Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Februari 4, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Puisi dari Luka: Fitria Novita Rahma Membuka Bedah Buku Kota Kelabu dengan Getaran Emosi

Melda by Melda
Januari 15, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Puisi dari Luka: Fitria Novita Rahma Membuka Bedah Buku Kota Kelabu dengan Getaran Emosi

INSIDE POLITIK- Suasana Teater Tertutup Taman Budaya Lampung berubah menjadi hening penuh perasaan saat penyair muda asal Desa Palas Jaya, Fitria Novita Rahma, melantunkan puisi pembuka dalam acara Bedah Buku Kota Kelabu, Kamis (15/1/2026). Dengan suara tenang namun menghunjam, Fitria menghadirkan puisi yang bukan sekadar rangkaian kata, melainkan kesaksian hidup tentang luka, ketabahan, dan harapan yang bangkit dari keterbatasan.

Penampilan Fitria menjadi salah satu momen paling emosional dalam agenda sastra tersebut, sekaligus menegaskan bahwa sastra Lampung terus melahirkan suara-suara baru yang autentik dan menggugah.

BACA JUGA

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan

Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan

Puisi sebagai Suara Kehidupan dari Palas Jaya

Berasal dari Desa Palas Jaya, Lampung Selatan, Fitria Novita Rahma tumbuh jauh dari hiruk-pikuk pusat kesenian. Namun, keterbatasan geografis tak membatasi kedalaman batinnya dalam meresapi kehidupan.

Puisi yang ia bacakan pada Bedah Buku Kota Kelabu menggambarkan perjalanan manusia menghadapi kehilangan, keterasingan, dan upaya berdamai dengan keadaan. Penonton larut dalam suasana, menyimak setiap bait yang terasa jujur dan personal.

Banyak hadirin menilai, kekuatan puisi Fitria terletak pada kejujuran pengalaman hidup yang ia sampaikan tanpa berlebihan, tetapi tepat mengenai rasa.

Luka, Kecelakaan, dan Jalan Sunyi Menuju Sastra

Di balik penampilannya yang tenang di atas panggung, Fitria menyimpan kisah hidup yang tidak ringan. Sebuah kecelakaan besar pernah mengubah jalan hidupnya secara drastis. Peristiwa itu memaksanya berhadapan dengan kenyataan baru yang penuh keterbatasan, sekaligus ujian mental dan emosional.

Dalam kondisi itulah, puisi hadir sebagai ruang penyembuhan. Kata-kata menjadi tempat Fitria menumpahkan rasa sakit, ketakutan, hingga harapan yang perlahan ia bangun kembali.

“Puisi membuat saya bisa berbicara tanpa harus menjelaskan segalanya,” ungkap Fitria usai tampil.

Peran Pendamping: Pemulihan yang Menyentuh Batin

Proses bangkit Fitria tidak berjalan sendiri. Ia didampingi Mardiah Ningsih, seorang praktisi kesehatan yang berperan penting dalam pemulihan fisik dan mentalnya. Pendampingan tersebut bukan sekadar hubungan profesional, tetapi berkembang menjadi ikatan empati dan kepercayaan.

Mardiah memastikan Fitria tidak hanya pulih secara medis, tetapi juga kembali percaya pada dirinya sendiri dan pada mimpi-mimpinya.

“Pemulihan itu bukan hanya soal tubuh, tetapi soal keyakinan bahwa hidup tetap bermakna,” kata Mardiah.

Bedah Buku Kota Kelabu dan Ruang Aman bagi Penyair Muda

Acara Bedah Buku Kota Kelabu menjadi ruang aman bagi para penulis dan penyair muda Lampung untuk menyuarakan pengalaman hidup mereka. Forum ini tidak hanya membedah karya secara akademis, tetapi juga merayakan proses kreatif yang lahir dari pergulatan personal.

Kehadiran Fitria Novita Rahma memperkaya diskusi, menunjukkan bahwa sastra mampu menjembatani pengalaman individu dengan kesadaran kolektif.

