INSIDE POLITIK– Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melantik Muhammad Hatta, S.Kom., M.M. sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Way Sekampung untuk periode 2026–2030, serta pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu periode 2025–2030, Selasa (30/12/2025) di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu. Pelantikan ini menjadi momen strategis bagi peningkatan kualitas layanan publik dan pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
Selain Direktur PERUMDA Air Minum, pejabat BAZNAS yang dilantik terdiri atas Ir. Untung Suhendro, S.T., M.T. sebagai Ketua, M. Faozan, S.Pd., M.Pd., sebagai Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Sutikno, S.E. sebagai Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Mansur, S.E. sebagai Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan, serta Auladi Rosyad, S.Ag. sebagai Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM, dan Umum. Pelantikan ini dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. Iskandar Zulkarnain, M.H., Sekretaris Daerah Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., jajaran pemerintah daerah, DPRD, forkopimda, serta perwakilan Kementerian Agama dan Pengadilan Agama Pringsewu Kelas II.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menekankan pentingnya kinerja nyata dan dedikasi tinggi bagi Direktur PERUMDA Air Minum Way Sekampung. Ia menyoroti tantangan minimnya ketersediaan air bersih dan keluhan pelanggan sebagai prioritas yang harus segera diatasi. “Momentum pelantikan ini harus menjadi spirit untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih. Kepercayaan publik hanya dapat diraih melalui gebrakan konkret, kerja keras, dan konsistensi dalam memberikan layanan terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, untuk pimpinan BAZNAS, Bupati menekankan perlunya penguatan tata kelola, digitalisasi dan inovasi, sinergi dengan pemerintah daerah, serta literasi zakat. Menurutnya, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural memiliki peran strategis dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat secara kredibel, transparan, dan profesional. “Keberadaan BAZNAS sangat strategis. Tugasnya tidak hanya mengelola zakat, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan publik melalui pengelolaan yang profesional dan akuntabel,” tambahnya.
Selain pelantikan, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis petikan putusan sidang isbat nikah bagi 169 pasangan suami-istri dari Pengadilan Agama Pringsewu Kelas II, serta penyerahan penghargaan kepada 11 sekolah dan madrasah juara lomba Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) tingkat Kabupaten Pringsewu 2025. Bupati berharap seluruh program ini dapat memperkuat kolaborasi antarinstansi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong layanan publik yang lebih baik.
“Kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta TP PKK menjadi contoh sinergi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Penghargaan bagi sekolah dan madrasah ini juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa di Kabupaten Pringsewu,” tandas Bupati Riyanto.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemkab Pringsewu meningkatkan pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, dan pemberdayaan umat, sekaligus menjadi langkah strategis menuju pembangunan daerah yang lebih profesional, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.***




















