Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Keselamatan Krakatau Selama 14 Hari

Melda by Melda
Februari 2, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Keselamatan Krakatau Selama 14 Hari

BACA JUGA

Warga Laporkan Tanaman Mencurigakan, Polisi Temukan Dugaan Ganja di Ladang Katibung

Pantau Pilkakon Serentak 2026, Bupati dan Wabup Pringsewu Turun Langsung ke TPS

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Kamseltibcarlantaskeselamatan lalu lintasoperasi kepolisianOperasi Keselamatan Krakatau 2026Polres Lampung Selatan
Previous Post

Ketegasan Jawa Barat vs Kebisuan Lampung dalam Polemik SMA Siger

Next Post

Pemprov Lampung Klarifikasi Video Viral Jembatan, Wagub Jihan Disebut Tak Pernah Menelepon Warga

Related Posts

Warga Laporkan Tanaman Mencurigakan, Polisi Temukan Dugaan Ganja di Ladang Katibung
Daerah

Warga Laporkan Tanaman Mencurigakan, Polisi Temukan Dugaan Ganja di Ladang Katibung

Oktober 27, 2026
Pantau Pilkakon Serentak 2026, Bupati dan Wabup Pringsewu Turun Langsung ke TPS
Daerah

Pantau Pilkakon Serentak 2026, Bupati dan Wabup Pringsewu Turun Langsung ke TPS

Oktober 27, 2026
Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda Naik Jadi Rp250 Ribu, Pengawasan Diminta
Daerah

Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda Naik Jadi Rp250 Ribu, Pengawasan Diminta

Oktober 27, 2026
Persembahkan Emas untuk Orang Tua, Sultoni Siap Jadi Atlet Kota Bandar Lampung
Bandar Lampung

Persembahkan Emas untuk Orang Tua, Sultoni Siap Jadi Atlet Kota Bandar Lampung

Oktober 27, 2026
KMP Portlink III Resmi Layani Merak–Bakauheni, Ini Fokus ASDP
Daerah

KMP Portlink III Resmi Layani Merak–Bakauheni, Ini Fokus ASDP

Oktober 27, 2026
Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya
Bandar Lampung

Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya

Oktober 27, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Klarifikasi Video Viral Jembatan, Wagub Jihan Disebut Tak Pernah Menelepon Warga

Pemprov Lampung Klarifikasi Video Viral Jembatan, Wagub Jihan Disebut Tak Pernah Menelepon Warga

Pelajar Lamtim Pertaruhkan Keselamatan Demi Sekolah, Bupati: Butuh Dukungan Pusat

Pelajar Lamtim Pertaruhkan Keselamatan Demi Sekolah, Bupati: Butuh Dukungan Pusat

Pastikan Kepastian Hukum Aset Pendidikan, BPN Pringsewu Serahkan Sertipikat ke SLB Negeri

Pastikan Kepastian Hukum Aset Pendidikan, BPN Pringsewu Serahkan Sertipikat ke SLB Negeri

Politik Pajak dan Beban Kelas Menengah

Politik Pajak dan Beban Kelas Menengah

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wagub Jihan Nurlela Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wagub Jihan Nurlela Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Sekum PP Muhammadiyah Diberi Amanat Pimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Ini 3 Opsi Libur Sekolah Selama Ramadhan

Januari 14, 2025
Bupati Ardito Sambut Baleg DPR RI, Bahas Ketahanan Pangan dan Harga Ubi Kayu di Lampung Tengah

Bupati Ardito Sambut Baleg DPR RI, Bahas Ketahanan Pangan dan Harga Ubi Kayu di Lampung Tengah

Juli 14, 2025
Dana PI 10 Persen PT LEB Dipersoalkan, Dinilai Menyimpang dari Konsep BUMD

Dana PI 10 Persen PT LEB Dipersoalkan, Dinilai Menyimpang dari Konsep BUMD

Februari 12, 2026
DICINTAI RAKYAT!Ini Profil Untung Tamsil Cabup Fakfak yang Dibatalkan KPU

Meski Sempat jadi Bupati, Cabup Fakfak Untung Tamsil Ternyata cuma Punya Harta Segini

November 20, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Warga Laporkan Tanaman Mencurigakan, Polisi Temukan Dugaan Ganja di Ladang Katibung
  • Pantau Pilkakon Serentak 2026, Bupati dan Wabup Pringsewu Turun Langsung ke TPS
  • Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda Naik Jadi Rp250 Ribu, Pengawasan Diminta
  • Persembahkan Emas untuk Orang Tua, Sultoni Siap Jadi Atlet Kota Bandar Lampung
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In