Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemenangan Kotak Kosong di Pilkada adalah Bentuk Protes Masyarakat

Meza Swastika by Meza Swastika
Desember 4, 2024
in Nasional
Hanya Satu Cakada yang Daftar, KPU Tubaba Perpanjang Masa Pendaftaran

Kemendagri Pastikan Dana Pilkada Ulang 2025 Siap

 

InsidePolitik–Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Rendy NS Umboh, menyebut fenomena kemenangan kotak kosong di Pilkada 2024 sebagai bentuk protes masyarakat.

BACA JUGA

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

“Calon tunggal itu tidak dibenarkan, harusnya pilkada dikatakan sah jika ada lawannya. Partai politik harus melakukan introspeksi,” ujarnya.

Rendy menegaskan bahwa angka fenomena kemenangan kotak kosong semakin meningkat. Dikatakan pada Pilkada 2023, ada satu kemenangan kotak kosong dari 53 pasangan calon tunggal, sementara pada Pilkada 2024 terjadi dua kemenangan dari 37 pasangan calon tunggal.

“Pilkada tahun lalu, ada satu kota Makassar yang memenangkan kotak kosong, sekarang justru yang menang menjadi di dua tempat. Itu bagus, artinya masyarakat sudah cerdas bahwa ada kandidat yang tidak baik ya jangan dipaksakan menjadi calon tunggal, apalagi hanya untuk sekedar mengincar kekuasaan dan kursi,” tegasnya.

Kendati proses pemilihan ulang bagi kemenangan kosong dinilai melelahkan dan merugikan negara, namun ia tetap mengapresiasi pemilih yang telah menunjukkan kemenangan kotak kosong. Hal itu menurutnya, sebagai bentuk protes politik lantaran tak puas dengan calon yang ada.

“Proses pemilihan ulang akibat kotak kosong memang memang melelahkan, tapi harus ada evaluasi karena fenomena kota kosong ini ada dua kemungkinan pertama karena kandidatnya sangat kuat, saking kuatnya tidak ada partai lawan atau memang parpol kehabisan paslon, tapi meskipun demikian tetap paslon tunggal ini tidak seharusnya ada di pilkada,” jelasnya.

Rendy menduga salah satu faktor kemenangan kotak kosong di Pilkada karena adanya kesengajaan yang diciptakan. Diduga, kondisi itu sengaja diciptakan parpol agar pasangan calon kepala daerah dapat menang lebih mudah di Pilkada 2024.

“Penyelenggara pemilu tidak ada kaitan dan tidak bisa disalahkan juga, tapi partai politik yang justru harus berbenah. Kenapa semua partai politik harus mengerucut pada satu calon sehingga tidak ada lagi mengusul kandidat lain? Padahal ambang batas pencalonan sudah diturunkan sesuai putusan MK,” jelasnya.

Menurut Rendy, partai politik sebagai lembaga resmi seharusnya tidak hanya mengejar kekuasaan dengan bergerombol pada satu koalisi sehingga terjadi fenomena kota kosong.

“Jika sudah begitu, ini tidak akan memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, edukasi tidak berjalan. Harusnya Idealisme partai politik diperkuat agar semua tidak semua ngumpul di satu tempat, jika partai politik punya idealisme dan ideologi yang kuat, tidak akan muncul yang namanya calon tunggal,” katanya.

Selain itu, Rendy menekankan bahwa bahwa perhelatan Pilkada dan Pilpres harus dihentikan jika hanya diikuti satu pasangan calon. Menurutnya, hal ini harus diperkuat dalam revisi UU pilkada dan pemilu.

“Saya pernah bicara bahwa jika pilkada atau pemilu hanya diikuti calon tunggal, seharusnya perhelatan itu dihentikan. Jadi revisi undang-undang pilkada dan pemilu harus mengatur agar tidak boleh tercipta kota kosong. Revisi undang-undang pilkada dan pemilu sangat penting sehingga demokrasi semakin baik secara substansial,” pungkasnya.

 

Previous Post

LUCU!Kalah di Pilgub DKI, Tim RK-Suswono Mau Adukan KPU ke DKPP

Next Post

26 Rekomendasi PSU dari Bawaslu Tak Ditindaklanjuti KPU

Related Posts

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan
Nasional

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Oktober 28, 2026
Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?
Nasional

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Oktober 27, 2026
Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?
Nasional

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

Oktober 26, 2026
Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik
Nasional

Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Oktober 25, 2026
Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?
Nasional

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Oktober 24, 2026
Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik
Nasional

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Oktober 23, 2026
Next Post
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

26 Rekomendasi PSU dari Bawaslu Tak Ditindaklanjuti KPU

FIX!Ela-Azwar Dapat Rekom dari PDIP, Pilkada Lamtim Lawan Kotak Kosong

Kotak Kosong Bersaing dan Menang di Pilkada Serentak 2024

Pasangan Zaiful Bokhari-Wahyudi Konsultasi ke KPU Lamtim, Bakal Jadi Lawan Ela?

Selamat Datang Pemimpin Baru Lampung

Dapat Rekom PDIP, Ardito Wijaya Bersiap Tantang Musa Ahmad

Musa Ahmad dan 10 Petahana lain Harus Belajar dari Kekalahan

HARUS PAHAM!Ini Penjelasan Pengelolaan Dana PI dan Perbedaannya dengan Dana Bagi Hasil

ANEH!Perkara Rumit Sebesar Dana PI di PT LEB Dimulai Hanya dari Aduan Masyarakat

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Keracunan Massal ala MBG: Dari Makan Bergizi Jadi Makan Berisiko

Keracunan Massal ala MBG: Dari Makan Bergizi Jadi Makan Berisiko

September 24, 2025
Arus Balik Lebaran 2026 Aman, Polda Lampung Sukses Kendalikan Ribuan Kendaraan

Arus Balik Lebaran 2026 Aman, Polda Lampung Sukses Kendalikan Ribuan Kendaraan

Maret 26, 2026
Bukan Sekadar Drift, IDS Sumatera Dinilai Mampu Hidupkan UMKM dan Wisata

Bukan Sekadar Drift, IDS Sumatera Dinilai Mampu Hidupkan UMKM dan Wisata

Mei 23, 2026
SiLPA Lampung Capai Rp69,8 Miliar: Dorong Transparansi dan Investasi Sehat Menuju 2029

SiLPA Lampung Capai Rp69,8 Miliar: Dorong Transparansi dan Investasi Sehat Menuju 2029

Juli 1, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru
  • PWI Pringsewu Siapkan Agenda Besar, HPN dan Porwanas 2027 Jadi Fokus Pembahasan
  • Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Ini Alasan di Baliknya
  • Teater Berbahasa Lampung hingga Tari Nyambai, Bulan Bagha Sekubal Unila Curi Perhatian
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In