Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Minggu, Oktober 25, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Melda by Melda
Oktober 25, 2026
in Nasional
Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Insidepolitik-Istilah kriminalisasi semakin sering terdengar dalam percakapan sehari-hari. Ia muncul saat seseorang atau kelompok merasa diperlakukan tidak adil oleh hukum, terutama ketika menyuarakan pendapat atau memperjuangkan hak.

Lalu, mengapa kriminalisasi kerap menjadi isu sensitif dan memicu reaksi keras dari masyarakat? Jawabannya tidak sesederhana hitam dan putih.

BACA JUGA

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Kriminalisasi Bukan Sekadar Soal Hukum

Secara sederhana, kriminalisasi adalah proses menjadikan suatu tindakan sebagai tindak pidana. Namun di mata publik, kriminalisasi sering dipahami sebagai penggunaan hukum untuk membungkam.

Perbedaan persepsi inilah yang membuat isu kriminalisasi cepat memanas. Hukum yang seharusnya melindungi justru dianggap menekan.

Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Salah satu pemicu tudingan kriminalisasi adalah saat kritik atau ekspresi dianggap melanggar hukum. Masyarakat merasa ruang berpendapatnya menyempit.

Dalam kehidupan sehari-hari, ini bisa terasa dekat. Unggahan di media sosial, komentar publik, atau aksi damai tiba-tiba berujung masalah hukum.

Batas Tipis antara Kritik dan Pelanggaran

Tidak semua kritik bebas konsekuensi. Namun, batas antara kritik konstruktif dan pelanggaran hukum sering kali terasa abu-abu.

Ketidakjelasan batas ini membuat masyarakat waswas. Rasa takut salah langkah pun tumbuh.

Kriminalisasi dan Ketimpangan Kekuatan

Isu kriminalisasi sering mencuat ketika ada ketimpangan kekuatan. Pihak yang lebih lemah merasa hukum lebih tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Ketika orang biasa berhadapan dengan institusi besar atau kekuasaan, rasa tidak adil semakin kuat. Dari sinilah narasi kriminalisasi berkembang.

Pengalaman Masa Lalu yang Membentuk Ketidakpercayaan

Sejarah penegakan hukum yang dianggap tidak konsisten meninggalkan jejak di ingatan publik. Kasus-kasus lama menjadi referensi saat isu baru muncul.

Pengalaman ini membuat masyarakat cepat curiga. Setiap proses hukum sensitif langsung dikaitkan dengan kriminalisasi.

Trauma Kolektif

Bagi sebagian orang, kriminalisasi bukan sekadar istilah, melainkan pengalaman. Trauma kolektif ini membuat kepercayaan terhadap hukum sulit pulih.

Akibatnya, dialog rasional sering kalah oleh emosi dan kecurigaan.

Peran Media Sosial dalam Membingkai Kriminalisasi

Media sosial mempercepat penyebaran narasi kriminalisasi. Informasi singkat dan potongan kasus mudah viral.

Di satu sisi, ini membantu pengawasan publik. Di sisi lain, konteks hukum yang kompleks sering tereduksi menjadi hitam-putih

Dampak Kriminalisasi pada Kehidupan Sehari-hari

Isu kriminalisasi menciptakan efek jera sosial. Banyak orang memilih diam daripada berisiko berurusan dengan hukum.

Dalam jangka panjang, ini berbahaya bagi demokrasi. Ruang diskusi menyempit dan partisipasi publik melemah.

Mengapa Kriminalisasi Selalu Memicu Solidaritas?

Ketika seseorang dianggap dikriminalisasi, solidaritas publik sering muncul. Masyarakat merasa “ini bisa terjadi pada siapa saja”.

Solidaritas ini bukan selalu pembelaan terhadap individu, melainkan penolakan terhadap rasa tidak aman kolektif.

Kriminalisasi dan Wajah Demokrasi

Dalam demokrasi sehat, hukum dan kebebasan seharusnya berjalan seimbang. Kriminalisasi menjadi isu ketika keseimbangan itu dipertanyakan.

Bukan berarti hukum harus dilemahkan, tetapi penegakannya perlu adil, transparan, dan proporsional.

Insight Praktis: Menyikapi Isu Kriminalisasi dengan Bijak

Agar tidak terjebak emosi dan asumsi berlebihan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat:

Bedakan antara proses hukum dan penyalahgunaan hukum

Cari informasi dari berbagai sudut pandang

Dorong transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum

Sampaikan kritik tanpa serangan persona

Jaga ruang diskusi tetap sehat dan rasional

Memahami mengapa kriminalisasi diperdebatkan membantu kita melihat hukum bukan hanya sebagai aturan, tetapi juga sebagai cerminan keadilan sosial***

Source: M.yusuf Dahlan
Tags: demokrasi dan hukumisu kebebasankeadilan hukumKriminalisasisuara publik
Previous Post

Beraksi Dini Hari, Empat Pria Diduga Curi Ban Bekas di Natar, Kerugian Rp13 Juta

Related Posts

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?
Nasional

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Oktober 24, 2026
Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik
Nasional

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Oktober 23, 2026
Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?
Nasional

Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?

Oktober 22, 2026
Mengapa Reformasi Masih Relevan dalam Kehidupan Kita Hari Ini
Nasional

Mengapa Reformasi Masih Relevan dalam Kehidupan Kita Hari Ini

Oktober 21, 2026
GEMA PUAN Mulai Panaskan 2029: Puan Maharani Diminta Siap Diuji Publik
Nasional

GEMA PUAN Mulai Panaskan 2029: Puan Maharani Diminta Siap Diuji Publik

September 30, 2026
Mengapa Distribusi Main
Nasional

Mengapa Distribusi Main

September 20, 2026

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Bupati Tanggamus Buka Musorkablub KONI: Tegas Tolak Intervensi, Dorong Pembinaan Atlet Lokal

Bupati Tanggamus Buka Musorkablub KONI: Tegas Tolak Intervensi, Dorong Pembinaan Atlet Lokal

Juni 19, 2025
Kisah PT LEB: Dari Fase Prihatin hingga Sorotan Hukum yang Tak Kunjung Reda

Kisah PT LEB: Dari Fase Prihatin hingga Sorotan Hukum yang Tak Kunjung Reda

April 24, 2026
Mutasi Besar Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Enam Kapolres Diganti

Mutasi Besar Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Enam Kapolres Diganti

Juni 28, 2026
Bakti Suci IBI: Cahaya Harapan Kesehatan Ibu dan Anak Menyinar Tanggamus

Bakti Suci IBI: Cahaya Harapan Kesehatan Ibu dan Anak Menyinar Tanggamus

Desember 9, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik
  • Beraksi Dini Hari, Empat Pria Diduga Curi Ban Bekas di Natar, Kerugian Rp13 Juta
  • Kadri Hartono Ajak Jajaran Kantah Tanggamus Baca Newsletter ATR/BPN
  • Kantah Tanggamus Susun Strategi Reforma Agraria untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In