Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Mei 30, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

NasDem Diimbau Ambil Sikap Tegas: Kontroversi Ucapan Ahmad Sahroni Dinilai Hina Sejarah dan Marwah Bangsa

Melda by Melda
September 1, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
NasDem Diimbau Ambil Sikap Tegas: Kontroversi Ucapan Ahmad Sahroni Dinilai Hina Sejarah dan Marwah Bangsa

INSIDE POLITIK– Partai NasDem kini berada di bawah sorotan publik setelah Ahmad Sahroni, anggota DPR RI dan kader partai, mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebut “orang tolol sedunia” bagi siapa saja yang ingin membubarkan DPR. Pernyataan ini langsung menimbulkan gelombang protes dari berbagai kalangan masyarakat, aktivis sejarah, hingga pengamat politik, karena dinilai menghina jejak sejarah dua tokoh besar bangsa: Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dan Presiden Ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sejarah mencatat, pada 5 Maret 1960, Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menggantinya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Langkah ini bukan keputusan sembarangan, melainkan bagian dari strategi politik dan tata kelola negara yang penting bagi stabilitas nasional pada saat itu. Begitu pula dengan Gus Dur, yang pada 23 Juli 2001 mengeluarkan Maklumat Presiden untuk membekukan MPR/DPR RI, langkah yang menunjukkan keberanian dalam menegakkan tata kelola negara sesuai konteks demokrasi yang kompleks saat itu.

BACA JUGA

Pemerhati Lingkungan Desak Pemprov Lampung Fasilitasi Konflik Nelayan dan Resort Marriot

Lampung Kejar Desa Berlistrik 100 Persen, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Beri Dukungan

Dengan latar sejarah tersebut, pernyataan Sahroni dianggap tidak hanya sembrono, tetapi juga merendahkan pencapaian dan keberanian kedua Presiden dalam menjaga kestabilan politik Indonesia. Banyak pengamat politik menilai bahwa sikap ini dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap Partai NasDem sebagai institusi politik yang seharusnya menegakkan etika, menghormati sejarah, dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi menyerukan agar NasDem tidak hanya menonaktifkan Ahmad Sahroni sementara, tetapi benar-benar mengambil langkah tegas dengan memecatnya dari keanggotaan partai dan DPR. Langkah ini dianggap penting untuk memulihkan wibawa partai dan menunjukkan komitmen terhadap penghormatan terhadap sejarah bangsa serta nilai-nilai demokrasi.

Tekanan publik juga menguat melalui media sosial, forum diskusi, dan demonstrasi kecil di sejumlah kota. Masyarakat menekankan pentingnya menghormati jejak sejarah para pendiri negara dan pemimpin yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi demokrasi Indonesia. Banyak yang menilai bahwa pernyataan Sahroni berpotensi menimbulkan disinformasi dan mengaburkan pemahaman generasi muda tentang sejarah politik nasional.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Marlina, menekankan: “Partai politik memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menegakkan disiplin internal. Ketika seorang anggota membuat pernyataan yang merendahkan tokoh bangsa, partai harus bertindak tegas. Tidak cukup hanya memberikan teguran administratif; tindakan yang jelas diperlukan agar nilai-nilai demokrasi dan sejarah bangsa tetap dihormati.”

Saat ini, NasDem berada di persimpangan penting: memilih untuk menjaga citra partai melalui langkah tegas atau mempertahankan Sahroni di posisi strategis yang berpotensi merusak reputasi partai. Publik menunggu keputusan NasDem dengan penuh perhatian, karena langkah partai akan menjadi indikator seriusnya partai dalam menegakkan etika politik, disiplin kader, dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Ahmad SahroniDemokrasi IndonesiaGus DurKontroversi PolitiknasdemPemecatan Anggota DPRSoekarno
Previous Post

Ojol vs Brimob, Siapa Pengendara Ugal-ugalan Sebenarnya?

Next Post

Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Related Posts

Pemerhati Lingkungan Desak Pemprov Lampung Fasilitasi Konflik Nelayan dan Resort Marriot
Bandar Lampung

Pemerhati Lingkungan Desak Pemprov Lampung Fasilitasi Konflik Nelayan dan Resort Marriot

Mei 29, 2026
Lampung Kejar Desa Berlistrik 100 Persen, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Beri Dukungan
Bandar Lampung

Lampung Kejar Desa Berlistrik 100 Persen, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Beri Dukungan

Mei 29, 2026
Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji ke-13 ASN Mulai 2 Juni 2026
Bandar Lampung

Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji ke-13 ASN Mulai 2 Juni 2026

Mei 29, 2026
Iduladha 1447 H, Pemprov Lampung Ajak Warga Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Bandar Lampung

Iduladha 1447 H, Pemprov Lampung Ajak Warga Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Mei 29, 2026
Pemprov Lampung Siaga El Nino 2026, Infrastruktur Air Pertanian Diperkuat
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Siaga El Nino 2026, Infrastruktur Air Pertanian Diperkuat

Mei 29, 2026
Publik Bertanya-Tanya, Benarkah Kepsek di Bandar Lampung Bakal Dapat Motor?
Bandar Lampung

Publik Bertanya-Tanya, Benarkah Kepsek di Bandar Lampung Bakal Dapat Motor?

Mei 29, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Pemprov Lampung Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Aksi Mahasiswa Digelar, ASN Siap Kawal Kondusivitas

Pemprov Lampung Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Aksi Mahasiswa Digelar, ASN Siap Kawal Kondusivitas

Jaga Kesehatan dan Persatuan, RSUD Abdul Moeloek Siap Layani Masyarakat Selama Aksi Demonstrasi

Jaga Kesehatan dan Persatuan, RSUD Abdul Moeloek Siap Layani Masyarakat Selama Aksi Demonstrasi

Aksi Damai Mahasiswa Lampung: 13 Tuntutan Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Aksi Damai Mahasiswa Lampung: 13 Tuntutan Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Peningkatan Budaya Lampung: BPK Wilayah VII Salurkan Bantuan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025

Peningkatan Budaya Lampung: BPK Wilayah VII Salurkan Bantuan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Kasus PT. LEB Bukan cuma Prematur, Penyidik Kejati Lampung Tak Paham Regulasi Dana PI

Kejar Tayang ala Kejati Lampung, Kasus Dana Hibah KONI Setahun Lebih Tak Tuntas

November 30, 2024
Pelarangan Liputan Debat Kandidat PSU Pesawaran Dinilai Sebagai Kejahatan Demokrasi dan Ancaman Kebebasan Pers

Pelarangan Liputan Debat Kandidat PSU Pesawaran Dinilai Sebagai Kejahatan Demokrasi dan Ancaman Kebebasan Pers

Mei 18, 2025
Pegawai Komdigi Beking Judol, Roy Suryo: Nggak Waras!

Menko Pemberdayaan Masyarakat Pastikan Pemberian Bantuan untuk Korban Judi Onlin

November 16, 2024
Pansus DPRD Bandar Lampung Soroti Transparansi Anggaran PTK Khusus Rp3,6 Miliar

Pansus DPRD Bandar Lampung Soroti Transparansi Anggaran PTK Khusus Rp3,6 Miliar

April 17, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Pemerhati Lingkungan Desak Pemprov Lampung Fasilitasi Konflik Nelayan dan Resort Marriot
  • Lampung Kejar Desa Berlistrik 100 Persen, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Beri Dukungan
  • Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji ke-13 ASN Mulai 2 Juni 2026
  • Iduladha 1447 H, Pemprov Lampung Ajak Warga Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In