INSIDE POLITIK- Prestasi pelajar asal Kabupaten Pringsewu kembali menorehkan kebanggaan di tingkat internasional. Adzkya Nafis Anshory terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam ajang Changemakers Youth Leadership Camp (CYLC) yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26–29 Januari 2026. Pencapaian ini mendapat apresiasi langsung dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Lampung, Almira Nabila Fauzi, yang menilai keterpilihan Adzkya sebagai bukti potensi besar generasi muda daerah dalam kancah global.
Apresiasi Senator Muda untuk Generasi Berprestasi
Apresiasi tersebut disampaikan Almira Nabila Fauzi saat menerima Adzkya Nafis Anshory di Rumah Aspirasi Almira Nabila Fauzi, Jalan Sakti Raya, Pringsewu, beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Almira menyampaikan rasa bangga sekaligus harapannya agar Adzkya mampu membawa nama baik daerah dan Indonesia di forum internasional.
“Selamat kepada Adzkya Nafis Anshory yang terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam Changemakers Youth Leadership Camp di Kuala Lumpur. Ini adalah prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung,” ujar Almira Nabila Fauzi.
Ia menekankan bahwa pengalaman mengikuti forum kepemimpinan internasional merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Jaga nama baik pribadi, keluarga, daerah, dan negara. Pengalaman dan jejaring yang didapatkan dalam ajang ini akan sangat berharga sebagai modal kepemimpinan ke depan,” lanjut Almira.
Perjalanan Adzkya hingga Terpilih Delegasi Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Adzkya Nafis Anshory hadir didampingi ibunya serta beberapa rekan pelajar. Ia memaparkan perjalanan dan proses seleksi panjang yang harus dilalui hingga akhirnya terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam Changemakers Youth Leadership Camp (CYLC).
“Terima kasih atas dukungan dan motivasi dari Ibu Almira Nabila Fauzi. Dukungan ini menjadi semangat besar bagi saya. Insyaallah sepulang dari CYLC, ilmu dan pengalaman yang saya peroleh akan saya implementasikan dan bagikan kepada teman-teman pelajar di daerah,” ujar Adzkya.
Adzkya merupakan putri pertama dari dua bersaudara pasangan Indra Gunawan SY, S.Kom dan Yunita Lestari, S.E. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi dan kepemimpinan pelajar. Konsistensi tersebut membentuk karakter kepemimpinan, rasa percaya diri, serta kepedulian sosial yang kuat.
Rekam Jejak Prestasi dan Kepemimpinan Pelajar
Pada tahun 2025, Adzkya terpilih sebagai salah satu dari 100 Ketua OSIS Terbaik se-Indonesia dalam ajang Indonesia Student Leadership Camp (ISLC). Melalui kegiatan tersebut, ia mendapatkan pembinaan kepemimpinan intensif serta pengalaman berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kepemudaan.
Pengalaman tersebut semakin menguatkan visinya untuk berkontribusi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung. Tidak berhenti di situ, pada tahun 2026 Adzkya kembali menorehkan prestasi dengan terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam CYLC di Kuala Lumpur.
CYLC dan Peran Strategis Generasi Muda ASEAN
Changemakers Youth Leadership Camp (CYLC) merupakan program kepemimpinan pemuda tingkat internasional yang berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi atau Technical and Vocational Education and Training (TVET), penguatan future skills, serta kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan ASEAN.
Keikutsertaan Adzkya dalam CYLC menjadi representasi generasi muda Pringsewu dan Lampung di forum internasional. Program ini diharapkan mampu mencetak pemimpin muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki wawasan global.
Komitmen Kembali Mengabdi ke Daerah
Adzkya menempuh pendidikan di TK Aisyiyah 3 Pringsewu, SD Negeri 1 Pringsewu Selatan, MTs Negeri 1 Pringsewu, dan saat ini bersekolah di salah satu SMA Negeri di Pringsewu. Ia berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil pembelajaran dari CYLC melalui kegiatan edukatif dan sosial di daerah setelah kepulangannya.
Selain prestasi akademik dan organisasi, Adzkya juga memiliki rekam jejak di bidang olahraga. Ia pernah meraih prestasi Juara Taekwondo Kapolri Cup 3.
Dari sisi soft skill, Adzkya menguasai kepemimpinan dan kerja tim, manajemen organisasi, public speaking dan komunikasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, negosiasi, manajemen acara dan proyek, adaptabilitas, serta kolaborasi. Sementara hard skill yang dimiliki antara lain penulisan proposal dan laporan, copywriting dan pembuatan konten, manajemen media sosial, penggunaan Google Workspace dan Office Tools, desain grafis dasar menggunakan Canva, riset dan dokumentasi, hingga pengembangan program kerja organisasi.***




















