Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Agustus 29, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

NasDem Diimbau Ambil Sikap Tegas: Kontroversi Ucapan Ahmad Sahroni Dinilai Hina Sejarah dan Marwah Bangsa

Melda by Melda
September 1, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
NasDem Diimbau Ambil Sikap Tegas: Kontroversi Ucapan Ahmad Sahroni Dinilai Hina Sejarah dan Marwah Bangsa

INSIDE POLITIK– Partai NasDem kini berada di bawah sorotan publik setelah Ahmad Sahroni, anggota DPR RI dan kader partai, mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebut “orang tolol sedunia” bagi siapa saja yang ingin membubarkan DPR. Pernyataan ini langsung menimbulkan gelombang protes dari berbagai kalangan masyarakat, aktivis sejarah, hingga pengamat politik, karena dinilai menghina jejak sejarah dua tokoh besar bangsa: Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dan Presiden Ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sejarah mencatat, pada 5 Maret 1960, Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menggantinya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Langkah ini bukan keputusan sembarangan, melainkan bagian dari strategi politik dan tata kelola negara yang penting bagi stabilitas nasional pada saat itu. Begitu pula dengan Gus Dur, yang pada 23 Juli 2001 mengeluarkan Maklumat Presiden untuk membekukan MPR/DPR RI, langkah yang menunjukkan keberanian dalam menegakkan tata kelola negara sesuai konteks demokrasi yang kompleks saat itu.

BACA JUGA

Buntuti mobil dini hari, dua pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan diciduk

Isbedy Stiawan ZS pesan peserta Bengkel Sastra: Jangan menulis hanya saat lomba

Dengan latar sejarah tersebut, pernyataan Sahroni dianggap tidak hanya sembrono, tetapi juga merendahkan pencapaian dan keberanian kedua Presiden dalam menjaga kestabilan politik Indonesia. Banyak pengamat politik menilai bahwa sikap ini dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap Partai NasDem sebagai institusi politik yang seharusnya menegakkan etika, menghormati sejarah, dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi menyerukan agar NasDem tidak hanya menonaktifkan Ahmad Sahroni sementara, tetapi benar-benar mengambil langkah tegas dengan memecatnya dari keanggotaan partai dan DPR. Langkah ini dianggap penting untuk memulihkan wibawa partai dan menunjukkan komitmen terhadap penghormatan terhadap sejarah bangsa serta nilai-nilai demokrasi.

Tekanan publik juga menguat melalui media sosial, forum diskusi, dan demonstrasi kecil di sejumlah kota. Masyarakat menekankan pentingnya menghormati jejak sejarah para pendiri negara dan pemimpin yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi demokrasi Indonesia. Banyak yang menilai bahwa pernyataan Sahroni berpotensi menimbulkan disinformasi dan mengaburkan pemahaman generasi muda tentang sejarah politik nasional.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Marlina, menekankan: “Partai politik memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menegakkan disiplin internal. Ketika seorang anggota membuat pernyataan yang merendahkan tokoh bangsa, partai harus bertindak tegas. Tidak cukup hanya memberikan teguran administratif; tindakan yang jelas diperlukan agar nilai-nilai demokrasi dan sejarah bangsa tetap dihormati.”

Saat ini, NasDem berada di persimpangan penting: memilih untuk menjaga citra partai melalui langkah tegas atau mempertahankan Sahroni di posisi strategis yang berpotensi merusak reputasi partai. Publik menunggu keputusan NasDem dengan penuh perhatian, karena langkah partai akan menjadi indikator seriusnya partai dalam menegakkan etika politik, disiplin kader, dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Ahmad SahroniDemokrasi IndonesiaGus DurKontroversi PolitiknasdemPemecatan Anggota DPRSoekarno
Previous Post

Ojol vs Brimob, Siapa Pengendara Ugal-ugalan Sebenarnya?

