Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Februari 4, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

NasDem Diimbau Ambil Sikap Tegas: Kontroversi Ucapan Ahmad Sahroni Dinilai Hina Sejarah dan Marwah Bangsa

Melda by Melda
September 1, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
NasDem Diimbau Ambil Sikap Tegas: Kontroversi Ucapan Ahmad Sahroni Dinilai Hina Sejarah dan Marwah Bangsa

INSIDE POLITIK– Partai NasDem kini berada di bawah sorotan publik setelah Ahmad Sahroni, anggota DPR RI dan kader partai, mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebut “orang tolol sedunia” bagi siapa saja yang ingin membubarkan DPR. Pernyataan ini langsung menimbulkan gelombang protes dari berbagai kalangan masyarakat, aktivis sejarah, hingga pengamat politik, karena dinilai menghina jejak sejarah dua tokoh besar bangsa: Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dan Presiden Ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sejarah mencatat, pada 5 Maret 1960, Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menggantinya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Langkah ini bukan keputusan sembarangan, melainkan bagian dari strategi politik dan tata kelola negara yang penting bagi stabilitas nasional pada saat itu. Begitu pula dengan Gus Dur, yang pada 23 Juli 2001 mengeluarkan Maklumat Presiden untuk membekukan MPR/DPR RI, langkah yang menunjukkan keberanian dalam menegakkan tata kelola negara sesuai konteks demokrasi yang kompleks saat itu.

BACA JUGA

Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan

Dengan latar sejarah tersebut, pernyataan Sahroni dianggap tidak hanya sembrono, tetapi juga merendahkan pencapaian dan keberanian kedua Presiden dalam menjaga kestabilan politik Indonesia. Banyak pengamat politik menilai bahwa sikap ini dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap Partai NasDem sebagai institusi politik yang seharusnya menegakkan etika, menghormati sejarah, dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi menyerukan agar NasDem tidak hanya menonaktifkan Ahmad Sahroni sementara, tetapi benar-benar mengambil langkah tegas dengan memecatnya dari keanggotaan partai dan DPR. Langkah ini dianggap penting untuk memulihkan wibawa partai dan menunjukkan komitmen terhadap penghormatan terhadap sejarah bangsa serta nilai-nilai demokrasi.

Tekanan publik juga menguat melalui media sosial, forum diskusi, dan demonstrasi kecil di sejumlah kota. Masyarakat menekankan pentingnya menghormati jejak sejarah para pendiri negara dan pemimpin yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi demokrasi Indonesia. Banyak yang menilai bahwa pernyataan Sahroni berpotensi menimbulkan disinformasi dan mengaburkan pemahaman generasi muda tentang sejarah politik nasional.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Marlina, menekankan: “Partai politik memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menegakkan disiplin internal. Ketika seorang anggota membuat pernyataan yang merendahkan tokoh bangsa, partai harus bertindak tegas. Tidak cukup hanya memberikan teguran administratif; tindakan yang jelas diperlukan agar nilai-nilai demokrasi dan sejarah bangsa tetap dihormati.”

Saat ini, NasDem berada di persimpangan penting: memilih untuk menjaga citra partai melalui langkah tegas atau mempertahankan Sahroni di posisi strategis yang berpotensi merusak reputasi partai. Publik menunggu keputusan NasDem dengan penuh perhatian, karena langkah partai akan menjadi indikator seriusnya partai dalam menegakkan etika politik, disiplin kader, dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Ahmad SahroniDemokrasi IndonesiaGus DurKontroversi PolitiknasdemPemecatan Anggota DPRSoekarno
Previous Post

Ojol vs Brimob, Siapa Pengendara Ugal-ugalan Sebenarnya?

Next Post

Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Related Posts

Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak
Daerah

Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak

Februari 4, 2026
Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
Bandar Lampung

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan

Februari 4, 2026
Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan
Bandar Lampung

Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan

Februari 3, 2026
WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI
Daerah

WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI

Februari 3, 2026
Aturan Agraria Dicabut, Kuasa Hukum Minta Dakwaan Tanah Natar Dinyatakan Batal
Bandar Lampung

Aturan Agraria Dicabut, Kuasa Hukum Minta Dakwaan Tanah Natar Dinyatakan Batal

Februari 3, 2026
Tren Positif Pembinaan Kemandirian, Lapas Kalianda Kembali Panen Pokcoy
Bandar Lampung

Tren Positif Pembinaan Kemandirian, Lapas Kalianda Kembali Panen Pokcoy

Februari 3, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Pemprov Lampung Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Aksi Mahasiswa Digelar, ASN Siap Kawal Kondusivitas

Pemprov Lampung Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Aksi Mahasiswa Digelar, ASN Siap Kawal Kondusivitas

Jaga Kesehatan dan Persatuan, RSUD Abdul Moeloek Siap Layani Masyarakat Selama Aksi Demonstrasi

Jaga Kesehatan dan Persatuan, RSUD Abdul Moeloek Siap Layani Masyarakat Selama Aksi Demonstrasi

Aksi Damai Mahasiswa Lampung: 13 Tuntutan Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Aksi Damai Mahasiswa Lampung: 13 Tuntutan Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Peningkatan Budaya Lampung: BPK Wilayah VII Salurkan Bantuan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025

Peningkatan Budaya Lampung: BPK Wilayah VII Salurkan Bantuan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Bupati Lampung Tengah Lantik 10 Pejabat Eselon II, Bongkar Strategi Baru Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik

Bupati Lampung Tengah Lantik 10 Pejabat Eselon II, Bongkar Strategi Baru Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik

September 19, 2025
Direspons Cepat! Bupati Lampung Selatan Turun Langsung Usai Aksi “Panen Lele di Jalan Rusak”

Direspons Cepat! Bupati Lampung Selatan Turun Langsung Usai Aksi “Panen Lele di Jalan Rusak”

April 11, 2025
DPR Periode 2024-2029 akan Susun UU RPJPN untuk Cegah Ambisi Pribadi Kepala Negara dan Kepala Daerah

Puan Ingatkan Pemerintah Soal Potensi PHK Massal Imbas dari Kenaikan PPN 12%

Desember 20, 2024
Pasangan Saleh Asnawi-Agus Suranto Daftar ke KPU Tanggamus

Pasangan Saleh Asnawi-Agus Suranto Daftar ke KPU Tanggamus

Agustus 29, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak
  • Elite Lokal yang Mulai Membelot
  • Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
  • Adu Cepat Tim Siber Partai

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In