Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Puisi dari Luka: Fitria Novita Rahma Membuka Bedah Buku Kota Kelabu dengan Getaran Emosi

Melda by Melda
Januari 15, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Puisi dari Luka: Fitria Novita Rahma Membuka Bedah Buku Kota Kelabu dengan Getaran Emosi

INSIDE POLITIK- Suasana Teater Tertutup Taman Budaya Lampung berubah menjadi hening penuh perasaan saat penyair muda asal Desa Palas Jaya, Fitria Novita Rahma, melantunkan puisi pembuka dalam acara Bedah Buku Kota Kelabu, Kamis (15/1/2026). Dengan suara tenang namun menghunjam, Fitria menghadirkan puisi yang bukan sekadar rangkaian kata, melainkan kesaksian hidup tentang luka, ketabahan, dan harapan yang bangkit dari keterbatasan.

Penampilan Fitria menjadi salah satu momen paling emosional dalam agenda sastra tersebut, sekaligus menegaskan bahwa sastra Lampung terus melahirkan suara-suara baru yang autentik dan menggugah.

BACA JUGA

Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya

Saburai Budaya Nusantara Dorong Penetapan Situs Cagar Budaya, Siapkan Presentasi untuk Menteri

Puisi sebagai Suara Kehidupan dari Palas Jaya

Berasal dari Desa Palas Jaya, Lampung Selatan, Fitria Novita Rahma tumbuh jauh dari hiruk-pikuk pusat kesenian. Namun, keterbatasan geografis tak membatasi kedalaman batinnya dalam meresapi kehidupan.

Puisi yang ia bacakan pada Bedah Buku Kota Kelabu menggambarkan perjalanan manusia menghadapi kehilangan, keterasingan, dan upaya berdamai dengan keadaan. Penonton larut dalam suasana, menyimak setiap bait yang terasa jujur dan personal.

Banyak hadirin menilai, kekuatan puisi Fitria terletak pada kejujuran pengalaman hidup yang ia sampaikan tanpa berlebihan, tetapi tepat mengenai rasa.

Luka, Kecelakaan, dan Jalan Sunyi Menuju Sastra

Di balik penampilannya yang tenang di atas panggung, Fitria menyimpan kisah hidup yang tidak ringan. Sebuah kecelakaan besar pernah mengubah jalan hidupnya secara drastis. Peristiwa itu memaksanya berhadapan dengan kenyataan baru yang penuh keterbatasan, sekaligus ujian mental dan emosional.

Dalam kondisi itulah, puisi hadir sebagai ruang penyembuhan. Kata-kata menjadi tempat Fitria menumpahkan rasa sakit, ketakutan, hingga harapan yang perlahan ia bangun kembali.

“Puisi membuat saya bisa berbicara tanpa harus menjelaskan segalanya,” ungkap Fitria usai tampil.

Peran Pendamping: Pemulihan yang Menyentuh Batin

Proses bangkit Fitria tidak berjalan sendiri. Ia didampingi Mardiah Ningsih, seorang praktisi kesehatan yang berperan penting dalam pemulihan fisik dan mentalnya. Pendampingan tersebut bukan sekadar hubungan profesional, tetapi berkembang menjadi ikatan empati dan kepercayaan.

Mardiah memastikan Fitria tidak hanya pulih secara medis, tetapi juga kembali percaya pada dirinya sendiri dan pada mimpi-mimpinya.

“Pemulihan itu bukan hanya soal tubuh, tetapi soal keyakinan bahwa hidup tetap bermakna,” kata Mardiah.

Bedah Buku Kota Kelabu dan Ruang Aman bagi Penyair Muda

Acara Bedah Buku Kota Kelabu menjadi ruang aman bagi para penulis dan penyair muda Lampung untuk menyuarakan pengalaman hidup mereka. Forum ini tidak hanya membedah karya secara akademis, tetapi juga merayakan proses kreatif yang lahir dari pergulatan personal.

Kehadiran Fitria Novita Rahma memperkaya diskusi, menunjukkan bahwa sastra mampu menjembatani pengalaman individu dengan kesadaran kolektif.

