Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengapa Oposisi Sulit Solid

Melda by Melda
Februari 7, 2026
in Pemerintahan
Mengapa Oposisi Sulit Solid

INSIDE POLITIK-Mengapa oposisi sulit solid menjadi pertanyaan berulang setiap kali komposisi politik pascapemilu terbentuk. Di parlemen, peran oposisi kerap terdengar lantang pada isu tertentu, namun melemah atau bahkan senyap pada isu lain. Fenomena ini bukan semata soal sikap individual partai, melainkan hasil dari kombinasi struktur hukum, insentif politik, dan budaya koalisi yang mengakar.

Siapa yang dimaksud oposisi? Dalam praktik Indonesia, oposisi adalah partai politik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang tidak bergabung dengan koalisi pemerintahan. Tidak ada definisi tunggal dalam undang-undang yang menyebut “oposisi” sebagai lembaga formal. Namun, perannya tersirat dalam prinsip checks and balances. Pasal 20A ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan DPR memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Fungsi pengawasan inilah yang secara normatif menjadi ruang utama oposisi.

BACA JUGA

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi

Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka

Apa yang membuatnya sulit solid? Pertama, sistem presidensial dengan multipartai mendorong koalisi besar. Presiden membutuhkan dukungan parlemen agar agenda pemerintahan berjalan. Sebagai imbalannya, partai diberi akses kekuasaan. Akibatnya, garis pemisah antara koalisi dan oposisi menjadi cair. Partai yang semula kritis dapat berpindah sikap ketika kepentingan strategisnya berubah.

Kedua, aturan internal parlemen ikut memengaruhi. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) mengatur alat kelengkapan dewan, seperti komisi dan badan anggaran. Secara praktis, distribusi kursi pimpinan alat kelengkapan sering mengikuti proporsi kekuatan fraksi. Oposisi yang minoritas kerap kalah suara, sehingga daya tawarnya terbatas. Dalam situasi ini, soliditas oposisi diuji oleh perhitungan untung-rugi jangka pendek.

Kapan perpecahan oposisi biasanya terjadi? Momen krusial biasanya muncul saat pembahasan undang-undang strategis atau persetujuan anggaran. Pada tahap ini, tekanan politik meningkat. Sebagian partai oposisi memilih kompromi demi menjaga akses komunikasi dengan pemerintah. Pilihan tersebut sering dibaca publik sebagai pelemahan oposisi, meski bagi partai yang bersangkutan dianggap sebagai strategi realistis.

Di mana letak persoalan budaya politik? Indonesia mewarisi budaya musyawarah dan konsensus. Nilai ini positif dalam menjaga stabilitas, namun dalam praktik politik modern dapat mengaburkan peran oposisi. Kritik keras sering dipersepsikan sebagai sikap tidak kooperatif. Akibatnya, partai oposisi menghadapi dilema antara tampil kritis atau tetap diterima dalam lingkaran kekuasaan.

Mengapa kepemimpinan partai berpengaruh besar? Oposisi yang solid membutuhkan koordinasi lintas partai. Namun, kepemimpinan partai di Indonesia sangat terpusat. Keputusan strategis berada di tangan elite. Ketika kepentingan elite berbeda, sulit membangun garis sikap bersama. Ini menjelaskan mengapa oposisi kerap bersatu hanya pada isu yang menyentuh kepentingan elektoral bersama.

Bagaimana hukum memosisikan oposisi? Secara normatif, tidak ada larangan oposisi bersikap keras. Pasal 79 UU MD3 memberi DPR hak interpelasi, angket, dan menyatakan pendapat. Instrumen ini adalah senjata konstitusional oposisi. Namun, penggunaan hak tersebut mensyaratkan dukungan jumlah anggota tertentu. Tanpa soliditas, hak pengawasan sulit dijalankan maksimal.

Apa dampaknya bagi demokrasi? Oposisi yang lemah berisiko membuat fungsi pengawasan tumpul. Kebijakan pemerintah berpotensi lolos tanpa koreksi memadai. Namun, oposisi yang sekadar keras tanpa alternatif kebijakan juga tidak produktif. Tantangannya adalah membangun oposisi yang konsisten, berbasis data, dan berorientasi kepentingan publik.

