Minggu, April 19, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Minggu, April 19, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Polemik RUU Penyiaran: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan Pers

Melda by Melda
Agustus 21, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
Polemik RUU Penyiaran: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan Pers

INSIDE POLITIK- Rancangan Undang-Undang tentang Penyiaran yang kini tengah digodok DPR dan pemerintah kembali menyita perhatian publik. Regulasi ini bukan sekadar menyangkut industri media, tetapi juga menyentuh sendi-sendi penting dalam kehidupan demokrasi, khususnya terkait kebebasan pers, peran lembaga penyiaran, dan pengawasan konten di ruang publik. Wacana ini memunculkan polemik karena sejumlah pasal dianggap rawan mengancam independensi jurnalisme dan membuka peluang terjadinya pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi.

Salah satu poin krusial yang diperdebatkan adalah ketentuan mengenai kewenangan pengawasan konten oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pasal-pasal yang mengatur peran KPI dinilai memberi ruang terlalu luas untuk menafsirkan batasan konten, sehingga berpotensi memicu tindakan represif terhadap karya jurnalistik maupun program hiburan yang dianggap sensitif. Banyak pihak menilai, jika hal ini tidak dipertegas, KPI bisa berperan sebagai “sensor baru” yang menggerus kemerdekaan pers.

BACA JUGA

“Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik

Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

Selain itu, RUU ini juga menyentuh ranah penyiaran digital yang semakin berkembang pesat di era teknologi informasi. Pengaturan mengenai platform over the top (OTT) seperti YouTube, Netflix, dan layanan serupa, menjadi sorotan utama. Rancangan aturan yang terlalu ketat dikhawatirkan akan membatasi kreativitas pembuat konten sekaligus menghambat iklim investasi di sektor digital. Padahal, sektor ini justru menjadi peluang besar dalam mendukung ekonomi kreatif nasional.

Di sisi lain, pemerintah dan DPR berdalih bahwa RUU Penyiaran dirancang untuk merespons perubahan zaman. Argumen yang muncul adalah kebutuhan untuk memperkuat perlindungan terhadap masyarakat dari maraknya hoaks, ujaran kebencian, hingga konten berbau radikalisme dan pornografi. Regulasi yang lebih tegas dianggap penting untuk menjaga tatanan sosial dan melindungi generasi muda dari dampak buruk penyiaran yang tidak terkendali.

Meski begitu, kalangan jurnalis, akademisi, hingga pegiat hak asasi manusia menekankan bahwa upaya menjaga moral publik tidak boleh dilakukan dengan cara membatasi kebebasan pers. Pers yang independen merupakan salah satu pilar demokrasi yang tidak bisa ditawar. Jika regulasi dibuat tanpa pertimbangan matang, dikhawatirkan media justru akan kehilangan peran kritisnya dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan menyuarakan kepentingan rakyat.

Polemik ini mencerminkan tarik ulur kepentingan antara menjaga kebebasan berekspresi dengan kebutuhan pengaturan demi ketertiban. Apabila tidak diatur secara proporsional, RUU Penyiaran bisa menjadi pisau bermata dua: di satu sisi memberikan payung hukum yang lebih kuat untuk penyiaran modern, namun di sisi lain berpotensi mengekang kebebasan berpendapat yang telah diperjuangkan sejak reformasi.

Ke depan, proses pembahasan RUU Penyiaran memerlukan keterlibatan publik secara luas. Transparansi dalam merumuskan pasal-pasal krusial, serta keterlibatan jurnalis, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat sipil, menjadi kunci agar regulasi ini tidak hanya berpihak pada kepentingan politik, tetapi benar-benar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus melindungi hak-hak demokratis warga negara.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Ahmad MuzaniBonus DemografiKuliah Umum KebangsaanMPR RIUniversitas Lampung
Previous Post

Pemprov Lampung Serahkan Dokumen Raperda APBD 2026 kepada DPRD, Fokus pada Pendidikan, Infrastruktur, dan Pemulihan Ekonomi

Next Post

Pengelolaan Sampah Lampung Berbenah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill

Related Posts

“Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik
Bandar Lampung

“Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik

April 19, 2026
Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
Daerah

Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

April 19, 2026
Dari 13 Nama hingga Uji DNA, Kakek Korban Akhirnya Terungkap sebagai Pelaku
Daerah

Dari 13 Nama hingga Uji DNA, Kakek Korban Akhirnya Terungkap sebagai Pelaku

April 19, 2026
Gubernur Dorong Desa Mandiri, 1.500 UMKM Meriahkan Festival di Sribhawono
Bandar Lampung

Gubernur Dorong Desa Mandiri, 1.500 UMKM Meriahkan Festival di Sribhawono

April 19, 2026
Sidang PN Tanjungkarang: Nama Heri Wardoyo Tak Muncul dalam Dugaan Rekayasa PI
Bandar Lampung

Sidang PN Tanjungkarang: Nama Heri Wardoyo Tak Muncul dalam Dugaan Rekayasa PI

April 19, 2026
Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal
Daerah

Hilirisasi Kelapa di Enggano Jadi Harapan Baru Petani Lokal

April 17, 2026
Next Post
Pengelolaan Sampah Lampung Berbenah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill

Pengelolaan Sampah Lampung Berbenah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill

Raihan, Bocah SD Asal Lampung yang Panjat Tiang Bendera Tuai Apresiasi Nasional

Raihan, Bocah SD Asal Lampung yang Panjat Tiang Bendera Tuai Apresiasi Nasional

Ahmad Al Akhran Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Lampung Selatan melalui PAW

Ahmad Al Akhran Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Lampung Selatan melalui PAW

Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Panen Raya Padi Organik di Talang Padang

Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Panen Raya Padi Organik di Talang Padang

Berita Lengkap Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Berita Lengkap Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Soal Ijazah Aries Sandi, Bawaslu Pesawaran Panggil KPU

Aneh, SKPI Paket C Aries Sandi Tak Cantumkan Daerah Asal Sekolah

November 11, 2024
Lembaga Konservasi 21 Soroti Status Darurat Sampah di Pringsewu, Lingkungan dan Kesehatan Terancam

Lembaga Konservasi 21 Soroti Status Darurat Sampah di Pringsewu, Lingkungan dan Kesehatan Terancam

November 4, 2025
Marindo Kurniawan Tegaskan Penerapan Aplikasi SRIKANDI Wajib di Seluruh Perangkat Daerah Provinsi Lampung

Marindo Kurniawan Tegaskan Penerapan Aplikasi SRIKANDI Wajib di Seluruh Perangkat Daerah Provinsi Lampung

Agustus 21, 2025
Mengapa Pecah

Mengapa Pecah

Maret 23, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • “Jangan Ngeluh” di Tengah Banjir, Ucapan Wali Kota Picu Kritik Publik
  • Retreat Nasional di Akmil, Ketua DPRD Lamsel Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
  • Dari 13 Nama hingga Uji DNA, Kakek Korban Akhirnya Terungkap sebagai Pelaku
  • Gubernur Dorong Desa Mandiri, 1.500 UMKM Meriahkan Festival di Sribhawono

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In