Sastra sebagai Jalan Hidup dan Perlawanan Sunyi

Bagi Fitria, puisi bukan sekadar karya seni, melainkan jalan hidup. Melalui sastra, ia memperjuangkan hak untuk bersuara, untuk dilihat, dan untuk diakui sebagai manusia seutuhnya.

Dari Palas Jaya hingga panggung Taman Budaya Lampung, perjalanan Fitria menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru dari luka itulah lahir puisi yang jujur, kuat, dan menggetarkan.***

Tags: * Bedah Buku Kota Kelabu* Puisi dan KetabahanFitria Novita Rahmapenyair muda LampungRegenerasi SastraSastra LampungTaman Budaya Lampung
Previous Post

Isbedy Stiawan ZS Bersama Keluarga Tegaskan Regenerasi Penyair Lampung

Next Post

Mengukur Loyalitas Pemilih Tradisional

Related Posts

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
Bandar Lampung

Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan

Februari 4, 2026
Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan
Bandar Lampung

Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan

Februari 3, 2026
WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI
Daerah

WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI

Februari 3, 2026
Aturan Agraria Dicabut, Kuasa Hukum Minta Dakwaan Tanah Natar Dinyatakan Batal
Bandar Lampung

Aturan Agraria Dicabut, Kuasa Hukum Minta Dakwaan Tanah Natar Dinyatakan Batal

Februari 3, 2026
Tren Positif Pembinaan Kemandirian, Lapas Kalianda Kembali Panen Pokcoy
Bandar Lampung

Tren Positif Pembinaan Kemandirian, Lapas Kalianda Kembali Panen Pokcoy

Februari 3, 2026
Momen Sakral Capping Day STIKes Baitul Hikmah Tandai Transisi ke Praktik Klinis
Bandar Lampung

Momen Sakral Capping Day STIKes Baitul Hikmah Tandai Transisi ke Praktik Klinis

Februari 3, 2026
Next Post
Mengukur Loyalitas Pemilih Tradisional

Mengukur Loyalitas Pemilih Tradisional

Panen Raya Serentak di SAE, Lapas Kalianda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya Serentak di SAE, Lapas Kalianda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Politik Amplop Pers:

Politik Amplop Pers:

SPSB Ungkap Indikasi Penguasaan Proyek APBD, Wakil Wali Kota Palembang Disorot

SPSB Ungkap Indikasi Penguasaan Proyek APBD, Wakil Wali Kota Palembang Disorot

Trimulyo Rayakan Hari Desa dengan Semangat Pembangunan Meski Dana Terbatas

Trimulyo Rayakan Hari Desa dengan Semangat Pembangunan Meski Dana Terbatas

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Tanggamus Catat IPH Terendah Kedua di Lampung, Harga Pangan Stabil dan Surplus Menjelang Pertengahan 2025

Tanggamus Catat IPH Terendah Kedua di Lampung, Harga Pangan Stabil dan Surplus Menjelang Pertengahan 2025

Juni 23, 2025
Peringati HUT ke-64, IKWI Lampung Gelar Aksi Sosial dan Diskusi KDRT: Dari Wartawan untuk Masyarakat

Peringati HUT ke-64, IKWI Lampung Gelar Aksi Sosial dan Diskusi KDRT: Dari Wartawan untuk Masyarakat

Juli 15, 2025
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Prabowo Ingatkan Calon Menterinya Tak Gunakan APBN untuk Kepentingan Pribadi

Oktober 17, 2024
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Meutya Hafid dan Nusron Wahid Makin Santer Disebut Jadi Calon Menteri

Oktober 5, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
  • Adu Cepat Tim Siber Partai
  • Disdikbud Lampung Hentikan KBM SMA Siger, SPMB 2026 Tidak Diizinkan
  • WBP Napiter Asal Lapas Kalianda Kembali Setia pada NKRI

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In