Bagaimana jalan keluarnya? Pertama, memperkuat etika oposisi melalui platform kebijakan bersama, bukan sekadar penolakan. Kedua, mendorong transparansi proses legislasi agar publik dapat menilai posisi partai secara objektif. Ketiga, memperbaiki desain insentif politik di parlemen, sehingga oposisi tetap memiliki ruang dan sumber daya untuk menjalankan fungsi pengawasan.

Pada akhirnya, sulitnya oposisi solid bukan anomali, melainkan cermin dari sistem politik yang cair. Perbaikan tidak cukup dengan seruan moral, tetapi membutuhkan pembenahan aturan, budaya, dan praktik politik. Tanpa itu, oposisi akan terus hadir secara sporadis, kuat di satu isu, rapuh di isu lain.***

 

Source: Tendri
Tags: checks and balancesfungsi pengawasankoalisi pemerintahanoposisi DPRPolitik Indonesia
Previous Post

Politik Kesehatan Pasca Pandemi

Next Post

Etika Politik dalam Kepemimpinan: Fondasi Moral Penyelenggaraan Kekuasaan

Related Posts

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi
Pemerintahan

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi

Oktober 19, 2026
Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka
Pemerintahan

Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka

Oktober 9, 2026
Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?
Pemerintahan

Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?

September 23, 2026
152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan
Daerah

152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan

September 2, 2026
RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

September 2, 2026
Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945
Pemerintahan

Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945

Agustus 20, 2026
Next Post
Etika Politik dalam Kepemimpinan: Fondasi Moral Penyelenggaraan Kekuasaan

Etika Politik dalam Kepemimpinan: Fondasi Moral Penyelenggaraan Kekuasaan

Wisata Rohani Pensiunan ASN Kembali Jalan, Sensitivitas Pemkot Bandar Lampung Dipertanyakan

Wisata Rohani Pensiunan ASN Kembali Jalan, Sensitivitas Pemkot Bandar Lampung Dipertanyakan

Imbas Jabatan BKAD Plh, Tukin dan Honor Tenaga Kontrak Terancam Tertunda

Imbas Jabatan BKAD Plh, Tukin dan Honor Tenaga Kontrak Terancam Tertunda

Dana Darurat Kota Bandar Lampung Diduga Habis, Penanganan Banjir dan Longsor Terancam

Dana Darurat Kota Bandar Lampung Diduga Habis, Penanganan Banjir dan Longsor Terancam

Anggaran TA 2025 Bandar Lampung Diduga Digunakan Tanpa Mekanisme Hutang Resmi

Anggaran TA 2025 Bandar Lampung Diduga Digunakan Tanpa Mekanisme Hutang Resmi

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Bupati Pringsewu Cek Pasar Gadingrejo, Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi

Bupati Pringsewu Cek Pasar Gadingrejo, Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi

Maret 12, 2026
Makan Bergizi Gratis Jadi Senjata Lawan Stunting: DPR dan BGN Dorong Generasi Sehat di Lampung

Makan Bergizi Gratis Jadi Senjata Lawan Stunting: DPR dan BGN Dorong Generasi Sehat di Lampung

September 15, 2025
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bawaslu Lampung Ungkap Berbagai Modus Kecurangan Pilkada

Oktober 4, 2024
Jaksa Tuntut Qomaru Pidana Denda 6 Juta

KPU Metro Instruksikan KPPS Umumkan Status Terpidana Qomaru Zaman di TPS

November 24, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Kopi Liwa Jadi Jalan Baru Kemandirian, Bapas Kotabumi Latih Klien Jadi Barista
  • Warga Laporkan Tanaman Mencurigakan, Polisi Temukan Dugaan Ganja di Ladang Katibung
  • Pantau Pilkakon Serentak 2026, Bupati dan Wabup Pringsewu Turun Langsung ke TPS
  • Sumbangan Masjid MTsN 1 Kalianda Naik Jadi Rp250 Ribu, Pengawasan Diminta
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In