Selasa, April 21, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Wabup Lampung Tengah Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah 2025 Secara Virtual

Melda by Melda
Maret 5, 2025
in Daerah
Wabup Lampung Tengah Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah 2025 Secara Virtual

BACA JUGA

Refleksi Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu sebagai Pilar Utama Cegah Narkoba

Panji Soroti Kewajiban PTPN IV: Sudahkah Warga Dapat 20 Persen Lahan Plasma?

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

Source: ANDIKA SUHENDRA
Tags: kpkLampungTengahMCP2025PencegahanKorupsiTataKelolaTransparansi
Previous Post

Pemprov Lampung Dorong Sertifikasi Halal dan Stabilitas Inflasi, Ikuti Rakor Bersama Mendagri

Next Post

Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Related Posts

Refleksi Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu sebagai Pilar Utama Cegah Narkoba
Daerah

Refleksi Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu sebagai Pilar Utama Cegah Narkoba

April 21, 2026
Panji Soroti Kewajiban PTPN IV: Sudahkah Warga Dapat 20 Persen Lahan Plasma?
Bandar Lampung

Panji Soroti Kewajiban PTPN IV: Sudahkah Warga Dapat 20 Persen Lahan Plasma?

April 21, 2026
Thio Stefanus Pertanyakan Dakwaan Tipikor, Klaim Menang Perdata hingga PK
Bandar Lampung

Thio Stefanus Pertanyakan Dakwaan Tipikor, Klaim Menang Perdata hingga PK

April 21, 2026
Dinsos Lampung Selatan Apresiasi, Pemulihan Sosial Abi Jadi Contoh Nyata
Daerah

Dinsos Lampung Selatan Apresiasi, Pemulihan Sosial Abi Jadi Contoh Nyata

April 20, 2026
Pengurus Baru Alumni Spanda 82 Diharapkan Perkuat Silaturahmi dan Kontribusi Sosial
Bandar Lampung

Pengurus Baru Alumni Spanda 82 Diharapkan Perkuat Silaturahmi dan Kontribusi Sosial

April 20, 2026
Pelatihan UMKM, Gubernur Lampung Soroti Pentingnya AI dalam Bisnis
Bandar Lampung

Pelatihan UMKM, Gubernur Lampung Soroti Pentingnya AI dalam Bisnis

April 20, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Bupati Lampung Utara Sidak Dinas Kesehatan untuk Wujudkan Program Kesehatan Gratis

Bupati Lampung Utara Sidak Dinas Kesehatan untuk Wujudkan Program Kesehatan Gratis

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lakukan Sidak Ke Sejumlah Dinas, Fokus pada Keaktifan Pegawai

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lakukan Sidak Ke Sejumlah Dinas, Fokus pada Keaktifan Pegawai

Himbauan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Tentang Kewaspadaan dalam Memarkir Kendaraan dan Keamanan Rumah

Himbauan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Tentang Kewaspadaan dalam Memarkir Kendaraan dan Keamanan Rumah

Wabup Lampung Tengah Hadiri Sosialisasi Ketenagakerjaan PT Sugar Group Companies

Wabup Lampung Tengah Hadiri Sosialisasi Ketenagakerjaan PT Sugar Group Companies

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Gizi Sehat, Ekonomi Bergerak: Warga Bumi Waras Sambut Sosialisasi Program MBG dengan Antusias

Gizi Sehat, Ekonomi Bergerak: Warga Bumi Waras Sambut Sosialisasi Program MBG dengan Antusias

Juli 26, 2025
RSUD Bandar Negara Husada Berbenah, Layanan Baru Diluncurkan di HUT Lampung

RSUD Bandar Negara Husada Berbenah, Layanan Baru Diluncurkan di HUT Lampung

April 16, 2026
Kader Golkar di Daerah Kecewa, Bahlil Sewenang-wenang Tentukan Kandidat di Pilkada Serentak 2024

Bahlil Sebut Nusron Cocok jadi Menteri

Oktober 7, 2024
Arus Balik Akhir Tahun, Bus dan Logistik Padati Bakauheni

Arus Balik Akhir Tahun, Bus dan Logistik Padati Bakauheni

Desember 30, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Refleksi Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu sebagai Pilar Utama Cegah Narkoba
  • Panji Soroti Kewajiban PTPN IV: Sudahkah Warga Dapat 20 Persen Lahan Plasma?
  • Thio Stefanus Pertanyakan Dakwaan Tipikor, Klaim Menang Perdata hingga PK
  • Перспективы использования зеркала сайта Мостбет в будущем

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In