Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Harta Jokowi Meningkat Hampir 200 Persen, KPK: Tunggu Saja

Meza Swastika by Meza Swastika
Januari 10, 2025
in Nasional
Jokowi Bantah Dirinya Dianggap Menjegal Anies di Pilkada Jakarta dan Jabar

Soal Penunjukan Eks Buzzer Jokowi jadi Stafsus, KSP Ingatkan Menteri

 

InsidePolitik–KPK merespons desakan pemanggilan terhadap Jokowi dan keluarganya seiring meningkatnya harta Jokowi selama menjabat presiden hingga hampir 200 persen.

BACA JUGA

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Sebelumnya, kelompok aktivis 1998 yang tergabung dalam Nurani ’98, menuntut KPK agar memeriksa Jokowi.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan upaya pemanggilan dapat dilakukan jika kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan presiden dan keluarganya telah mencapai tahap penyidikan.

“Penyidikan baru dilakukan dengan upaya-upaya paksa, seperti memanggil, menggeledah, menyita, atau memeriksa orang untuk menemukan tersangkanya,” ujar Asep Guntur.

Asep menjelaskan, sebuah kasus dapat naik ke tahap penyidikan melalui proses yang berjenjang.

Dimulai dari laporan masyarakat dan hasil audit dari BPK atau BPKP, laporan tersebut ditelaah terlebih dahulu oleh Direktorat Pelayanan Laporan Pengaduan Masyarakat (PLPM) KPK.

Selanjutnya, jika ditemukan indikasi peristiwa tindak pidana korupsi, kasus akan naik ke tahap penyelidikan. Kemudian, melalui pengumpulan dua alat bukti yang cukup, kasus dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan berdasarkan keputusan rapat gelar perkara.

“Kalau ada laporannya, tentunya secara berjenjang akan ditindaklanjuti. Tunggu saja laporannya,” ucap Asep.

Ia juga menambahkan pihaknya sedang mengecek perkembangan laporan masyarakat dari Nurani ’98 untuk mengetahui apakah masih dalam proses telaah atau telah masuk tahap penyelidikan. Namun, menurutnya, kasus ini belum mencapai tahap penyidikan.

“Belum ada, khususnya di tahap penyidikan. Penyelidikan saya belum memonitor, nanti kami cari ya,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis ’98 yang tergabung dalam Nurani ’98 mendesak KPK untuk memeriksa harta kekayaan Presiden Joko Widodo dan keluarganya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), harta kekayaan Jokowi selama hampir 10 tahun menjabat sebagai kepala negara meningkat signifikan sebesar 186,2 persen.

“Mendesak KPK untuk segera memeriksa harta kekayaan Joko Widodo beserta keluarganya—istrinya, anak-anaknya, menantunya, dan saudara-saudaranya—dalam 10 tahun terakhir,” kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.

Ray juga mengungkapkan laporan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang menyebut Jokowi sebagai finalis pemimpin dunia terkorup menjadi bukti nyata dugaan tindak rasuah selama satu dekade kepemimpinannya.

Berdasarkan data LHKPN yang tersedia di situs e-LHKPN KPK, harta kekayaan Jokowi pada 2014 tercatat sebesar Rp33,47 miliar.

Sementara itu, per 31 Desember 2023, kekayaannya mencapai Rp95,82 miliar, meningkat Rp62,34 miliar atau 186,2 persen dari harta awalnya.

Ray juga menyebut sejumlah kasus yang melibatkan keluarga Jokowi, termasuk dugaan gratifikasi oleh Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dari PT SM, serta kasus yang menyeret Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu.

Menanggapi tuduhan OCCRP, Jokowi hanya tertawa kecil dan menantang pihak yang membuat tuduhan untuk membuktikannya.

“Hehehe ya terkorup, korup apa? Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa?” ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (31/12/2024).

 

Previous Post

PDIP Ungkap Ada Saksi yang Dipaksa Beri Keterangan agar Hasto Terlibat

Next Post

DPC PDIP Pringsewu Gelar Diskusi Soliditas Menyongsong Pemilu 2024

Related Posts

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan
Nasional

Politik Sensor Internet: Antara Perlindungan Publik dan Ancaman Kebebasan

Oktober 28, 2026
Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?
Nasional

Kebebasan Pers: Mengapa Terancam di Tengah Demokrasi?

Oktober 27, 2026
Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?
Nasional

Politik Kebebasan Pers: Penjaga Demokrasi atau Alat Kekuasaan?

Oktober 26, 2026
Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik
Nasional

Mengapa Kriminalisasi: Ketika Hukum Dipersepsikan Menekan Suara Publik

Oktober 25, 2026
Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?
Nasional

Politik Demonstrasi: Mengapa Aksi Jalanan Masih Menjadi Pilihan Rakyat?

Oktober 24, 2026
Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik
Nasional

Mengapa Rakyat Tolak: Memahami Suara Penolakan dalam Isu Kebijakan Publik

Oktober 23, 2026
Next Post
DPC PDIP Pringsewu Gelar Diskusi Soliditas Menyongsong Pemilu 2024

DPC PDIP Pringsewu Gelar Diskusi Soliditas Menyongsong Pemilu 2024

Tak Ada Susu di Makan Bergizi Gratis, Ini Alasan Gerindra

BPOM Temukan Sayur Basi di Makan Bergizi Gratis

Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Pembekalan, Prabowo akan Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada

DOB Bandar Negara Makin Matang, Kini Muncul lagi Kabupaten Cukuh Bandakh Lima

Pemkab Lamsel akan Fasilitasi DOB Bandar Negara

Ini Penjelasan Tentang Dana Kampanye serta Sumber Dana Kampanye yang Diperbolehkan

APBD Pesibar Babak Belur Akibat Rekrutmen PPPK dan Bayar Utang

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Gantikan Dadan Hindayana, Naniek S. Deyang Dapat Dukungan Penuh dari Ketua DPRD Lampung Selatan

Gantikan Dadan Hindayana, Naniek S. Deyang Dapat Dukungan Penuh dari Ketua DPRD Lampung Selatan

Juni 4, 2026
Politik Desa dan Dana Triliunan

Politik Desa dan Dana Triliunan

Februari 3, 2026
Peduli Sejarah, Polres Lampung Selatan Tata Ulang Eks Kantor Pos Lama Kalianda

Peduli Sejarah, Polres Lampung Selatan Tata Ulang Eks Kantor Pos Lama Kalianda

Februari 13, 2026
Mengapa Calon Independen Sulit Menang

Mengapa Calon Independen Sulit Menang

Februari 28, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Demi RAPBD 2027, Bupati Pringsewu Segera Tunjuk Pejabat di OPD Baru
  • PWI Pringsewu Siapkan Agenda Besar, HPN dan Porwanas 2027 Jadi Fokus Pembahasan
  • Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Ini Alasan di Baliknya
  • Teater Berbahasa Lampung hingga Tari Nyambai, Bulan Bagha Sekubal Unila Curi Perhatian
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In