Next Post

Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Related Posts

Buntuti mobil dini hari, dua pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan diciduk
Daerah

Buntuti mobil dini hari, dua pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan diciduk

Agustus 29, 2026
Isbedy Stiawan ZS pesan peserta Bengkel Sastra: Jangan menulis hanya saat lomba
Daerah

Isbedy Stiawan ZS pesan peserta Bengkel Sastra: Jangan menulis hanya saat lomba

Agustus 29, 2026
PWI Lampung Selatan kirim 13 atlet ke Porwanas 2027, minta dukungan DPRD
Daerah

PWI Lampung Selatan kirim 13 atlet ke Porwanas 2027, minta dukungan DPRD

Agustus 29, 2026
Lalai tinggalkan api saat bakar sampah, rumah warga Pringsewu terbakar
Daerah

Lalai tinggalkan api saat bakar sampah, rumah warga Pringsewu terbakar

Agustus 29, 2026
Bahasa Lampung Terancam Punah, Yinda Dorong Masyarakat Tetap Jadi Penutur
Daerah

Bahasa Lampung Terancam Punah, Yinda Dorong Masyarakat Tetap Jadi Penutur

Agustus 29, 2026
Bengkel Sastra 2026, Ari Pahala Bongkar Rahasia Puisi yang Baik ala T.S. Eliot
Daerah

Bengkel Sastra 2026, Ari Pahala Bongkar Rahasia Puisi yang Baik ala T.S. Eliot

Agustus 29, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demo: Harmoni dan Kedamaian Jadi Fokus Utama

Pemprov Lampung Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Aksi Mahasiswa Digelar, ASN Siap Kawal Kondusivitas

Pemprov Lampung Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Aksi Mahasiswa Digelar, ASN Siap Kawal Kondusivitas

Jaga Kesehatan dan Persatuan, RSUD Abdul Moeloek Siap Layani Masyarakat Selama Aksi Demonstrasi

Jaga Kesehatan dan Persatuan, RSUD Abdul Moeloek Siap Layani Masyarakat Selama Aksi Demonstrasi

Aksi Damai Mahasiswa Lampung: 13 Tuntutan Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Aksi Damai Mahasiswa Lampung: 13 Tuntutan Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Peningkatan Budaya Lampung: BPK Wilayah VII Salurkan Bantuan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025

Peningkatan Budaya Lampung: BPK Wilayah VII Salurkan Bantuan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

FIX!Ela-Azwar Dapat Rekom dari PDIP, Pilkada Lamtim Lawan Kotak Kosong

Kotak Kosong jadi Pilihan Paling Realistis di Pilkada yang Didominasi Satu Pasangan

Agustus 10, 2024
Gerak Jalan SD/MI Meriahkan HUT ke-80 RI di Lampung Utara

Gerak Jalan SD/MI Meriahkan HUT ke-80 RI di Lampung Utara

Agustus 13, 2025
Pasangan Zaiful Bokhari-Wahyudi Konsultasi ke KPU Lamtim, Bakal Jadi Lawan Ela?

Kampanye di Media Dimulai, Bawaslu Lampung Bentuk Gugus Tugas Pengawasan

November 11, 2024
Puluhan Ribu Petani Serbu Jakarta di Hari Tani Nasional 2025: Bongkar Gagalnya Reforma Agraria Selama 65 Tahun

Puluhan Ribu Petani Serbu Jakarta di Hari Tani Nasional 2025: Bongkar Gagalnya Reforma Agraria Selama 65 Tahun

September 22, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Buntuti mobil dini hari, dua pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan diciduk
  • Isbedy Stiawan ZS pesan peserta Bengkel Sastra: Jangan menulis hanya saat lomba
  • PWI Lampung Selatan kirim 13 atlet ke Porwanas 2027, minta dukungan DPRD
  • Lalai tinggalkan api saat bakar sampah, rumah warga Pringsewu terbakar

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In