INSIDE POLITIK- Dua siswa pemenang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Lampung menemui Komisi IV DPRD Pringsewu untuk meminta dukungan dalam mengikuti ajang tingkat nasional di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Kedua siswa tersebut yakni Afrodit Zahra Martha dari SD Muhammadiyah Pringsewu, cabang bulu tangkis, dan Farel Alfarizi dari SD Muhammadiyah Pringsewu, juga dari cabang bulu tangkis. Keduanya didampingi pelatih, guru, pengurus KONI Pringsewu, serta Kepala Dinas Pendidikan Pringsewu Supriyanto bersama jajaran.
Kedatangan kedua siswa tersebut disambut Ketua Komisi IV DPRD Pringsewu Agus Irwanto bersama sejumlah anggota komisi, yakni Irsyad, Darmawan, dan Gita Kurniawan.
Kepala Dinas Pendidikan Pringsewu Supriyanto menyatakan, Kabupaten Pringsewu memiliki empat siswa yang mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional. Dua siswa merupakan peserta O2SN dan dua lainnya merupakan peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Ia menjelaskan, dua siswa dari program FLS3N tersebut yakni Habsy Widi Nawawi dari SDN 1 Sukoharjo III Barat dengan cabang Kriya dan Gertrudis Glory Gracia Ugrasena dari SD Fransisco Pringsewu pada cabang menyanyi solo.
“Jadi semuanya empat siswa asal Pringsewu yang mewakili Lampung di ajang nasional,” katanya.
Dalam audiensi dengan Komisi IV DPRD Pringsewu, turut berkembang pembahasan mengenai biaya keberangkatan sekaligus operasional selama berada di Jakarta.
Kadis Pendidikan Supriyanto menyatakan terdapat item anggaran untuk empat siswa dengan nilai Rp4 juta. Namun, jumlah tersebut belum termasuk biaya pendamping dan pelatih.
Sementara itu, Kabid Dikdas Esmanto menyatakan berdasarkan juklak yang diterima, seluruh biaya tiket pergi pulang, akomodasi, dan penginapan ditanggung oleh penyelenggara dari pusat.
Dalam audiensi tersebut juga berkembang persoalan jadwal pertandingan yang belum diterima Dinas Pendidikan. Kondisi tersebut sempat menimbulkan keraguan dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan keberangkatan siswa.
Untuk memastikan kepastian tersebut, anggota Komisi IV DPRD Pringsewu Gita Kurniawan menyatakan siap membantu mempertemukan pihak terkait dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung agar seluruh informasi menjadi jelas.
“Baik itu jadwal keberangkatan, biaya tiket dan akomodasi selama lomba dan biaya pendamping termasuk pelatih,” ungkap Gita Kurniawan.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pringsewu Agus Irwanto mengingatkan agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan dalam kegiatan tersebut karena menyangkut penggunaan keuangan negara.
Anggota Komisi IV DPRD Pringsewu, Irsyad, berharap pemerintah daerah berani mengambil langkah dan memberikan dukungan kepada siswa yang berprestasi.
“Pemerintah seringkali tidak hadir di saat siswa berprestasi kesulitan mau berangkat,” katanya.
Menurut Irsyad, kondisi minimnya perhatian terhadap atlet berprestasi menjadi salah satu alasan banyak atlet asal Pringsewu yang akhirnya membela kabupaten lain.***















