Sabtu, Juni 6, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Wabup Lampung Tengah Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah 2025 Secara Virtual

Melda by Melda
Maret 5, 2025
in Daerah
Wabup Lampung Tengah Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah 2025 Secara Virtual

BACA JUGA

Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan

Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

Source: ANDIKA SUHENDRA
Tags: kpkLampungTengahMCP2025PencegahanKorupsiTataKelolaTransparansi
Previous Post

Pemprov Lampung Dorong Sertifikasi Halal dan Stabilitas Inflasi, Ikuti Rakor Bersama Mendagri

Next Post

Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Related Posts

Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan

Juni 5, 2026
Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu
Daerah

Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu

Juni 5, 2026
Pesangon Pekerja Media Diduga Dipersulit, FSP ASPEK Siapkan Gugatan ke PHI
Bandar Lampung

Pesangon Pekerja Media Diduga Dipersulit, FSP ASPEK Siapkan Gugatan ke PHI

Juni 5, 2026
Di Balik Layar Televisi, Pensiunan Karyawan Masih Menanti Haknya
Bandar Lampung

Di Balik Layar Televisi, Pensiunan Karyawan Masih Menanti Haknya

Juni 5, 2026
Satu Napiter Dibebaskan, Lapas Kalianda Pastikan Proses Reintegrasi Berjalan Optimal
Daerah

Satu Napiter Dibebaskan, Lapas Kalianda Pastikan Proses Reintegrasi Berjalan Optimal

Juni 5, 2026
Program Prabowo Masuk Pelosok, Empat Jembatan Strategis Dibangun di Tanggamus
Daerah

Program Prabowo Masuk Pelosok, Empat Jembatan Strategis Dibangun di Tanggamus

Juni 5, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Bupati Lampung Utara Sidak Dinas Kesehatan untuk Wujudkan Program Kesehatan Gratis

Bupati Lampung Utara Sidak Dinas Kesehatan untuk Wujudkan Program Kesehatan Gratis

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lakukan Sidak Ke Sejumlah Dinas, Fokus pada Keaktifan Pegawai

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lakukan Sidak Ke Sejumlah Dinas, Fokus pada Keaktifan Pegawai

Himbauan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Tentang Kewaspadaan dalam Memarkir Kendaraan dan Keamanan Rumah

Himbauan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Tentang Kewaspadaan dalam Memarkir Kendaraan dan Keamanan Rumah

Wabup Lampung Tengah Hadiri Sosialisasi Ketenagakerjaan PT Sugar Group Companies

Wabup Lampung Tengah Hadiri Sosialisasi Ketenagakerjaan PT Sugar Group Companies

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Realisi Pendapatan Daerah di 15 Kabupaten/Kota di Lampung Tembus 32,2 Triliun

Realisi Pendapatan Daerah di 15 Kabupaten/Kota di Lampung Tembus 32,2 Triliun

September 24, 2024
Mudik Gratis Lampung 2026: 1.886 Peserta Diberangkatkan Kereta Api dan Bus

Mudik Gratis Lampung 2026: 1.886 Peserta Diberangkatkan Kereta Api dan Bus

Maret 16, 2026
Pasangan Zaiful Bokhari-Wahyudi Konsultasi ke KPU Lamtim, Bakal Jadi Lawan Ela?

Biaya Tinggi, PKB Usul Pilgub Dipilih DPRD

Desember 1, 2024
“Sekolah Siger: Belajar di Sekolah Hantu, Tamat Jadi Alumni Gaib”

“Sekolah Siger: Belajar di Sekolah Hantu, Tamat Jadi Alumni Gaib”

September 22, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan
  • Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu
  • Pesangon Pekerja Media Diduga Dipersulit, FSP ASPEK Siapkan Gugatan ke PHI
  • Di Balik Layar Televisi, Pensiunan Karyawan Masih Menanti Haknya

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In