Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Cara Elite Mengemas Citra di Era Algoritma

Melda by Melda
Januari 13, 2026
in Pemerintahan
Cara Elite Mengemas Citra di Era Algoritma

BACA JUGA

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur

Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat

INSIDE POLITIK-Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara elite politik, ekonomi, dan sosial membangun citra di ruang publik. Jika dahulu pencitraan bergantung pada media arus utama dan kegiatan tatap muka, kini algoritma platform digital menjadi medan baru yang menentukan siapa terlihat, apa yang viral, dan narasi mana yang dipercaya. Fenomena ini bukan sekadar soal komunikasi, tetapi juga menyentuh aspek etika, hukum, dan kualitas demokrasi.

Siapa yang dimaksud elite dalam konteks ini? Mereka adalah aktor dengan sumber daya kekuasaan, modal, dan akses—mulai dari pejabat publik, politisi, pengusaha besar, hingga tokoh berpengaruh. Apa yang mereka lakukan adalah mengemas citra diri melalui strategi digital yang disesuaikan dengan logika algoritma media sosial. Di mana praktik ini berlangsung? Terutama di platform seperti Instagram, TikTok, X, YouTube, dan Facebook, yang menjadi sumber informasi utama publik. Kapan tren ini menguat? Seiring meningkatnya konsumsi informasi digital dalam satu dekade terakhir, terutama pascapandemi dan menjelang momentum politik seperti pemilu. Mengapa algoritma menjadi kunci? Karena algoritma menentukan distribusi konten, jangkauan audiens, dan intensitas interaksi. Bagaimana caranya? Dengan kombinasi konten visual, narasi emosional, data perilaku pengguna, dan kadang melibatkan buzzer atau influencer.

Strategi yang paling umum adalah personalisasi citra. Elite tidak lagi tampil sebagai figur formal semata, melainkan “manusia biasa” yang dekat dengan keseharian publik. Video singkat, potongan momen keluarga, atau respons cepat terhadap isu viral dirancang agar selaras dengan preferensi algoritma yang mengutamakan engagement. Konten semacam ini sering kali lebih efektif daripada pernyataan resmi panjang yang kaku.

Namun, di balik kesan autentik, terdapat perencanaan yang matang. Tim komunikasi memanfaatkan data analitik untuk membaca jam tayang terbaik, jenis konten yang disukai, hingga kata kunci yang berpotensi menaikkan visibilitas. Algoritma bekerja sebagai kurator tak terlihat, dan elite yang memahami logikanya akan lebih sering muncul di linimasa publik. Di titik ini, pencitraan tidak lagi netral, melainkan kompetisi narasi.

Masalah muncul ketika batas antara informasi, opini, dan manipulasi menjadi kabur. Pengemasan citra bisa bergeser menjadi disinformasi atau propaganda terselubung. Dalam konteks hukum Indonesia, praktik ini bersinggungan dengan sejumlah aturan. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 mendefinisikan informasi elektronik sebagai satu atau sekumpulan data elektronik yang memiliki arti atau dapat dipahami. Pasal 28 ayat (1) UU ITE melarang penyebaran berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen, sementara ayat (2) melarang informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

Dalam ranah politik elektoral, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengatur kampanye melalui media sosial. Pasal 275 dan Pasal 276 menegaskan bahwa kampanye harus dilakukan secara jujur, terbuka, dan tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. Artinya, pengemasan citra berbasis algoritma tetap berada dalam koridor hukum, meski pengawasannya tidak selalu mudah.

Tantangan utama terletak pada kecepatan dan skala. Algoritma mampu menyebarkan satu pesan ke jutaan pengguna dalam waktu singkat, sementara klarifikasi atau penegakan hukum sering tertinggal. Di sisi lain, platform digital memiliki kebijakan internal yang tidak selalu sejalan dengan kepentingan publik nasional. Ketergantungan pada mekanisme swasta global ini membuat negara berada pada posisi negosiasi yang rumit.

Dari sudut pandang kritis, praktik pencitraan berbasis algoritma berpotensi mempersempit ruang diskursus substantif. Isu kompleks kerap disederhanakan menjadi slogan atau potongan visual yang mudah dibagikan. Publik disuguhi persona, bukan gagasan. Risiko lainnya adalah polarisasi, karena algoritma cenderung memperkuat konten yang memicu emosi dan konflik.

