Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Sumut Tolak KEK Danau Toba: “Kami Bukan Penonton di Tanah Sendiri!”

Melda by Melda
Juli 15, 2025
in Daerah
Warga Sumut Tolak KEK Danau Toba: “Kami Bukan Penonton di Tanah Sendiri!”

INSIDE POLITIK— Rencana pemerintah pusat untuk menetapkan Danau Toba sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendapat penolakan keras dari warga Sumatera Utara. Penolakan itu disampaikan secara resmi oleh Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), dalam pernyataan sikap mewakili keresahan masyarakat adat dan lokal di sekitar kawasan danau vulkanik terbesar di dunia tersebut.

Menurut Sutrisno, kebijakan yang terus mengalir dari pusat—mulai dari Perpres No. 50 Tahun 2011 yang menetapkan Danau Toba sebagai KSPN, hingga Perpres No. 89 Tahun 2024 yang menjadikannya Destinasi Super Prioritas—justru menunjukkan sentralisasi pembangunan yang tidak inklusif.

BACA JUGA

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman

SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global

“Apa pun nama peraturannya, masyarakat tetap jadi penonton. Bukan pelaku, apalagi pemilik arah pembangunan,” tegas Sutrisno.


Sembilan Sikap Tegas Masyarakat Sumut

Dalam pernyataannya, Sutrisno merinci sembilan poin penolakan yang mencerminkan kegelisahan masyarakat:

  1. Intervensi Berlebihan Pemerintah Pusat
    Penataan kawasan dinilai tumpang tindih antar lembaga, menimbulkan kebingungan implementasi dan tumpulnya kebijakan.
  2. Minimnya Peran Pemerintah Daerah
    Pemerintah lokal hanya menjadi pelaksana teknis, tidak memiliki ruang dalam pengambilan keputusan.
  3. Rakyat Sekadar Penonton
    Masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan maupun evaluasi kebijakan pembangunan.
  4. Pembangunan Harus Berbasis Budaya
    Warga menuntut agar pemerintah lebih mendukung kegiatan budaya lokal seperti Lomba Solu Bolon dan Tumba, bukan hanya event-event elite seperti F1 Power Boat.
  5. Danau Toba Milik Bersama, Bukan Milik Elite
    Semua kebijakan harus melibatkan warga sebagai pemilik warisan alam dan budaya.
  6. KEK Dianggap Eksploitatif
    Masyarakat khawatir hanya akan menjadi buruh di tanah sendiri sementara keuntungan diraup investor.
  7. Anggaran Harus Dikelola Daerah
    Dana besar dari pusat sebaiknya diberikan ke kabupaten agar pembangunan sesuai kebutuhan lokal.
  8. Korupsi Lebih Mendesak Ditangani
    Masyarakat justru mengusulkan agar Danau Toba dijadikan Kawasan Bebas Korupsi.
  9. Penolakan Total terhadap KEK
    Warga menuntut evaluasi total terhadap seluruh lembaga dan kementerian yang selama ini bekerja di kawasan Danau Toba.

Bukan Sekadar Ekonomi, Ini Soal Identitas

Penolakan ini muncul sebagai reaksi atas usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, yang ingin menjadikan Danau Toba sebagai KEK demi mendorong investasi. Namun bagi masyarakat, kebijakan tersebut justru mencerminkan wajah pembangunan yang elitis dan mengabaikan partisipasi rakyat.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami menolak disingkirkan,” kata salah satu warga.

Di tengah gencarnya promosi pariwisata nasional, masyarakat Sumatera Utara menegaskan bahwa pembangunan seharusnya dimulai dari bawah, melibatkan masyarakat sebagai subjek, bukan objek.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: AntiEksploitasiBudayaLokalDanauTobaKEKDitolakSuaraRakyatSumutTolakKEK
Previous Post

Yuvanka dan Salsabila Raih Juara 1 Lomba Resensi Buku Perpusda Lampung

Next Post

Sekjen Laskar Lampung Kecam Pemkot Bandar Lampung: “Jangan Terobos Aturan Pendidikan Demi Gengsi!”

