Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Wabup Lampung Tengah Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah 2025 Secara Virtual

Melda by Melda
Maret 5, 2025
in Daerah
Wabup Lampung Tengah Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah 2025 Secara Virtual

BACA JUGA

Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029

Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

INSIDE POLITIK– Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., mengikuti acara Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah – Monitoring Center For Prevention (IPKD MCP) tahun 2025 secara virtual. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (5/3/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plh. Sekda Kabupaten Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M., Inspektur Kabupaten Lampung Tengah Adi Sriyono, S.Sos., M.M., serta Irban IV Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah. Peluncuran MCP ini diikuti oleh 38 provinsi, 419 kabupaten, 93 kota, serta para Ketua DPRD. Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta tamu undangan lainnya.

MCP: Instrumen KPK dalam Pencegahan Korupsi

Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan platform yang dikembangkan oleh KPK guna memantau efektivitas program pencegahan korupsi di daerah. Dalam peluncuran MCP 2025, berbagai langkah strategis disoroti, seperti:

  • Penetapan proyek strategis daerah,
  • Pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi,
  • Pendataan rencana aksi di setiap area,
  • Peningkatan koordinasi antar-SKPD.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP adalah alat utama dalam mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dan pengawasan tata kelola pemerintahan daerah. Ia berharap dengan penerapan MCP yang optimal, setiap daerah dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengawasan internal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan adanya MCP, diharapkan seluruh pemerintah daerah mampu menjalankan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, jujur, dan bebas dari praktik korupsi demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.***

Source: ANDIKA SUHENDRA
Tags: kpkLampungTengahMCP2025PencegahanKorupsiTataKelolaTransparansi
Previous Post

Pemprov Lampung Dorong Sertifikasi Halal dan Stabilitas Inflasi, Ikuti Rakor Bersama Mendagri

Next Post

Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Related Posts

Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029
Bandar Lampung

Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029

Oktober 28, 2026
Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan
Daerah

Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Oktober 28, 2026
Ardhyo Prayogo Tekankan Pentingnya Pembinaan dan Pengawasan PPAT Berkelanjutan
Daerah

Ardhyo Prayogo Tekankan Pentingnya Pembinaan dan Pengawasan PPAT Berkelanjutan

Oktober 28, 2026
Hak Tanah Masyarakat Bisa Dipulihkan, UU Reforma Agraria Atur Penyelesaian Konflik
Daerah

Hak Tanah Masyarakat Bisa Dipulihkan, UU Reforma Agraria Atur Penyelesaian Konflik

Oktober 28, 2026
Upacara Sumpah Pemuda di BNNK Lampung Selatan, Pemuda Diajak Jadi Duta Anti Narkoba
Daerah

Upacara Sumpah Pemuda di BNNK Lampung Selatan, Pemuda Diajak Jadi Duta Anti Narkoba

Oktober 28, 2026
Bapas Kotabumi Libatkan Klien Anak dalam Upacara Sumpah Pemuda, Ini Tujuannya
Daerah

Bapas Kotabumi Libatkan Klien Anak dalam Upacara Sumpah Pemuda, Ini Tujuannya

Oktober 28, 2026
Next Post
Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Pemprov Lampung Terima Hibah BMN Senilai Rp 35,23 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur

Bupati Lampung Utara Sidak Dinas Kesehatan untuk Wujudkan Program Kesehatan Gratis

Bupati Lampung Utara Sidak Dinas Kesehatan untuk Wujudkan Program Kesehatan Gratis

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lakukan Sidak Ke Sejumlah Dinas, Fokus pada Keaktifan Pegawai

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lakukan Sidak Ke Sejumlah Dinas, Fokus pada Keaktifan Pegawai

Himbauan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Tentang Kewaspadaan dalam Memarkir Kendaraan dan Keamanan Rumah

Himbauan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Tentang Kewaspadaan dalam Memarkir Kendaraan dan Keamanan Rumah

Wabup Lampung Tengah Hadiri Sosialisasi Ketenagakerjaan PT Sugar Group Companies

Wabup Lampung Tengah Hadiri Sosialisasi Ketenagakerjaan PT Sugar Group Companies

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Kapolda Lampung Apresiasi Masyarakat: PSU Pesawaran Berjalan Aman dan Demokratis

Kapolda Lampung Apresiasi Masyarakat: PSU Pesawaran Berjalan Aman dan Demokratis

Mei 25, 2025
DOB Bandar Negara Makin Matang, Kini Muncul lagi Kabupaten Cukuh Bandakh Lima

Pemkab Lamsel akan Fasilitasi DOB Bandar Negara

Januari 11, 2025
Soal Dana PI PT LEB, Sopian Sitepu: Kejati Lampung Salahi Kewenangan!

Dana PI 10% untuk Lampung Terancam Hilang, Kuasa Hukum PT LEB Surati DPRD Lampung

Desember 13, 2024
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Masih Bakal Calon, Bawaslu Bandar Lampung Tak Bisa Panggil Reihana

September 14, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029
  • Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan
  • Ardhyo Prayogo Tekankan Pentingnya Pembinaan dan Pengawasan PPAT Berkelanjutan
  • Hak Tanah Masyarakat Bisa Dipulihkan, UU Reforma Agraria Atur Penyelesaian Konflik
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In