Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Februari 4, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Keselamatan Krakatau Selama 14 Hari

Melda by Melda
Februari 2, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Keselamatan Krakatau Selama 14 Hari

BACA JUGA

Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

INSIDE POLITIK- Polres Lampung Selatan resmi menggelar Operasi Kepolisian Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin, 2 Februari 2026. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama pada upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penurunan angka fatalitas korban di jalan raya.

Apel Gelar Pasukan Libatkan Lintas Sektoral

Sebagai penanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan menggelar apel gelar pasukan yang diikuti unsur lintas sektoral. Apel tersebut dihadiri oleh Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Subdenpom Lampung Selatan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Lampung Selatan, Kompol I Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kapolda Lampung. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi antarlembaga.

Sinergi dan Peran Masyarakat Ditekankan

Kapolda Lampung dalam amanatnya menekankan bahwa upaya mewujudkan kamseltibcarlantas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dinilai sangat menentukan keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Menurut Kapolda, peningkatan kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari disiplin individu, didukung penegakan hukum yang konsisten dan edukasi berkelanjutan kepada pengguna jalan.

Sasaran Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Dalam pelaksanaannya, Polres Lampung Selatan menetapkan sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Sasaran tersebut meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tidak standar pabrikan, penyalahgunaan sirene dan rotator, serta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, operasi juga menyasar praktik travel liar, angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata.

Polisi Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Erza.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas tidak hanya menghindarkan pengendara dari sanksi hukum, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.

Harapan Menurunnya Pelanggaran dan Kecelakaan

Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Selatan berharap dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Operasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Kamseltibcarlantaskeselamatan lalu lintasoperasi kepolisianOperasi Keselamatan Krakatau 2026Polres Lampung Selatan
Previous Post

Ketegasan Jawa Barat vs Kebisuan Lampung dalam Polemik SMA Siger

Next Post

Pemprov Lampung Klarifikasi Video Viral Jembatan, Wagub Jihan Disebut Tak Pernah Menelepon Warga

Related Posts

Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak
Daerah

Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak

Februari 4, 2026
Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
Bandar Lampung

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan

Februari 4, 2026
Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan
Bandar Lampung

Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan

Februari 3, 2026
WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI
Daerah

WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI

Februari 3, 2026
Aturan Agraria Dicabut, Kuasa Hukum Minta Dakwaan Tanah Natar Dinyatakan Batal
Bandar Lampung

Aturan Agraria Dicabut, Kuasa Hukum Minta Dakwaan Tanah Natar Dinyatakan Batal

Februari 3, 2026
Tren Positif Pembinaan Kemandirian, Lapas Kalianda Kembali Panen Pokcoy
Bandar Lampung

Tren Positif Pembinaan Kemandirian, Lapas Kalianda Kembali Panen Pokcoy

Februari 3, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Klarifikasi Video Viral Jembatan, Wagub Jihan Disebut Tak Pernah Menelepon Warga

Pemprov Lampung Klarifikasi Video Viral Jembatan, Wagub Jihan Disebut Tak Pernah Menelepon Warga

Pelajar Lamtim Pertaruhkan Keselamatan Demi Sekolah, Bupati: Butuh Dukungan Pusat

Pelajar Lamtim Pertaruhkan Keselamatan Demi Sekolah, Bupati: Butuh Dukungan Pusat

Pastikan Kepastian Hukum Aset Pendidikan, BPN Pringsewu Serahkan Sertipikat ke SLB Negeri

Pastikan Kepastian Hukum Aset Pendidikan, BPN Pringsewu Serahkan Sertipikat ke SLB Negeri

Politik Pajak dan Beban Kelas Menengah

Politik Pajak dan Beban Kelas Menengah

Mengapa Menteri Sering Jadi Alat Partai

Mengapa Menteri Sering Jadi Alat Partai

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Pendaftaran Ditutup, KPU Lampura Pastikan Dua Pasang Cakada Maju Pilkada Lampura

KPU RI Sebut 3 Provinsi di Papua Belum Selesai Rekapitulasi Hasil Pilkada 2024

Desember 10, 2024
Ubah Hasil Rekapitulasi, KPU dan Bawaslu Puncak Disidang DKPP

Diduga Terima Uang dari Paslon, KPU Morowali Dilaporkan ke DKPP

Desember 11, 2024
Jokowi Bantah Dirinya Dianggap Menjegal Anies di Pilkada Jakarta dan Jabar

KPK Sindir Jokowi: Lebih Mudah Ormas Menghadap daripada Bertemu Pimpinan KPK

September 14, 2024
Polisi Sebut Uang Palsu Hasil Produksi Kampus UIN Alaudin Makassar untuk Pilkada

Ini Profil Annar Salahuddin, Eks Bacagub Sulsel yang Biayai Produksi Uang Palsu

Desember 30, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak
  • Elite Lokal yang Mulai Membelot
  • Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
  • Adu Cepat Tim Siber Partai

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In