Sastra sebagai Jalan Hidup dan Perlawanan Sunyi

Bagi Fitria, puisi bukan sekadar karya seni, melainkan jalan hidup. Melalui sastra, ia memperjuangkan hak untuk bersuara, untuk dilihat, dan untuk diakui sebagai manusia seutuhnya.

Dari Palas Jaya hingga panggung Taman Budaya Lampung, perjalanan Fitria menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru dari luka itulah lahir puisi yang jujur, kuat, dan menggetarkan.***

Tags: * Bedah Buku Kota Kelabu* Puisi dan KetabahanFitria Novita Rahmapenyair muda LampungRegenerasi SastraSastra LampungTaman Budaya Lampung
Previous Post

Isbedy Stiawan ZS Bersama Keluarga Tegaskan Regenerasi Penyair Lampung

Next Post

Mengukur Loyalitas Pemilih Tradisional

Related Posts

Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya
Bandar Lampung

Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya

Oktober 27, 2026
Saburai Budaya Nusantara Dorong Penetapan Situs Cagar Budaya, Siapkan Presentasi untuk Menteri
Bandar Lampung

Saburai Budaya Nusantara Dorong Penetapan Situs Cagar Budaya, Siapkan Presentasi untuk Menteri

Oktober 26, 2026
Pilkakon Pringsewu Digelar Besok, Polisi Perketat Pengawalan Logistik ke 59 Pekon
Daerah

Pilkakon Pringsewu Digelar Besok, Polisi Perketat Pengawalan Logistik ke 59 Pekon

Oktober 26, 2026
Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau hingga 8 November, Ini Sasaran Edukasi dan Penindakannya
Bandar Lampung

Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau hingga 8 November, Ini Sasaran Edukasi dan Penindakannya

Oktober 26, 2026
Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2026 Selama 14 Hari, Ini Tujuannya
Bandar Lampung

Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2026 Selama 14 Hari, Ini Tujuannya

Oktober 26, 2026
Erma Yusneli Hadiri Pembukaan MTQ ke-53 Lampung, Perkuat Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda
Daerah

Erma Yusneli Hadiri Pembukaan MTQ ke-53 Lampung, Perkuat Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda

Oktober 26, 2026
Next Post
Mengukur Loyalitas Pemilih Tradisional

Mengukur Loyalitas Pemilih Tradisional

Panen Raya Serentak di SAE, Lapas Kalianda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya Serentak di SAE, Lapas Kalianda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Politik Amplop Pers:

Politik Amplop Pers:

SPSB Ungkap Indikasi Penguasaan Proyek APBD, Wakil Wali Kota Palembang Disorot

SPSB Ungkap Indikasi Penguasaan Proyek APBD, Wakil Wali Kota Palembang Disorot

Trimulyo Rayakan Hari Desa dengan Semangat Pembangunan Meski Dana Terbatas

Trimulyo Rayakan Hari Desa dengan Semangat Pembangunan Meski Dana Terbatas

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Panji Padang Ratu: Jangan Ada Ruang bagi Predator Anak di Lampung Selatan

Tambang Emas Ilegal Way Kanan Terbongkar, Publik Pertanyakan Siapa Aktor Besarnya

Maret 14, 2026
DBH Baru Cair 12 Persen, DPRD Pringsewu Khawatir APBD 2026 Terancam Defisit

DBH Baru Cair 12 Persen, DPRD Pringsewu Khawatir APBD 2026 Terancam Defisit

Juni 16, 2026

Bupati Pringsewu Buka Turnamen Catur Nasional, 220 Pecatur Adu Strategi di Bupati Cup 2025

Juli 13, 2025
Musrenbang RKPD 2027: Desa Bersih dan Produktif Jadi Fondasi Pembangunan

Musrenbang RKPD 2027: Desa Bersih dan Produktif Jadi Fondasi Pembangunan

Februari 6, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Dari Lampung hingga Kalimantan Barat, Saburai Budaya Nusantara Raih Dukungan Pelestari Budaya
  • Saburai Budaya Nusantara Dorong Penetapan Situs Cagar Budaya, Siapkan Presentasi untuk Menteri
  • Pilkakon Pringsewu Digelar Besok, Polisi Perketat Pengawalan Logistik ke 59 Pekon
  • Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau hingga 8 November, Ini Sasaran Edukasi dan Penindakannya
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In