Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Soal Tenggat Waktu 40 Hari, Anies: Tak Ada Deadline Itu

Meza Swastika by Meza Swastika
Agustus 12, 2024
in Nasional
Ada Nama Mulyono Dibalik Penjegalan Anies di Pilgub Jabar, Jokowi?

Pendukung Anies Sambut Keputusan Penghapusan Presidential Threshold

InsidePolitik–Cagub PKS dan NasDem, Anies Baswedan membantah soal tenggat waktu 40 hari untuk mencari partai koalisi.

Menurut Anies, dalam rekaman suara kepada Ketua PKS Jakarta, Khoirudin tak ada deadline waktu sampai 40 hari seperti yang banyak beredar selama ini.

BACA JUGA

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

Anies Baswedan membantah pernyataan elite PKS yang menyebut terdapat tenggat waktu atau deadline untuk mencari partai koalisi lain untuk memenuhi syarat maju Pilkada Jakarta 2024.

Dalam pesan suara itu juga, Anies mengklaim tak pernah membahas tenggat waktu selama 40 hari dengan PKS untuk mencari partai koalisi.

“Sama sekali tak ada 40 hari dan lain-lain. Saya kaget aja jubir-jubir PKS di media mengatakan 40 hari, deadline 4 Agustus sebagai deadline cari partai lain, mengapa kaget? Karena memang tak pernah dibahas ya. Dan setahu saya tak pernah ada deadline soal SK dari partai lain,” kata Anies dalam rekaman suara itu.

Anies kemudian mengungkap cerita dibalik pertemuan dengan elite PKS pada akhir Juli lalu yang membahas Pilkada Jakarta 2024.

Menurut Anies, pada 27 Juli lalu penanggung jawab pilkada Jakarta dari PKS sempat menghubungi dirinya untuk diagendakan bertemu dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu pada 28 Juli.

Anies pun mengaku bertemu dengan Syaikhu kala itu. Ia menyebut pertemuan itu membahas apakah Anies setuju dipasangkan dengan Sohibul Iman. Anies kemudian mengaku diberi tenggat waktu untuk memutuskan hingga 4 Agustus.

“Maka seminggu sampai 4 Agustus. kenapa tanggal 4? karena tanggal 7 rencananya ada rapat DPTP untuk memastikan pasangan AMAN ini sudah aman,” ujar dia.

Lalu, Anies mengaku bertemu dengan Sohibul pada 30 Juli untuk membahas secara langsung pilkada Jakarta. Sehari berselang, pada 31 Juli Anies bertemu kembali dengan Syaikhu untuk menyatakan siap berpasangan dengan Sohibul.

“Saya sampaikan kalau bisa ingin ketemu Pak Presiden (Syaikhu) hari itu juga. Jadi Rabu sore 31 Juli, saya jumpa. Dan saya sampaikan saya siap berjuang bersama Pak MSI sebagaimana yang diputuskan di DPTP,” kata Anies.

“Jawaban disambut baik Pak Presiden (Syaikhu). ‘Disampaikan juga dengan adanya keputusan ini maka mesin partai bisa mulai bergerak’,” kata Anies menirukan Syaikhu.

Tak hanya itu, Anies mengaku telah berkomunikasi intensif dengan partai lain untuk bekerja sama dalam memperebutkan kursi Jakarta 1.

Ia pun menyebut partai lain hanya menunggu momen yang telat sebelum menyatakan dukungan.

“Dan sejauh ini enggak ada perubahan di partai lain. Dan memang mereka merasa menunggu waktu tepat untuk diumumkan,” kata dia.

“Nah selama ini kita siap-siap bahwa dalam komunikasi dengan partai mana pun, cawagub dari PKS. Kita siap-siap melangkah maju bersama,” sambungnya.

Sebelumnya, Juru Bicara sekaligus Wakil Sekjen DPP PKS Zainudin Paru mengatakan Anies tak mampu mencari rekan koalisi untuk menambahkan kekurangan 4 kursi DPRD Jakarta.

Menurutnya PKS telah memberi waktu 40 hari bagi Anies. Namun, Anies dinilai tak mampu menarik dukungan dari partai meski telah dibantu oleh Syaikhu.

PKS adalah partai pertama yang resmi mengusung Anies sebagai cagub berpasangan dengan Sohibul di Pilkada Jakarta 2024. Namun, akhir-akhir ini PKS memberi sinyal akan membatalkan keputusan tersebut dengan mendukung sosok cagub selain Anies.

Belakangan pula ada wacana jika PKS akan bergabung dalam koalisi besar Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang disebut menjadi upaya untuk menjegal langkah Anies di DKI.

Tags: 40 hariakhmad syaikhuaniespilgub dkipks
Previous Post

GBK Desak Golkar untuk Restui Kader yang Tak Dapat Rekomendasi di Pilkada

Next Post

Skenario KIM di Pilgub DKI, Pasangan RK-Kaesang vs Kotak Kosong

Related Posts

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?
Nasional

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Oktober 27, 2026
Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?
Nasional

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

Oktober 26, 2026
Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik
Nasional

Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Oktober 25, 2026
Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?
Nasional

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Oktober 24, 2026
Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik
Nasional

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Oktober 23, 2026
Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?
Nasional

Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?

Oktober 22, 2026
Next Post
Pidato Perdana sebagai Cagub Jakarta, Ridwan Kamil Soroti Krisis Iklim

Skenario KIM di Pilgub DKI, Pasangan RK-Kaesang vs Kotak Kosong

Jokowi Tak Paksa ASN Pindah ke IKN di Bulan September 2024

Stafsus Presiden Bantah Ada Keterlibatan Jokowi Dibalik Mundurnya Airlangga dari Golkar

Gibran Maju Ketum Golkar, Soal Syarat 5 Tahun Jadi Pengurus Masih Bisa Diubah

Beredar Poster Gibran Ketum Golkar, Hasto: Ada Motif Politik Tertentu

Prabowo Bantah Hubungannya dan Jokowi Retak:Adu Domba Terus

Prabowo Bicara Komitmen untuk Lanjutkan IKN:Kalau Bisa Menyelesaikan ya

Daftar ke KPU Sumut, Bobby Janji 3 Tahun Beri Akses Layanan Kesehatan

Edy Rahmayadi Lebih Berpeluang Menangkan Pilgub Sumut Ketimbang Bobby

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

September 16, 2026
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Lamteng Sebut Praktik Bagi-bagi Uang di Bandarmataram Mengarah ke Money Politic

Oktober 12, 2024
Darul Arqom Zona 3, Muhammadiyah Lampung Perkuat Kaderisasi dan Kepemimpinan

Darul Arqom Zona 3, Muhammadiyah Lampung Perkuat Kaderisasi dan Kepemimpinan

September 5, 2025
3,2 Juta Orang Lamar CPNS

TERUNGKAP!Honorer yang Lolos PPPK di Pesisir Barat Ternyata Double Job

Januari 15, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?
  • Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya
  • Saburai Budaya Nusantara Dorong Penetapan Situs Cagar Budaya, Siapkan Presentasi untuk Menteri
  • Pilkakon Pringsewu Digelar Besok, Polisi Perketat Pengawalan Logistik ke 59 Pekon
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In