan bahwa sastra masih memiliki fungsi penting: menggugat. Bukan dengan teriakan, tetapi dengan metafora sederhana yang sulit dilupakan.

Kaleng bir itu mungkin kecil dan dianggap remeh. Namun seperti karat dan tetanus, ia menyimpan luka—dan puisi ini memaksa kita untuk melihatnya.

Catatan Redaksi

Puisi “Kaleng Bir” ditulis oleh Muhammad Alfariezie, penyair muda asal Kota Bandar Lampung, pada tahun 2026.***

Tags: bandar lampungisu perkotaankritik kotaMuhammad Alfarieziepenyair mudapuisi Kaleng BirPuisi SosialSastra Lampung
Previous Post

Konser Slank x HS Jadi Aksi Nyata Kepedulian, Rp500 Juta Disumbangkan untuk Aceh dan Sumatera

Next Post

Kantor Pertanahan Pringsewu Matangkan Persiapan PTSL 2026 Lewat Bimtek

Related Posts

Panji Padang Ratu Soroti Kasus Bongkar Post, Sengketa Pers Diminta Utamakan Mekanisme Dewan Pers
Daerah

Panji Padang Ratu Soroti Kasus Bongkar Post, Sengketa Pers Diminta Utamakan Mekanisme Dewan Pers

Juli 14, 2026
Dugaan Mark-Up dan Kegiatan Fiktif, Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Bapenda
Daerah

Dugaan Mark-Up dan Kegiatan Fiktif, Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Bapenda

Juli 14, 2026
DPRD Pringsewu Konsultasi ke KemenPAN-RB, Cari Formula Terbaik Restrukturisasi OPD
Daerah

DPRD Pringsewu Konsultasi ke KemenPAN-RB, Cari Formula Terbaik Restrukturisasi OPD

Juli 14, 2026
Sekdaprov Lampung Perkuat Sinergi dengan BPKP dan ATR/BPN, Percepat Program Prioritas Pembangunan
Daerah

Sekdaprov Lampung Perkuat Sinergi dengan BPKP dan ATR/BPN, Percepat Program Prioritas Pembangunan

Juli 14, 2026
Bakauheni Harbour City Dipacu Jadi Destinasi Unggulan, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan ASDP
Daerah

Bakauheni Harbour City Dipacu Jadi Destinasi Unggulan, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan ASDP

Juli 14, 2026
Marindo Kurniawan Buka PKN Tingkat II 2026, ASN Lampung Didorong Jadi Agen Transformasi
Daerah

Marindo Kurniawan Buka PKN Tingkat II 2026, ASN Lampung Didorong Jadi Agen Transformasi

Juli 14, 2026
Next Post
Kantor Pertanahan Pringsewu Matangkan Persiapan PTSL 2026 Lewat Bimtek

Kantor Pertanahan Pringsewu Matangkan Persiapan PTSL 2026 Lewat Bimtek

Mengapa Apatis 

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Lampung Perkuat Program Desaku Maju

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Lampung Perkuat Program Desaku Maju

Jelang Ramadan 2026, Tekanan Inflasi Lampung Mulai Mereda

Jelang Ramadan 2026, Tekanan Inflasi Lampung Mulai Mereda

Pajak Daerah Digenjot, Pemprov Lampung Targetkan PAD Tumbuh di 2026

Pajak Daerah Digenjot, Pemprov Lampung Targetkan PAD Tumbuh di 2026

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Kepala BBWS Ungkap Penyebab Banjir Bandar Lampung dalam Forum Diskusi

Kepala BBWS Ungkap Penyebab Banjir Bandar Lampung dalam Forum Diskusi

Mei 10, 2026
Tak Netral, Copot Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni!

Kunjungan ke Lampung, Dirjen Keuda Kemendagri:APBD Harus Dikelola dengan Baik

Oktober 19, 2024
Panduan Lengkap Mendirikan Sekolah dan Lembaga Pendidikan Masyarakat di Lampung: Syarat, Prosedur, dan Dasar Hukumnya

Panduan Lengkap Mendirikan Sekolah dan Lembaga Pendidikan Masyarakat di Lampung: Syarat, Prosedur, dan Dasar Hukumnya

Oktober 9, 2025
Pidato Perdana Bupati Pringsewu: Ajak Bersatu dan Fokus pada Pembangunan

Pidato Perdana Bupati Pringsewu: Ajak Bersatu dan Fokus pada Pembangunan

Maret 3, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Panji Padang Ratu Soroti Kasus Bongkar Post, Sengketa Pers Diminta Utamakan Mekanisme Dewan Pers
  • Dugaan Mark-Up dan Kegiatan Fiktif, Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Bapenda
  • DPRD Pringsewu Konsultasi ke KemenPAN-RB, Cari Formula Terbaik Restrukturisasi OPD
  • Sekdaprov Lampung Perkuat Sinergi dengan BPKP dan ATR/BPN, Percepat Program Prioritas Pembangunan

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In