INSIDE POLITIK- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kotabumi terus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Klien Pemasyarakatan melalui pengembangan keterampilan produktif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membahas program hidroponik dalam pertemuan daring melalui Zoom Meeting, Senin (19/10/2026).
Program hidroponik tersebut diarahkan untuk membekali klien dengan keterampilan bercocok tanam modern yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif maupun peluang usaha. Melalui program ini, klien diharapkan mampu meningkatkan kemampuan diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri.
Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, mengatakan bahwa keterampilan yang diperoleh melalui program pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi klien dalam membangun masa depan yang lebih baik.
“Melalui program hidroponik ini, kami ingin mendorong Klien Pemasyarakatan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Harapannya, mereka tidak hanya mampu mandiri secara ekonomi, tetapi juga semakin percaya diri untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat,” ujar Afan.
Menurutnya, pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan produktivitas menjadi salah satu upaya untuk mendukung kesiapan klien dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Keterampilan bercocok tanam melalui sistem hidroponik juga berpotensi menjadi alternatif kegiatan usaha yang dapat dikembangkan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing klien.
Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pembimbingan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan bekal keterampilan yang tepat, Klien Pemasyarakatan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemandirian, serta membangun masa depan yang lebih baik.
Bapas Kelas II Kotabumi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembimbingan yang berorientasi pada peningkatan kualitas diri dan reintegrasi sosial. Upaya tersebut sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang humanis, yakni memberikan kesempatan kepada klien untuk berkembang dan kembali berkontribusi secara positif bagi masyarakat.***
