Meski demikian, tidak adil jika teknologi hanya diposisikan sebagai ancaman. Algoritma juga dapat dimanfaatkan untuk transparansi dan partisipasi, jika elite memilih pendekatan komunikasi yang jujur dan bertanggung jawab. Kuncinya terletak pada literasi digital publik, etika komunikasi elite, serta penegakan hukum yang adaptif.

Pada akhirnya, era algoritma menuntut redefinisi hubungan antara kekuasaan, informasi, dan masyarakat. Citra bukan lagi sekadar hasil kerja humas, melainkan produk interaksi kompleks antara manusia dan mesin. Pertanyaannya bukan apakah elite akan terus mengemas citra, tetapi sejauh mana praktik itu tetap menghormati akal sehat publik dan prinsip hukum.***

Source: tendri
Tags: algoritma media sosialdemokrasi digitalkomunikasi politik digitalpencitraan eliteUU ITE
Previous Post

Mengapa Kritik 

Next Post

“Mengapa PUPR

Related Posts

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur
Pemerintahan

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur

Maret 5, 2026
Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat
Pemerintahan

Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat

Maret 4, 2026
Mengapa Debat Capres Tak Bermutu
Pemerintahan

Mengapa Debat Capres Tak Bermutu

Februari 28, 2026
Politik Lingkungan yang Tak Populer
Pemerintahan

Politik Lingkungan yang Tak Populer

Februari 27, 2026
Mengapa KPK Jadi Arena Rebutan
Pemerintahan

Mengapa KPK Jadi Arena Rebutan

Februari 24, 2026
Manuver Ketua Umum di Tahun Politik
Pemerintahan

Manuver Ketua Umum di Tahun Politik

Februari 24, 2026
Next Post
“Mengapa PUPR

“Mengapa PUPR

Politik Jakarta Setelah IKN dalam Perspektif Hukum Tata Negara

Politik Jakarta Setelah IKN dalam Perspektif Hukum Tata Negara

Mengapa DPR Takut Hak Angket

Mengapa DPR Takut Hak Angket

HUT Ke-75 Nusa Wungu, Bupati Pringsewu Dorong Gotong Royong Bangun Pekon

HUT Ke-75 Nusa Wungu, Bupati Pringsewu Dorong Gotong Royong Bangun Pekon

Kasus Honor Puskesmas BLUD Segala Mider Berujung Pengawasan 31 Puskesmas se-Bandar Lampung

Kasus Honor Puskesmas BLUD Segala Mider Berujung Pengawasan 31 Puskesmas se-Bandar Lampung

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Disdik Bandar Lampung Diduga Tak Punya Anggaran, Sekolah Diminta Sumbangan TKA

Disdik Bandar Lampung Diduga Tak Punya Anggaran, Sekolah Diminta Sumbangan TKA

Februari 10, 2026
Soal Ijazah Aries Sandi, Bawaslu Pesawaran Panggil KPU

Hasil Penelusuran KPU Pesawaran Terhadap Ijazah Cabup Aries Sandi: Sudah Sesuai

November 12, 2024
Langgar Partai, Belasan Kader PDIP Lampura Dukung Ardian

Empat Kader PDIP Gugat Kepengurusan DPP PDIP ke Kemenkumham

September 8, 2024
Ibu Purnama Wulansari Mirza Hadiri Puteri Indonesia 2025, Dukung Perempuan Berprestasi dari Lampung

Ibu Purnama Wulansari Mirza Hadiri Puteri Indonesia 2025, Dukung Perempuan Berprestasi dari Lampung

Mei 3, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Renyah! Diduga Suara Sufmi Dasco Lepas, Sindir Prabowo dan Jokowi dalam Rapat Parlemen RI
  • TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Bupati Tanggamus Ajak Warga Aktif Jaga Hasil Pembangunan
  • Diduga Gelapkan Dana Perusahaan, Eks Direktur Venos Bandar Lampung Dipolisikan
  • Dari Gudang Pakan ke Ruang Belajar, Kisah Inspiratif Babinsa di Lampung Timur

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In