Related Posts

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman
Bandar Lampung

Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman

Juli 28, 2026
SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global
Daerah

SMB Holdings Satukan Kreator Indonesia dan Korea, Webtoon Lokal Bersiap Tembus Pasar Global

Juli 17, 2026
Forum Segekhi Suku Pasang Spanduk Tolak PLTP Gunung Rajabasa, Tegaskan Komitmen Jaga Alam dan Adat
Daerah

Forum Segekhi Suku Pasang Spanduk Tolak PLTP Gunung Rajabasa, Tegaskan Komitmen Jaga Alam dan Adat

Juli 17, 2026
Tak Sekadar Nobar, Piala Dunia 2026 di Lampung Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Daerah

Tak Sekadar Nobar, Piala Dunia 2026 di Lampung Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Juli 16, 2026
Pemprov Lampung Kejar Eliminasi TBC 2030, Tubaba Jadi Daerah dengan Capaian Terendah
Daerah

Pemprov Lampung Kejar Eliminasi TBC 2030, Tubaba Jadi Daerah dengan Capaian Terendah

Juli 16, 2026
Sekda Lampung Tengah Diperiksa Sebagai Tersangka, Polda Lampung Buka Peluang Ada Tersangka Baru
Daerah

Sekda Lampung Tengah Diperiksa Sebagai Tersangka, Polda Lampung Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Juli 16, 2026
Next Post
Sekjen Laskar Lampung Kecam Pemkot Bandar Lampung: “Jangan Terobos Aturan Pendidikan Demi Gengsi!”

Sekjen Laskar Lampung Kecam Pemkot Bandar Lampung: “Jangan Terobos Aturan Pendidikan Demi Gengsi!”

Meriahkan HUT ke-18, Pemkab Pesawaran Gelar Lomba, Aksi Sosial, dan Napak Tilas Sejarah

Meriahkan HUT ke-18, Pemkab Pesawaran Gelar Lomba, Aksi Sosial, dan Napak Tilas Sejarah

Satuan Pendidikan di Lambar Gelar Ikrar Bersama: Tolak Pornografi, Napza, Penyimpangan Sosial, dan Perkawinan Anak

Satuan Pendidikan di Lambar Gelar Ikrar Bersama: Tolak Pornografi, Napza, Penyimpangan Sosial, dan Perkawinan Anak

BPS dan Pemkab Tanggamus Luncurkan SIEDUTA, Sistem Informasi Statistik Terintegrasi untuk Dorong Pembangunan Daerah

BPS dan Pemkab Tanggamus Luncurkan SIEDUTA, Sistem Informasi Statistik Terintegrasi untuk Dorong Pembangunan Daerah

Sidak Hari Kedua Sekolah, Parosil Semangati Siswa: “Kalian Pemimpin Masa Depan!”

Sidak Hari Kedua Sekolah, Parosil Semangati Siswa: "Kalian Pemimpin Masa Depan!"

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Ormas Guncang Rel: Anak Buah Hercules Bikin Ulah, Aset PT KAI Digasak!

Ormas Guncang Rel: Anak Buah Hercules Bikin Ulah, Aset PT KAI Digasak!

Mei 27, 2025
SPBA 92/95 Gelar Reuni Penuh Makna di Pantai Ketang Kalianda

SPBA 92/95 Gelar Reuni Penuh Makna di Pantai Ketang Kalianda

Juni 10, 2026
Upaya Anulir Putusan MK oleh DPR dan Pemerintah adalah Akal-akalan Busuk Rezim Oligarki Nepotis Pembajak Demokrasi

Upaya Anulir Putusan MK oleh DPR dan Pemerintah adalah Akal-akalan Busuk Rezim Oligarki Nepotis Pembajak Demokrasi

Agustus 22, 2024
Bawaslu Metro Ingatkan ASN untuk Netral

Bentuk Posko Aduan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Bandar Lampung Gandeng Organisasi Perempuan

Oktober 15, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Lewat Program “Terciduk”, Niluh Swati Antar 27 Seniman Indonesia Pameran di Jerman
  • Politik RT dan Suara Terkecil
  • Mengapa Kepala Dinas Jadi Mesin
  • Politik Mutasi Pejabat Jelang Pilkada

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In